• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Seberapa Efektif Telemedicine untuk Terapi Kesehatan Mental?

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Mei 27, 2023
in KESEHATAN, PENDIDIKAN
Reading Time: 2min read
Seberapa Efektif Telemedicine untuk Terapi Kesehatan Mental?
102
SHARES
226
VIEWS

Oleh:

Dewi Ulina, Maulidya Putri Mustafa, Riza Maryani

Mahasiswi Universitas Indonesia Maju

 

Pembicaraan seputar kesehatan mental terus berlanjut di masyarakat. Seiring kemajuan teknologi, semakin banyak pilihan untuk melakukan terapi maupun konsultasi. Terutama dengan adanya pandemi COVID-19 seolah memaksa untuk meminimalisir tatap muka dan melakukan aktivitas secara daring.

Masalah kesehatan mental menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Menurut WHO, terdapat 450 juta orang dengan gangguan jiwa di dunia, dan 1 dari 8 orang di dunia menderita gangguan mental.

Menurut Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS), 1 dari 3 remaja Indonesia menderita gangguan mental.

Di era industri 4.0 ketika kehidupan masyarakat sudah berpindah ke dunia maya atau digital, komunikasi yang terjadi antar elemen masyarakat sudah tidak lagi dapat dikontrol, terlebih perkembangan media sosial saat ini memungkinkan untuk mengomentari orang lain tanpa batasan.

BACA JUGA :  Alzind Scope 2023 Sukses Tampilkan Drama Musikal Saweri Gading Dalam Epos I La Galigo

Banyak orang yang melontarkan komentar buruk, kemarahan, menjelek-jelekkan, fitnah dan hal buruk lainnya di jejaring sosial semakin membuat orang tanpa mental yang kuat dapat mengalami gangguan.

Setiap orang dapat berbicara dengan bebas, yang dapat menimbulkan terjadinya cyber bullying. Seiring dengan permasalahan yang dihadapi di kehidupan nyata, hubungan dengan keluarga dan lingkungan menjadi sumber utama yang dapat menyebabkan mental seseorang mengalami gangguan.

Saat ini tingkat kesadaran mental masyarakat Indonesia semakin meningkat. Hal tersebut terbukti dengan sejumlah komunitas, kampanye, dan perbincangan di media sosial terkait kesehatan mental. Kemudian, banyaknya masyarakat yang mulai menjalani pengobatan atau konsultasi secara profesional.

Semakin seseorang sadar dengan kondisi kesehatan mentalnya, semakin baik mereka tahu kapan harus mencari bantuan profesional. Saat ini, platform konsultasi kesehatan mental bisa menjadi salah satu  alternatif untuk tetap meningkatkan kesehatan masyarakat dari jarak jauh.

BACA JUGA :  ANIES MILIK SEMUA, CAWAGUB HAKNYA PKS

Teknologi telemedicine dapat menjadi alternatif solusi bagi masyarakat yang enggan datang ke Rumah Sakit untuk berkonsultasi terkait masalah kesehatan jiwa yang sedang dialami. Pasien tidak perlu datang ke Rumah Sakit, sehingga tidak ada orang yang tahu jika mereka sedang mengalami gangguan mental.

Telemedicine dapat memperbaiki gangguan kesehatan mental tersebut dengan melakukan konsultasi secara daring. Telemedicine cukup efektif dan efisien dalam menangani gangguan kesehatan mental, walaupun preferensi untuk yang mengalami gangguan mental akut adalah dengan tetap menjalankan konsultasi secara tatap muka.

Permasalahan kesehatan mental yang memiliki kesan positif dengan penggunaan telemedicine adalah masalah kesehatan mental ringan sampai sedang atau masyarakat yang merasa ada gejala gangguan kesehatan mental pada diri meraka. Perawatan masalah mental jenis ini juga sudah dibuktikan memberikan efek yang tidak jauh berbeda dengan konsultasi dan terapi yang dilakukan secara tatap muka.

BACA JUGA :  5 Sekenario Pilgub Jakarta

Dari hasil survey yang dilakukan melalui aplikasi Populix oleh Databox.Com pada tanggal 6-17 September 2022 pada 1.005 responden berusia 18-54 tahun di seluruh Indonesia, menunjukkan bahwa terdapat beberapa alasan responden memilih layanan telemedicine untuk berkonsultasi masalah kesehatan mental yaitu :

  1. Mudah diakses (87%),
  2. Dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja (76%),
  3. Harga terjangkau (63%),
  4. Privasi terjamin (61%),
  5. Menemukan solusi terbaik (40%),
  6. Mengikuti tren (15%).

Sehingga tidak perlu diragukan lagi manfaat dari teknologi telemedicine. Sedangkan untuk kasus gangguan mental serius seperti gangguan kognitif, gangguan perilaku, dan disabilitas sensorik perlu adanya penelitian yang lebih mendalam. Hal ini dikarenakan untuk kasus gangguan mental serius seperti itu butuh penanganan dan perawatan yang berbeda.

Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kampus.

Tags: opinitelemedicinetugas kuliahuniversitas indonesia maju
Previous Post

Mengenal Gerd (Asam Lambung) dan Cara Pencegahannya

Next Post

Digelar Juni hingga Agustus, Ini 7 Titik “Road To Tangsel Marathon 2023”

Related Posts

Benarkah Sering Berhubungan Intim Bisa Memperlambat Menopause?
KESEHATAN

Hari Menopause Sedunia 18 Oktober: Kenali Gejala Perimenopause dan Risikonya

Oktober 18, 2026
2.4k
Jangan Abaikan 10 Gejala Nyeri pada Kaki, No 5 Paling Sering Terjadi
KESEHATAN

Wanita Usia 50 Tahun ke Atas Lebih Rentan Alami Pengapuran Lutut, Ini Penyebabnya

Oktober 17, 2026
2.4k
Ancaman Kemarau Panjang 2026, DKI Siapkan Strategi Pangan dan Solusi Air Alternatif
KESEHATAN

Cuaca Panas Bikin Gampang Marah? Psikolog Ungkap Penyebab dan Cara Mengendalikan Emosi

Oktober 16, 2026
2.5k
Bahaya Sampah Elektronik, Ini Cara Aman Membuangnya
KESEHATAN

Jangan Asal Buang Gadget Bekas! Limbah Elektronik Bisa Ancam Kesehatan Anak

Oktober 15, 2026
2.5k
Ingin Kuliah Pakai Beasiswa Garuda? Ini Syarat Akademik dan Dokumen yang Harus Disiapkan
PENDIDIKAN

Ingin Kuliah Pakai Beasiswa Garuda? Ini Syarat Akademik dan Dokumen yang Harus Disiapkan

Oktober 14, 2026
2.4k
Kongres I AFEBSI Digelar di Balai Kota Jakarta, Bidik Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045
PENDIDIKAN

Kongres I AFEBSI Digelar di Balai Kota Jakarta, Bidik Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045

Oktober 13, 2026
2.5k
Next Post
Digelar Juni hingga Agustus, Ini 7 Titik “Road To Tangsel Marathon 2023”

Digelar Juni hingga Agustus, Ini 7 Titik "Road To Tangsel Marathon 2023"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com