• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Analisis Keputusan Investasi Berdasarkan Literasi Keuangan, Financial Behavior dan Risk Tolerance

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 16, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 6min read
Sekolah Pasar Modal (SPM): Membangun Kecerdasan Finansial Melalui Pasar Modal
212
SHARES
2.3k
VIEWS

DI era modern, instrumen untuk berinvestasi berkembang sangat cepat, namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak investor individu—terutama yang baru mulai—masih sering terjebak dalam keputusan investasi yang tidak dipikirkan dengan baik, mengikuti orang lain, hingga menjadi korban penipuan investasi.

Ini menunjukkan bahwa mengambil keputusan investasi yang baik tidak hanya tergantung pada situasi pasar, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh faktor dari dalam diri individu yang berkaitan dengan cara berpikir dan keadaan psikologis.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, menggabungkan, dan mempelajari dengan mendalam bagaimana literasi keuangan, perilaku keuangan, dan toleransi risiko berkontribusi pada pengambilan keputusan investasi yang rasional bagi individu.

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi dan kehadiran platform fintech di era digital telah mendemokratisasi pasar modal, sehingga investasi kini dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat termasuk investor pemula dan generasi muda. Namun, kemudahan akses ini sayangnya belum diimbangi dengan kualitas keputusan yang baik, terbukti dari banyaknya investor baru yang merugi akibat terjebak spekulasi dan tren sesaat tanpa landasan analisis yang kuat. Fenomena ini menunjukkan bahwa dalam realitasnya, investor tidak selalu bertindak rasional seperti asumsi teori keuangan klasik (Standard Finance). Sebaliknya, keputusan mereka sangat dipengaruhi oleh aspek kognitif dan psikologis, yang membuatnya lebih tepat dibedah menggunakan pendekatan keuangan perilaku (Behavioral Finance).

Dalam pendekatan ini, terdapat tiga faktor internal utama yang menentukan kualitas keputusan investasi seseorang. Pertama adalah Literasi Keuangan, yaitu kecerdasan mengelola dan menganalisis dana agar investor mampu melakukan analisis fundamental atau teknikal sederhana, serta terhindar dari penipuan maupun perilaku ikut-ikutan (herding). Kedua adalah Perilaku Keuangan (Financial Behavior), yang mencerminkan kedisiplinan nyata dalam mengatur arus kas dan mengendalikan emosi, sehingga investor tidak gegabah mengambil keputusan karena dorongan keserakahan (greed) atau takut tertinggal (FOMO). Ketiga adalah Toleransi Risiko (Risk Tolerance), yaitu batas maksimal kemampuan investor dalam menghadapi ketidakpastian. Pemahaman yang akurat terhadap tipe risiko diri sendiri (konservatif, moderat, atau agresif) akan menjaga investor tetap konsisten dan tidak panik saat pasar bergejolak.

LANDASAN TEOR

  1. Teori Investasi

Investasi adalah proses menanamkan uang atau sumber daya yang kita miliki saat ini dengan harapan mendapatkan keuntungan atau manfaat ekonomi di masa depan. Baik individu maupun perusahaan melakukan investasi untuk menaikkan nilai aset dan mencapai tujuan finansial dalam jangka panjang. Menurut Firmansyah dan Fathoni (2025), investasi adalah tindakan menempatkan sejumlah uang ke dalam instrumen atau aset tertentu dengan harapan mendapatkan imbal hasil di masa depan, baik berupa keuntungan dari kenaikan nilai aset maupun pendapatan berkala seperti dividen dan bunga.

  1. Keputusan Investasi

Keputusan uinvestasi adalah proses memilih pilihan investasi yang dianggap paling menguntungkan sesuai dengan tujuan dan situasi investor. Dalam pengambilan keputusan ini, ada berbagai hal yang perlu  dipertimbangkan seperti risiko, potensi keuntungan, keadaan ekonomi, pemahaman finansial, dan sifat individu dari investor

  1. Literasi Keuangan
BACA JUGA :  PKM Unpam: Pelatihan Literasi Keuangan di SD Negeri Legok 1

Literasi keuangan merupakan kemampuan seseorang untuk memahami, mengatur, dan membuat keputusan yang berhubungan dengan keuangan dengan baik. Pentingnya literasi keuangan menjadi salah satu faktor kunci dalam menentukan keberhasilan seseorang dalam berinvestasi.

  1. Perilaku Keuangan (Financial Behavior)

Perilaku keuangan (Financial Behavior) adalah cara seseorang dalam mengatur uang yang dimiliki. Ini menunjukkan bagaimana seseorang menggunakan, menyimpan, menginvestasikan, dan mengelola sumber daya keuangannya.

  1. Toleransi Risiko (Risk Tolerance)

Toleransi risiko (Risk Tolerance) adalah ukuran seberapa besar seseorang siap dan mau menerima kemungkinan kerugian dari suatu investasi. Setiap orang yang berinvestasi memiliki tingkat toleransi risiko yang berbeda-beda, tergantung pada sifat, pengalaman, dan tujuan investasinya.

