• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MOTIVASI & INSPIRASI

Daripada FOMO Mending Jadi JOMO, Apa Sih Itu?

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Agustus 19, 2024
in MOTIVASI & INSPIRASI, NEWS
Reading Time: 2min read
Daripada FOMO Mending Jadi JOMO, Apa Sih Itu?

Studio shot of an attractive young woman holding a sign with #FOMO printed on it against a gray background

2.2k
SHARES
3.5k
VIEWS

TANGSELXPRESS – FOMO atau fear of missing out adalah rasa takut atau khawatir ketinggalan jaman atau tren sebagai akibat perbandingan diri terhadap orang lain yang dilihat dari platform media sosial.

Orang yang mengalami FOMO, kemungkinan sering merasa tidak nyaman, atau takut ketinggalan tren.

Mengakses sosial media tanpa henti, dapat membangun persepsi tersendiri. Pada akhirnya kita menganggap orang yang bersenang-senang dan menjalani kehidupan tanpa masalah sebagai sebuah tren yang harus diikuti.

Kebalikan FOMO, adalah JOMO yakni joy of missing out, yang mengacu pada melepaskan diri dari kehidupan daring dan terhubung kembali dengan kesenangan sederhana.

Bebas dari FOMO, membuka kehidupan yang lebih nyata dan memuaskan.

Menurut Tanya Dalton, penulis The Joy of Missing Out: Live More by Doing Less dilansir Positive Psychology, JOMO adalah mempraktikkan perawatan diri, yang terhubung dengan masa kini, dan belajar menghargai kedamaian dalam kesendirian.

BACA JUGA :  Pilar Saga Minta 54 Lurah Tangsel Jaga Integritas dan Profesional dalam Melayani

Berikut tips cara menerapkan JOMO supaya lebih produktif:

  1. Lakukan aktivitas yang Anda nikmati

Membandingkan diri dengan orang lain dalam media platform digital khususnya media sosial, tentu tidak akan membuat seseorang tenang.

Mereka akan dikejar capaian-capaian yang tidak realistis, bahkan tidak membuat kesejahteraan batin. Untuk itu, catat aktivitas yang benar-benar Anda nikmati.

Misalnya mengunjungi tempat yang tenang dengan udara sejuk serta membatasi akses gawai dan media sosial. Aktivitas ini bisa dilakukan secara rutin, maksimal 1 jam saja. Anda juga bisa  mengagendakan setiap akhir pekan untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan.

  1. Luangkan waktu untuk istirahat

Bila Anda terlalu sering mengikuti arus dan seharian hanya scroll gawai dan rebahan, saatnya mengubah kebiasaan jadi lebih seimbang.

BACA JUGA :  Gilang Juragan 99 Resmi Mundur dari Presiden Arema FC, Begini Tanggapan Aremania

Istirahat yang dimaksud, adalah stop mengakses media sosial. Selain juga istirahat dari rasa takut ketinggalan tren (FOMO).

Anda bisa merencanakan bertemu teman dan membangun hubungan yang bermakna. Bisa juga mengisi waktu melakukan kegiatan kreatif.

  1. Agendakan detoks digital secara teratur

Banyak FOMO yang muncul di laman media sosial Anda sehingga tak pelak perbandingan sosial pun terjadi.

Pastikan Anda mematikan media sosial selama waktu tertentu (detoks digital). Anda juga perlu berkomitmen pada diri sendiri dalam menjalani rencana tersebut.

Sewaktu tidak mengakses media sosial, rencanakan aktivitas menyenangkan yang bisa Anda lakukan.

  1. Perbanyak interaksi langsung (offline)

Lakukan interaksi langsung (offline) bersama keluarga, pasangan, teman, dan tetangga. Tidak harus dengan banyak orang, namun Anda bisa menikmati interaksi tersebut secara nyata tanpa terganggu dengan notifikasi media sosial.

BACA JUGA :  Ada Program Mudik Lebaran Gratis dari Pemprov DKI Jakarta, Buruan Daftar!

Dengan memperbanyak interaksi offline, Anda akan menghabiskan waktu lebih bermanfaat yang menyenangkan sekaligus menenangkan.

  1. Luangkan waktu untuk self-care

Tips yang terakhir untuk menerapkan JOMO, adalah merawat dan menyenangkan diri sendiri. Self-care bisa dilakukan dengan cara sederhana.

Seperti jalan-jalan di alam sendirian, mandi air hangat, meditasi, mendengarkan musik yang menyenangkan, dan kegiatan lain yang membuat nyaman dengan diri sendiri.

Begitulah cara menerapkan JOMO yang kami rekomendasikan, untuk mendorong diri menjalani ritme alami, bukan ritme media sosial yang serba cepat perubahannya.

Maka dengan fokus mengerjakan tugas Anda, tanpa terdistraksi media sosial yang memicu FOMO, Anda akan memperoleh kenikmatan serta kesenangan secara nyata tanpa khawatir merasa ‘tertinggal’.

 

Tags: FOMOKesehatan MentalMental Health
Previous Post

Polres Tangsel Terapkan Pemeriksaan Ketat Selama Kunjungan Tahanan di Rutan

Next Post

Mengulas Kembali Kasus Racun Kopi Sianida, Otto Hasibuan: Saya Yakin Tidak Ada Pembunuhan

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Mengulas Kembali Kasus Racun Kopi Sianida, Otto Hasibuan: Saya Yakin Tidak Ada Pembunuhan

Mengulas Kembali Kasus Racun Kopi Sianida, Otto Hasibuan: Saya Yakin Tidak Ada Pembunuhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com