• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Kita Terlalu Sibuk Belajar Bicara, tetapi Lupa Belajar Mendengarkan

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Oktober 20, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Kita Terlalu Sibuk Belajar Bicara, tetapi Lupa Belajar Mendengarkan
225
SHARES
2.4k
VIEWS

DI tengah tuntutan untuk tampil percaya diri, kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking semakin dianggap sebagai keterampilan penting. Mahasiswa dituntut mampu menyampaikan pendapat, pekerja dituntut pandai berkomunikasi, dan setiap orang didorong untuk berani menyuarakan gagasannya.

Berbagai pelatihan pun menawarkan cara berbicara dengan lancar, mengatur intonasi, dan membangun kepercayaan diri. Namun, ada satu hal mendasar yang kerap luput dari perhatian: semakin sibuk kita belajar berbicara, semakin jarang kita menyadari pentingnya mendengarkan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan berbicara sering kali menjadi ukuran untuk menilai kecerdasan dan kepercayaan diri seseorang. Orang yang mampu menjelaskan sesuatu dengan lancar cenderung lebih mudah memperoleh perhatian, sedangkan mereka yang memilih diam terkadang dianggap kurang memahami persoalan.

BACA JUGA :  Inovasi SPM PT United Tractors untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

Padahal, kelancaran berbicara tidak selalu mencerminkan kedalaman pemikiran. Seseorang bisa berbicara panjang lebar tanpa menyampaikan inti persoalan, sementara orang lain mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusun kalimat, tetapi memiliki gagasan yang matang. Kebiasaan menilai seseorang dari cara berbicaranya dapat membuat kita mengabaikan pemikiran yang sebenarnya layak didengar.

Persoalan tersebut dapat terlihat dalam kegiatan presentasi dan diskusi di lingkungan kampus. Ketika mendapat pertanyaan, sebagian orang lebih sibuk memikirkan jawaban agar terlihat pintar daripada memahami maksud penanya. Akibatnya, jawaban yang disampaikan terkadang tidak menjawab persoalan yang diajukan. Padahal, komunikasi yang baik tidak hanya bergantung pada kemampuan menyampaikan pesan, tetapi juga pada kesediaan memahami pesan dari orang lain.

Mendengarkan secara saksama membantu seseorang memberikan tanggapan yang relevan, menghargai perbedaan pendapat, dan menghindari kesalahpahaman. Dengan demikian, mendengarkan bukanlah lawan dari public speaking, melainkan bagian penting yang menentukan kualitasnya.

BACA JUGA :  PKM Unpam: Implementasi Etika Di Lingkungan Sekitar

Oleh karena itu, pembelajaran public speaking seharusnya tidak hanya berfokus pada keberanian tampil, penguasaan materi, atau kemampuan memilih kata. Kita juga perlu melatih diri untuk mendengarkan tanpa terburu-buru menyela, memahami pertanyaan sebelum menjawab, dan berani mengakui ketika belum mengetahui sesuatu.

Di lingkungan pendidikan, mahasiswa perlu diberi ruang untuk menyampaikan pendapat tanpa takut dipermalukan ketika melakukan kesalahan. Kemampuan berkomunikasi tidak semestinya diukur hanya dari seberapa sering seseorang berbicara, tetapi juga dari seberapa baik ia memahami orang lain dan menyampaikan tanggapan yang bermanfaat.

Pada akhirnya, tujuan public speaking bukan sekadar membuat suara kita didengar oleh banyak orang, melainkan memastikan bahwa pesan yang disampaikan memiliki makna. Keberanian berbicara memang penting, tetapi keberanian tersebut perlu diimbangi dengan kerendahan hati untuk mendengarkan.

BACA JUGA :  Mahasiswa Universitas Pamulang Tingkatkan Literasi Keuangan Anak Melalui Edukasi Kebutuhan dan Keinginan

Kita tidak harus selalu menjadi orang yang paling banyak berbicara di dalam ruangan untuk memberikan pengaruh. Terkadang, pemahaman yang mendalam justru lahir ketika kita berhenti sejenak, memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara, dan benar-benar memperhatikan apa yang mereka sampaikan. Sebab, komunikasi yang berkualitas tidak hanya dimulai ketika seseorang membuka mulut, tetapi juga ketika ia bersedia membuka telinga dan pikirannya.

 

Penulis:

Sefia Dwi Anggraeini

Mahasiswa Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Pamulang
Previous Post

Jalan Merpati Raya Ciputat Ditutup 22 Oktober–Desember 2026, Ini 6 Jalur Alternatif

Next Post

8 Ruko Terdampak Ledakan Pasar Cimanggis Diperiksa, Pemkot Tangsel Siap Bongkar Bangunan Berbahaya

Related Posts

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z
DUNIA KAMPUS

Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z

Oktober 21, 2026
2.3k
Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital
DUNIA KAMPUS

Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital

Oktober 20, 2026
2.4k
Pembatasan Perdagangan: Tarif
DUNIA KAMPUS

Pembatasan Perdagangan: Tarif

Oktober 20, 2026
2.4k
Jenis-Jenis Pasar Modal
DUNIA KAMPUS

Kenapa Banyak Perusahaan Gagal Bukan Karena Modal, Tapi Karena Salah Hitung Orang?

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
8 Ruko Terdampak Ledakan Pasar Cimanggis Diperiksa, Pemkot Tangsel Siap Bongkar Bangunan Berbahaya

8 Ruko Terdampak Ledakan Pasar Cimanggis Diperiksa, Pemkot Tangsel Siap Bongkar Bangunan Berbahaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com