• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Pendekatan Deep Learning Masuk Kurikulum Merdeka Tahun Ini, Kemendikdasmen Beri Penjelasan

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 23, 2025
in DUNIA KAMPUS, NEWS
Reading Time: 2min read
Pendekatan Deep Learning Masuk Kurikulum Merdeka Tahun Ini, Kemendikdasmen Beri Penjelasan
327
SHARES
3.6k
VIEWS

JAKARTA – Pendekatan deep learning mulai diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bagian penting dari Kurikulum Merdeka, yang akan diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026.

Deep learning, disebut juga pembelajaran mendalam, menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional, khususnya dalam mengatasi ketimpangan kualitas pembelajaran di berbagai daerah di Indonesia.

Deep learning dalam pendidikan bukan sekadar istilah teknologi atau kecerdasan buatan. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, deep learning adalah metode pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.

Pendekatan ini mengajarkan siswa untuk tidak hanya menghafal fakta, tetapi memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata.

BACA JUGA :  Mengenal Kurikulum Baru Merdeka Belajar, Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2022/2023

Ketua Asosiasi Pengawas Pendidikan Agama dan Keagamaan Seluruh Indonesia Yun Yun Yunadi, menegaskan bahwa deep learning bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Metode ini, menurut Yun Yun akan mengubah peran guru dari pengendali tunggal menjadi fasilitator yang bekerja sama dengan murid, orangtua, dan komunitas.

Kemendikdasmen menilai bahwa tingkat literasi para siswa di Indonesia masih rendah. Oleh karena itu, deep learning diperlukan untuk memperkuat kompetensi literasi dan numerasi siswa sejak dini.

Pendekatan ini akan diterapkan di seluruh jenjang sekolah dasar dan menengah mulai tahun ini.

Meskipun tidak ada kurikulum baru, Kurikulum Merdeka kini diarahkan untuk lebih menekankan sistem pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa.

BACA JUGA :  Bukan Kurikulum Baru, Mendikdasmen Ungkap Tiga Pilar Utama Metode Deep Learning

Empat Kerangka Utama dalam Deep Learning

Penerapan deep learning dalam Kurikulum Merdeka dirancang berdasarkan empat kerangka utama:

  1. Strategi mengajar

Guru diharapkan dapat menyusun strategi pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman belajar kreatif bagi siswa. Strategi ini harus mendorong berpikir tingkat tinggi, kolaborasi, dan pencapaian profil pelajar Pancasila.

  1. Korelasi pembelajaran

Guru membangun hubungan yang dinamis dengan peserta didik, orangtua, komunitas, dan mitra profesional. Pendekatan ini menjadikan proses belajar sebagai kegiatan kolaboratif, bukan hanya satu arah dari guru ke siswa.

  1. Lingkungan pembelajaran

Deep learning menuntut lingkungan belajar yang fleksibel, menggabungkan ruang fisik dan virtual. Ini memungkinkan guru mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa dan menciptakan ruang untuk eksplorasi, refleksi, dan berbagi ide.

  1. Pemanfaatan teknologi digital
BACA JUGA :  Redam Ego Sektoral Demi Sukseskan Kurikulum Merdeka

Teknologi berperan penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan kontekstual. Pemanfaatan berbagai teknologi digital, dapat membuat siswa memperoleh pengetahuan yang bermakna dan relevan dengan kehidupan mereka.

 

Tags: deep learningkurikulum merdekaKurikulum Merdeka Belajar
Previous Post

Peringati Hari Anak Nasional, BRI Peduli Dukung Pendidikan Karakter Anak lewat Kegiatan Agroedukasi bagi Siswa SD

Next Post

Kasus Ijazah Palsu, Jokowi Diperiksa dan Dicecar 45 Pertanyaan

Related Posts

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Kasus Ijazah Palsu, Jokowi Diperiksa dan Dicecar 45 Pertanyaan

Kasus Ijazah Palsu, Jokowi Diperiksa dan Dicecar 45 Pertanyaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com