TANGERANG SELATAN – Momen pergantian tahun umumnya disambut dengan semangat dan harapan baru. Namun, tidak sedikit orang justru mengalami perasaan sedih, lesu, dan kurang motivasi pada awal Januari. Kondisi ini dikenal dengan istilah January Blues.
Dikutip dari Independent UK, January Blues kerap muncul setelah berakhirnya euforia libur Natal dan Tahun Baru. Psikolog Dr. Lalitaa Suglani menjelaskan bahwa kondisi ini ditandai dengan suasana hati yang menurun, rasa kesepian, energi rendah, serta berkurangnya motivasi.
“January Blues merujuk pada perasaan sedih, kurangnya motivasi, kesepian, dan energi rendah yang sering muncul setelah musim perayaan,” ujar Suglani.
Sejumlah faktor diketahui memicu munculnya January Blues. Salah satunya adalah peralihan rutinitas secara mendadak dari suasana liburan yang santai menuju aktivitas harian yang kembali terstruktur.
“Rutinitas liburan, seperti begadang dan pola makan tidak teratur, dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh sehingga menyulitkan seseorang kembali ke rutinitas normal,” kata Suglani.
Faktor lainnya adalah penurunan hormon dopamin. Selama musim perayaan, tubuh cenderung mengalami peningkatan dopamin yang memicu rasa senang. Ketika rangsangan tersebut berakhir di awal tahun, kadar dopamin dapat turun secara drastis dan menimbulkan rasa lesu.
Selain itu, tekanan menghadapi target dan tuntutan baru di awal tahun juga memicu perasaan tidak mampu atau cemas, terutama terkait pekerjaan dan resolusi pribadi.
Untuk mengatasi January Blues, para ahli menyarankan agar masyarakat menghadapi awal tahun dengan lebih santai dan tidak terburu-buru menetapkan resolusi besar. Paparan sinar matahari secara rutin juga dianjurkan karena dapat meningkatkan serotonin dan memperbaiki suasana hati.
Menjaga pola tidur yang konsisten menjadi langkah penting untuk menstabilkan ritme sirkadian tubuh. Alih-alih menetapkan target yang terlalu ambisius, masyarakat disarankan fokus pada tujuan yang realistis dan sesuai dengan nilai hidup agar tidak menambah beban psikologis di awal tahun.