  1. Teori Perilaku Keuangan (Behavioral Finance)

Perilaku Keuangan (Behavioral Finance) adalah sebuah teori yang menjelaskan bahwa keputusan untuk berinvestasi tidak selalu dibuat dengan cara yang logis. Aspek psikologis, perasaan, pemahaman, dan bias kognitif sering kali mempengaruhi pilihan investasi yang diambil oleh investor.

METODOLOGI PENELITIAN

  1. Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Pendekatan ini dilakukan melalui proses pengumpulan, pemeriksaan, serta analisis berbagai sumber literatur yang terkait dengan topik studi. Sumber-sumber yang digunakan meliputi jurnal ilmiah, buku, artikel akademis, dan penerbitan resmi yang berkaitan dengan dampak literasi keuangan, perilaku keuangan, dan toleransi risiko terhadap keputusan yang diambil seseorang dalam berinvestasi.

  1. Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari berbagai sumber yang dapat dipercaya dan relevan. Data ini diperoleh dari jurnal-jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional yang membahas bagaimana pemahaman keuangan, pola perilaku keuangan sehari-hari, serta kesiapan menghadapi risiko dapat memengaruhi cara seseorang membuat keputusan investasi. Selain itu, penelitian ini juga memanfaatkan berbagai buku referensi yang menyampaikan konsep-konsep analisis investasi, manajemen keuangan keperilakuan, dan teori portofolio sebagai dasar teoritis penelitian ini. Referensi utama yang digunakan meliputi karya-karya akademis mengenai teori analisis investasi dan manajemen portofolio yang bertujuan untuk memperkuat hasil kajian deskriptif dalam studi ini.

  1. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan cara mengidentifikasi, menelaah, dan mengkaji berbagai literatur yang relevan dengan fokus penelitian. Literatur yang dipilih mencakup sumber-sumber yang membahas:

  1. Konsep dan indikator literasi keuangan, financial behavior, serta risk tolerance.
  2. Mekanisme pengambilan keputusan investasi pada instrumen pasar modal maupun Instrumen keuangan lainnya.
  3. Hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan keterkaitan antar variabel tersebut sebagai penguat argumentasi dan analisis dalam penelitian ini.

Hasil

Berdasarkan penelitian dari berbagai jurnal dan buku yang dijadikan acuan, diperoleh informasi bahwa keputusan dalam berinvestasi dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu literasi keuangan, perilaku keuangan, dan toleransi risiko. Ketiga faktor ini sangat penting dalam menentukan sejauh mana seseorang dapat memilih jenis investasi yang cocok dengan tujuan dan situasi keuangannya. Literasi keuangan yang baik membantu para investor untuk mengenali karakteristik berbagai jenis investasi, potensi keuntungan yang diharapkan, serta risiko yang mungkin timbul. Investor yang memahami keuangan dengan baik biasanya lebih mampu melakukan analisis sebelum membuat keputusan investasi.

BACA JUGA :  Sosialisasi Edukasi Hukum tentang Dampak Kekerasan Seksual

Selanjutnya, perilaku keuangan juga berpengaruh pada keputusan investasi. Orang yang mampu mengatur keuangannya dengan baik seringkali memiliki kebiasaan menabung, merencanakan keuangan, serta mempertimbangkan risiko sebelum berinvestasi. Hal ini mendorong terciptanya keputusan investasi yang lebih logis dan terarah.

Faktor lain yang berpengaruh pada keputusan investasi adalah toleransi risiko. Setiap investor memiliki tingkat toleransi risiko yang berbeda. Investor yang memiliki toleransi risiko tinggi cenderung memilih jenis investasi yang menawarkan potensi keuntungan besar meskipun risiko yang dihadapi juga tinggi, sedangkan investor dengan toleransi risiko rendah lebih memilih pilihan yang lebih aman.

Pembahasan

  • Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Keputusan Investasi

Literasi keuangan adalah kemampuan individu untuk mengerti konsep keuangan dan mengatur sumber daya keuangan dengan baik. Semakin tinggi tingkat literasi keuangan yang dimiliki, semakin baik pula kemampuan seseorang untuk menilai peluang dan risiko dalam berinvestasi. Pengetahuan mengenai instrumen investasi, pengelolaan risiko, serta perencanaan keuangan akan mendukung investor dalam membuat keputusan yang lebih baik. Karena itu, peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas keputusan investasi masyarakat.

  • Pengaruh Perilaku Keuangan terhadap Keputusan Investasi

Perilaku keuangan menunjukkan cara seseorang mengatur pendapatan, pengeluaran, menabung, dan investasi yang dimiliki. Orang yang memiliki perilaku keuangan yang baik biasanya lebih teratur dalam mengelola uang, sehingga mereka lebih baik dalam memilih investasi yang tepat. Perilaku keuangan yang baik juga membantu investor untuk tidak membuat keputusan yang tiba-tiba dan berdasarkan emosi. Dengan begitu, investasi yang dilakukan lebih terencana dan memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk menghasilkan hasil yang maksimal.

