• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Bukan Sekadar Hiburan, Nyanyi Bersama Picu Hormon Bahagia dan Bantu Jaga Kesehatan Mental

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Januari 14, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Bukan Sekadar Hiburan, Nyanyi Bersama Picu Hormon Bahagia dan Bantu Jaga Kesehatan Mental
80
SHARES
177
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Pernahkah Anda merasa suasana hati mendadak membaik setelah bernyanyi bersama? Baik saat karaoke, acara keluarga, ibadah, maupun sekadar bersenandung dengan teman, kegiatan sederhana ini ternyata memberi dampak besar bagi kesehatan mental dan emosional.

Bernyanyi bersama bukan hanya soal hiburan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas ini mampu menghadirkan rasa lega, meningkatkan kebahagiaan, serta memperkuat rasa keterhubungan dengan orang lain.

Peneliti dari Cambridge Institute for Music Therapy Research, Alex Street, menjelaskan bahwa bernyanyi merupakan aktivitas yang sangat kompleks.

“Bernyanyi melibatkan proses kognitif, fisik, emosional, dan sosial secara bersamaan,” ujarnya, dikutip dari BBC.

Saat bernyanyi, otak bekerja mengingat lirik dan melodi, tubuh mengatur napas, emosi ikut tersalurkan, dan secara sosial kita terhubung dengan orang lain. Perpaduan inilah yang membuat efek bernyanyi terasa begitu kuat dan menyeluruh.

BACA JUGA :  Klinik di China Buka Layanan bagi Pekerja yang Malas ke Kantor

Bernyanyi secara berkelompok juga memicu pelepasan hormon endorfin yang menimbulkan rasa senang, serta meningkatkan oksitosin yang dikenal sebagai hormon kedekatan. Tak heran, setelah bernyanyi bersama, seseorang kerap merasa lebih tenang dan lebih akrab dengan orang-orang di sekitarnya, bahkan dengan mereka yang sebelumnya asing.

Sejumlah riset bahkan menunjukkan bahwa orang yang tidak saling mengenal dapat membangun ikatan emosional hanya dalam waktu satu jam bernyanyi bersama. Selain itu, bernyanyi membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol. Pola napas panjang dan terkontrol saat bernyanyi membuat tubuh lebih rileks, mirip dengan efek meditasi atau latihan pernapasan.

“Respons ‘feel good’ bisa terlihat dari suara yang lebih cerah, ekspresi wajah yang lebih santai, dan postur tubuh yang lebih terbuka,” jelas Street. Tak mengherankan jika banyak orang merasa beban pikiran seolah ikut terlepas bersama alunan nada.

BACA JUGA :  Tak Bisa Jalan Sembarangan, Bus Pariwisata Kini dalam Pengawasan Polda Banten

Manfaat emosional ini terbukti lebih kuat saat bernyanyi dilakukan secara bersama-sama dibandingkan sendiri. Aktivitas kolektif tersebut menciptakan rasa kebersamaan dan kesetaraan—tak ada yang lebih unggul, semua menyatu dalam satu lagu.

Pendekatan ini pun dimanfaatkan di dunia pendidikan dan kesehatan. Bernyanyi kelompok digunakan untuk membantu anak-anak belajar bekerja sama dan mengelola emosi, serta mendukung pasien penyakit kronis agar tetap merasa berdaya.
“Bernyanyi membuat orang fokus pada kemampuan yang masih mereka miliki, bukan pada keterbatasan,” kata Street.

Sejak dahulu, manusia bernyanyi di berbagai fase kehidupan: dari lagu pengantar tidur, nyanyian ibadah, lagu perjuangan, hingga lagu perpisahan. Tanpa disadari, bernyanyi menjadi cara alami manusia menyalurkan emosi.

BACA JUGA :  Kenapa Fobia Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Ilmiah Penyebab dan Cara Terbentuknya

“Bukan kebetulan jika bernyanyi hadir di setiap tahap kehidupan. Tubuh dan otak kita memang sejak lahir merespons musik secara positif,” tambahnya.

Di tengah ritme hidup yang kian cepat, bernyanyi bersama bisa menjadi cara sederhana untuk kembali terhubung—baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. Tak perlu suara merdu atau teknik sempurna.

Cukup ikut bernyanyi dan biarkan musik bekerja. Ternyata, menyanyi bersama terbukti bisa membuat hati lebih lega dan bahagia.

Tags: Kesehatan MentalMental HealthMusik dan Kesehatan Mental
Previous Post

Profil Heri Hermansyah, Rektor UI yang Sukses Menembus Peringkat 200 Dunia

Next Post

Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram

Related Posts

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.3k
Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara
DAERAH

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara

Oktober 21, 2026
2.4k
Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut
ADVERTORIAL

Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut

Oktober 21, 2026
2.5k
BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
NASIONAL

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Oktober 21, 2026
2.4k
cuaca panas
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini 21 Oktober 2026: Suhu Tembus 35 Derajat

Oktober 21, 2026
2.4k
Pengaruh Struktur Modal pada Nilai Perusahaan, Biaya Modal dan Harga Pasar
MOTIVASI & INSPIRASI

7 Cara Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Mengorbankan Kebutuhan Sehari-hari

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram

Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com