• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MOTIVASI & INSPIRASI

Daripada FOMO Mending Jadi JOMO, Apa Sih Itu?

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Agustus 19, 2024
in MOTIVASI & INSPIRASI, NEWS
Reading Time: 2min read
Daripada FOMO Mending Jadi JOMO, Apa Sih Itu?

Studio shot of an attractive young woman holding a sign with #FOMO printed on it against a gray background

2.2k
SHARES
3.5k
VIEWS

TANGSELXPRESS – FOMO atau fear of missing out adalah rasa takut atau khawatir ketinggalan jaman atau tren sebagai akibat perbandingan diri terhadap orang lain yang dilihat dari platform media sosial.

Orang yang mengalami FOMO, kemungkinan sering merasa tidak nyaman, atau takut ketinggalan tren.

Mengakses sosial media tanpa henti, dapat membangun persepsi tersendiri. Pada akhirnya kita menganggap orang yang bersenang-senang dan menjalani kehidupan tanpa masalah sebagai sebuah tren yang harus diikuti.

Kebalikan FOMO, adalah JOMO yakni joy of missing out, yang mengacu pada melepaskan diri dari kehidupan daring dan terhubung kembali dengan kesenangan sederhana.

Bebas dari FOMO, membuka kehidupan yang lebih nyata dan memuaskan.

Menurut Tanya Dalton, penulis The Joy of Missing Out: Live More by Doing Less dilansir Positive Psychology, JOMO adalah mempraktikkan perawatan diri, yang terhubung dengan masa kini, dan belajar menghargai kedamaian dalam kesendirian.

BACA JUGA :  Merasa Hampa Tanpa Sebab? Ini Penjelasan Psikologi di Balik Kekosongan Emosional

Berikut tips cara menerapkan JOMO supaya lebih produktif:

  1. Lakukan aktivitas yang Anda nikmati

Membandingkan diri dengan orang lain dalam media platform digital khususnya media sosial, tentu tidak akan membuat seseorang tenang.

Mereka akan dikejar capaian-capaian yang tidak realistis, bahkan tidak membuat kesejahteraan batin. Untuk itu, catat aktivitas yang benar-benar Anda nikmati.

Misalnya mengunjungi tempat yang tenang dengan udara sejuk serta membatasi akses gawai dan media sosial. Aktivitas ini bisa dilakukan secara rutin, maksimal 1 jam saja. Anda juga bisa  mengagendakan setiap akhir pekan untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan.

  1. Luangkan waktu untuk istirahat

Bila Anda terlalu sering mengikuti arus dan seharian hanya scroll gawai dan rebahan, saatnya mengubah kebiasaan jadi lebih seimbang.

BACA JUGA :  Ketika Hidup Tak Baik-Baik Saja, Begini Cara Menumbuhkan Optimisme Secara Sehat

Istirahat yang dimaksud, adalah stop mengakses media sosial. Selain juga istirahat dari rasa takut ketinggalan tren (FOMO).

Anda bisa merencanakan bertemu teman dan membangun hubungan yang bermakna. Bisa juga mengisi waktu melakukan kegiatan kreatif.

  1. Agendakan detoks digital secara teratur

Banyak FOMO yang muncul di laman media sosial Anda sehingga tak pelak perbandingan sosial pun terjadi.

Pastikan Anda mematikan media sosial selama waktu tertentu (detoks digital). Anda juga perlu berkomitmen pada diri sendiri dalam menjalani rencana tersebut.

Sewaktu tidak mengakses media sosial, rencanakan aktivitas menyenangkan yang bisa Anda lakukan.

  1. Perbanyak interaksi langsung (offline)

Lakukan interaksi langsung (offline) bersama keluarga, pasangan, teman, dan tetangga. Tidak harus dengan banyak orang, namun Anda bisa menikmati interaksi tersebut secara nyata tanpa terganggu dengan notifikasi media sosial.

BACA JUGA :  Anti Lelah Emosional, Berikut Tips Hadapi Pertanyaan Sensitif Saat Lebaran

Dengan memperbanyak interaksi offline, Anda akan menghabiskan waktu lebih bermanfaat yang menyenangkan sekaligus menenangkan.

  1. Luangkan waktu untuk self-care

Tips yang terakhir untuk menerapkan JOMO, adalah merawat dan menyenangkan diri sendiri. Self-care bisa dilakukan dengan cara sederhana.

Seperti jalan-jalan di alam sendirian, mandi air hangat, meditasi, mendengarkan musik yang menyenangkan, dan kegiatan lain yang membuat nyaman dengan diri sendiri.

Begitulah cara menerapkan JOMO yang kami rekomendasikan, untuk mendorong diri menjalani ritme alami, bukan ritme media sosial yang serba cepat perubahannya.

Maka dengan fokus mengerjakan tugas Anda, tanpa terdistraksi media sosial yang memicu FOMO, Anda akan memperoleh kenikmatan serta kesenangan secara nyata tanpa khawatir merasa ‘tertinggal’.

 

Tags: FOMOKesehatan MentalMental Health
Previous Post

Polres Tangsel Terapkan Pemeriksaan Ketat Selama Kunjungan Tahanan di Rutan

Next Post

Mengulas Kembali Kasus Racun Kopi Sianida, Otto Hasibuan: Saya Yakin Tidak Ada Pembunuhan

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Mengulas Kembali Kasus Racun Kopi Sianida, Otto Hasibuan: Saya Yakin Tidak Ada Pembunuhan

Mengulas Kembali Kasus Racun Kopi Sianida, Otto Hasibuan: Saya Yakin Tidak Ada Pembunuhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com