SEKELOMPOK mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Bijak Memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk Masa Depan Generasi Alpha.” Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai manfaat, risiko, serta penggunaan teknologi AI secara bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Islam Terpadu Jihadul Mukhlisin pada Jumat, 10 Oktober 2025, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Sasaran utama program ini adalah siswa kelas 7, 8, dan 9 yang termasuk dalam generasi Alpha kelompok yang sejak kecil telah akrab dengan teknologi digital.
Ketua kelompok PKM, Raditya Widhiatmoko, bersama anggota tim Muhammad Wira Yudha, Rakha Satyawiguna, dan Wira Abdurrahman Hanif, menghadirkan materi edukatif mengenai dampak positif dan negatif AI serta cara menggunakannya secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, tim menemukan bahwa sebagian besar siswa masih memanfaatkan AI sebatas untuk hiburan, seperti bermain chatbot atau membuat gambar lucu. Pola penggunaan ini menunjukkan bahwa pemahaman mereka tentang potensi AI dalam mendukung proses pembelajaran masih terbatas.
Melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta games dan kuis, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman bahwa AI bukanlah pengganti usaha manusia, melainkan alat pendukung untuk meningkatkan kreativitas dan efektivitas belajar. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa agar tidak bergantung pada teknologi secara berlebihan.
Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari para siswa. Selain memperluas wawasan tentang kecerdasan buatan, program ini juga membantu meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta keterampilan berpikir kritis yang penting di era digital.
Secara keseluruhan, kegiatan PKM berjalan lancar dan memberikan dampak yang baik bagi peserta. Siswa kini lebih memahami bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai sahabat belajar dan sarana pengembangan diri jika digunakan secara bertanggung jawab.
Tim pelaksana berharap sekolah dapat terus mengadakan program literasi digital secara rutin. Dukungan guru dan orang tua dinilai penting untuk memastikan penggunaan teknologi tetap aman dan tidak menimbulkan ketergantungan pada siswa.
Penulis:
Raditya Widhiatmoko (Ketua)
Muhammad Wira Yudha
Rakha Satyawiguna
Wira Abdurrahman Hanif
Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Pamulang
Dosen pembimbing: Dr. Vivi Iswanti Nursyirwan, S.Sos., M.M.