  • Pengaruh Toleransi Risiko terhadap Keputusan Investasi

Toleransi risiko adalah sejauh mana seorang investor dapat menerima kemungkinan kerugian yang timbul dari investasi yang dilakukannya. Hal ini sangat penting karena setiap jenis investasi memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda. Investor yang memiliki toleransi terhadap risiko tinggi umumnya lebih menyukai saham atau jenis investasi yang menawarkan keuntungan yang lebih besar. Sebaliknya, investor yang memiliki toleransi risiko rendah lebih suka memilih deposito, obligasi, atau jenis investasi lainnya yang lebih aman. Dengan demikian, penting untuk memahami profil risiko agar pilihan investasi sesuai dengan karakteristik masing-masing investor.

  • Teori Behavioral Finance dalam Keputusan Investasi

Teori behavioral finance menjelaskan bahwa pilihan investasi tidak selalu dibuat dengan pertimbangan yang logis. Faktor psikologis seperti ketakutan, kepercayaan diri yang berlebihan, dan kecenderungan untuk mengikuti orang lain dapat memengaruhi pilihan investasi. Dalam kenyataannya, banyak investor membuat keputusan berdasarkan emosi tanpa melakukan analisis yang cukup. Situasi ini dapat mengakibatkan kerugian karena pilihan investasi yang diambil tidak sesuai dengan kondisi pasar atau tujuan investasi yang dimiliki. Oleh karena itu, investor harus dapat mengontrol faktor psikologis untuk membuat keputusan investasi yang lebih beralasan.

  • Analisis Keputusan Investasi di Era Digital
BACA JUGA :  Mahasiswa UNPAM Tanamkan Budaya Menabung Sejak Dini di RA Ummul Arqam Lewat Cara yang Seru dan Kreatif

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi. Berbagai platform investasi digital memungkinkan akses yang lebih luas ke instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan aset lainnya. Kemudahan akses ini menyebabkan peningkatan jumlah investor, khususnya dari golongan muda. Meskipun begitu, kemudahan dalam berinvestasi perlu diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman yang cukup agar keputusan investasi tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga berdasarkan analisis yang benar.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan investasi yang baik dan bijak tidak hanya dipengaruhi oleh satu hal saja, tetapi merupakan gabungan dari tiga elemen utama yang saling mendukung: kognitif, tindakan, dan emosional. Kombinasi antara pemahaman keuangan yang baik (mengetahui apa yang dilakukan), perilaku finansial yang baik (disiplin dalam bertindak), dan pemahaman yang tepat mengenai toleransi risiko (tenang secara emosional) terbukti dapat mengurangi berbagai bias psikologis yang sering kali merugikan investor ritel. Penggabungan ketiga aspek ini menciptakan pertahanan psikologis yang kokoh, sehingga investor dapat terhindar dari perilaku ikut-ikutan, emosi sementara, atau keputusan spekulatif, dan beralih ke pengambilan keputusan investasi yang didasarkan pada rencana keuangan yang sehat dan berkelanjutan untuk masa depan.

Referensi

Adriansyah, R., & Seprina, I. (2022). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja pelaku UMKM. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Mandala (JPMM), 3(2), 234-245.

Amalia, R., & Saputra, A. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat investasi generasi milenial di pasar modal. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 1120-1132.

Anwar, S., & Fitriani, D. (2021). Pengaruh Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) terhadap harga saham perusahaan sektor perbankan. Jurnal GeoEkonomi, 12(1), 45-58.

Lestari, W., & Handayani, S. (2023). Analisis manajemen risiko dalam pengelolaan modal kerja pada industri kecil dan menengah. Jurnal Ilmu Manajemen, 11(2), 189-201.

Nugroho, T., & Wijaya, K. (2022). Strategi pengembangan bisnis UMKM melalui digital marketing di masa pandemi. MAMEN: Jurnal Manajemen, 1(4), 512-525.

Pratama, A. R., & Utami, P. (2023). Pengaruh keputusan investasi dan kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan. Fokus Bisnis: Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi, 22(1), 78-89.

Ramadhan, F., & Sari, M. (2021). Implementasi sistem informasi akuntansi dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal kas. JIMKES: Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 9(3), 341-352.

Sihombing, S., & Hermawan, R. (2023). Analisis kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah melakukan akuisisi. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 2(5), 890-901.

Sudirman, A., dkk. (2025). Teori analisis investasi.

Wibowo, A. (2024). Panduan praktis pengelolaan portofolio dan investasi digital.

 

Penulis:

Afhni Handayani
Siti Latifah
Gazia Putra Dwi Darma
Lutfi Nasrul Hidayatullah
Raimundus Zebua
Estu Prasetyo

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen Universitas Pamulang

Tags: Investasiliterasi keuangan
Previous Post

Kolaborasi SDM dan Keuangan Bangun Jiwa Usaha Karang Taruna

Next Post

Wapres Gibran Apresiasi Tuntutan Mahasiswa, Sebut Aspirasi akan Diteruskan ke Prabowo

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Wapres Gibran Apresiasi Tuntutan Mahasiswa, Sebut Aspirasi akan Diteruskan ke Prabowo

Wapres Gibran Apresiasi Tuntutan Mahasiswa, Sebut Aspirasi akan Diteruskan ke Prabowo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com