DI tengah perkembangan ekonomi yang semakin pesat, pemuda dituntut untuk menjadi pribadi yang lebih kreatif, mandiri, dan mampu memanfaatkan peluang yang ada di sekitarnya. Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang aktif dan produktif.
Namun, pada kenyataannya masih banyak pemuda yang belum memahami pentingnya kewirausahaan dan pengelolaan keuangan dalam membangun usaha mandiri. Kondisi tersebut juga terlihat pada anggota Karang Taruna Posyandu Aster Depok yang sebagian besar masih berstatus pelajar dan belum memiliki pengalaman dalam menjalankan usaha.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang yang tediri dari Kaila Ahdiah, Aulia Nur Soleha, Fitri chairunnisa dan ibu Cornelia Dumarya Manik, S.E, M.M sebagai dosen pembimbing, melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan tema “Kolaborasi SDM dan Keuangan Bangun Jiwa Usaha Karang Taruna”. Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda dalam bidang kewirausahaan serta pengelolaan keuangan sederhana agar mereka lebih siap dalam membangun usaha secara mandiri.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan suasana yang santai namun tetap edukatif sehingga peserta dapat lebih mudah memahami materi yang diberikan. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki pola pikir kewirausahaan, keberanian dalam memulai usaha, serta cara melihat peluang usaha sederhana yang dapat dikembangkan dari lingkungan sekitar. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan keuangan dalam usaha, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran, memisahkan uang pribadi dan uang usaha, serta menyisihkan sebagian keuntungan untuk ditabung maupun dijadikan modal usaha kembali.
Mayoritas peserta dalam kegiatan ini masih berada pada jenjang sekolah, sehingga pelatihan yang diberikan menjadi sangat penting sebagai bekal pengetahuan sejak dini. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memiliki dasar pemahaman mengenai kewirausahaan dan pengelolaan keuangan sebelum nantinya melanjutkan ke jenjang pendidikan maupun dunia kerja berikutnya. Dengan adanya pembekalan sejak awal, para peserta dapat lebih siap dalam menentukan langkah dan memanfaatkan peluang usaha di masa depan.
Selain diikuti oleh para pemuda, kegiatan ini juga melibatkan ibu-ibu dan bapak-bapak di lingkungan sekitar. Dalam pelatihan tersebut, pemateri turut menjelaskan bahwa membangun usaha tidak harus dimulai dari skala besar, melainkan dapat dimulai dari usaha kecil di rumah sesuai kemampuan masing-masing. Perkembangan teknologi dan media digital saat ini juga membuka banyak peluang usaha yang lebih mudah dijalankan dari rumah, seperti berjualan makanan, produk kebutuhan sehari-hari, maupun usaha berbasis media sosial dan marketplace. Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan menjadi lebih terbuka terhadap berbagai peluang usaha yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
Agar kegiatan berlangsung lebih menarik dan tidak monoton, pelatihan juga diselingi dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab seputar dunia usaha. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai cara memulai usaha, menghadapi kendala dalam berjualan, hingga cara sederhana mengelola keuntungan usaha. Melalui sesi ini, peserta terlihat lebih aktif dan antusias karena dapat berbagi pendapat serta pengalaman secara langsung dengan pemateri maupun peserta lainnya.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pemuda Karang Taruna untuk lebih percaya diri dalam membangun usaha mandiri. Menurutnya, kemampuan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan merupakan dua hal penting yang harus dimiliki pemuda agar mampu bersaing dan menciptakan peluang ekonomi sendiri di masa depan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pelatihan biasa, tetapi juga dapat memberikan motivasi kepada pemuda untuk mulai berani mencoba, belajar mengelola usaha, dan lebih bijak dalam mengatur keuangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan pemuda Karang Taruna Posyandu Aster Depok dapat memiliki pola pikir yang lebih kreatif, mandiri, dan produktif. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong munculnya usaha-usaha kecil yang dapat berkembang secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan masyarakat sekitar.
Penulis:
Ketua: Kaila Ahdiah
Aulia Nur Soleha







