• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Mengapa Produk Viral Menarik Minat Konsumen?

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Oktober 18, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Mengapa Produk Viral Menarik Minat Konsumen?
234
SHARES
2.5k
VIEWS

DI era media sosial, kebiasaan masyarakat dalam berbelanja mengalami banyak perubahan. Saat ini, seseorang tidak hanya membeli barang karena membutuhkan, tetapi juga karena barang tersebut sedang viral atau banyak digunakan orang lain. Produk seperti pakaian, parfum, makanan, hingga perangkat elektronik dapat menjadi populer dalam waktu singkat setelah banyak dibahas di TikTok, Instagram, atau platform lainnya.

Menurut saya, fenomena ini menarik untuk dibahas karena keputusan pembelian terkadang lebih dipengaruhi oleh tren daripada kebutuhan. Ketika melihat banyak orang menggunakan suatu produk, muncul keinginan untuk ikut membeli agar tidak merasa tertinggal. Padahal, belum tentu barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau sesuai dengan kondisi keuangan.

Salah satu alasan konsumen membeli barang viral adalah pengaruh media sosial. Video ulasan, rekomendasi kreator, dan konten yang ditonton jutaan kali dapat membuat suatu produk terlihat menarik. Ketika banyak orang memberikan komentar positif, konsumen cenderung menganggap produk tersebut bagus dan layak dibeli.

BACA JUGA :  PKM Unpam: Pengembangan Media Sosial Di Era Global

Selain itu, lingkungan pertemanan juga memengaruhi keputusan pembelian. Misalnya, ketika sebagian besar teman menggunakan parfum tertentu atau membeli pakaian yang sedang tren, seseorang mungkin merasa ingin memiliki produk yang sama agar bisa mengikuti pergaulan. Keinginan tersebut terkadang muncul bukan karena kebutuhan, melainkan karena takut dianggap ketinggalan tren.

Menurut saya, hal ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian tidak selalu berdasarkan pertimbangan rasional. Perasaan ingin diterima, rasa penasaran, dan keinginan mengikuti orang lain juga dapat memengaruhi perilaku konsumen.

Membeli barang yang sedang viral tidak selalu berdampak buruk. Konsumen dapat menemukan produk baru yang bermanfaat, memperoleh informasi dari pengalaman pengguna lain, dan mencoba sesuatu yang sebelumnya belum diketahui.

BACA JUGA :  Pendekatan Deep Learning Masuk Kurikulum Merdeka Tahun Ini, Kemendikdasmen Beri Penjelasan

Namun, kebiasaan mengikuti tren tanpa pertimbangan dapat menimbulkan masalah. Konsumen berisiko membeli barang yang tidak dibutuhkan, menghabiskan uang secara berlebihan, atau kecewa karena kualitas produk tidak sesuai dengan harapan. Apalagi, tidak semua ulasan di media sosial benar-benar objektif karena sebagian dibuat untuk kepentingan promosi.

Oleh karena itu, konsumen perlu membedakan antara kebutuhan dan keinginan sebelum membeli barang. Popularitas suatu produk seharusnya menjadi informasi tambahan, bukan satu-satunya alasan untuk melakukan pembelian.

Menurut saya, masyarakat perlu lebih bijak dalam menghadapi tren belanja. Sebelum membeli produk viral, sebaiknya periksa manfaat, kualitas, harga, dan ulasan dari berbagai sumber. Konsumen juga perlu menyesuaikan pembelian dengan anggaran agar tidak mengganggu kebutuhan yang lebih penting.

BACA JUGA :  Perdagangan Internasional dan Taraf Hidup Banga

Pada akhirnya, membeli barang hanya karena viral atau banyak digunakan orang lain merupakan hal yang wajar, tetapi tetap perlu dikendalikan. Kita tidak harus memiliki semua barang yang sedang populer untuk mengikuti perkembangan zaman. Menjadi konsumen yang bijak berarti mampu menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan sendiri, bukan sekadar mengikuti keputusan orang lain.

 

Penulis:

Achmad Dustin Evansyah
Aminudin
Julian
Muhamad Napis Imron
Rizky Ardiansyah
Rendi Agustina Wildan Maulana
Seftian

Mahasiswa Manajemen S1 Universitas Pamulang

Previous Post

Demo Besar di Prancis, KBRI Paris Imbau WNI Hindari Kerumunan

Next Post

Berdamai dengan Masa depan: Cara Mempersiapkan Uang Tanpa Kehilangan Kebahagiaan Hari ini

Related Posts

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z
DUNIA KAMPUS

Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z

Oktober 21, 2026
2.3k
Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital
DUNIA KAMPUS

Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital

Oktober 20, 2026
2.4k
Pembatasan Perdagangan: Tarif
DUNIA KAMPUS

Pembatasan Perdagangan: Tarif

Oktober 20, 2026
2.4k
Jenis-Jenis Pasar Modal
DUNIA KAMPUS

Kenapa Banyak Perusahaan Gagal Bukan Karena Modal, Tapi Karena Salah Hitung Orang?

Oktober 20, 2026
2.4k
Kita Terlalu Sibuk Belajar Bicara, tetapi Lupa Belajar Mendengarkan
DUNIA KAMPUS

Kita Terlalu Sibuk Belajar Bicara, tetapi Lupa Belajar Mendengarkan

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
Berdamai dengan Masa depan: Cara Mempersiapkan Uang Tanpa Kehilangan Kebahagiaan Hari ini

Berdamai dengan Masa depan: Cara Mempersiapkan Uang Tanpa Kehilangan Kebahagiaan Hari ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com