TANGSELXPRESS – Calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui Beasiswa Garuda Sarjana perlu mulai mempersiapkan persyaratan akademik dan dokumen pendukung sejak dini. Persiapan ini penting agar calon pendaftar tidak kesulitan melengkapi berkas ketika pendaftaran periode berikutnya dibuka.
Berdasarkan jadwal pendaftaran Beasiswa Garuda Sarjana 2026 yang tercantum dalam informasi sebelumnya, program ini dibuka dalam dua gelombang, yakni 15 Februari–15 Maret 2026 dan 25 Mei–25 Juni 2026. Kedua periode tersebut telah berakhir.
Hingga Rabu (14/10/2026), jadwal resmi pembukaan pendaftaran untuk periode berikutnya belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang menjadi acuan naskah ini. Calon peserta disarankan memantau pengumuman resmi penyelenggara dan mempelajari panduan terbaru sebelum mendaftar.
Dalam panduan Beasiswa Garuda Sarjana 2026, terdapat sejumlah persyaratan akademik yang perlu diperhatikan, mulai dari hasil tes kecerdasan atau intelligence quotient (IQ), sertifikat kemampuan bahasa Inggris, hingga skor Scholastic Assessment Test (SAT) atau keikutsertaan dalam Tes Bakat Skolastik (TBS).
Persyaratan pada periode 2026 ini dapat dijadikan referensi awal. Namun, calon peserta tetap perlu memastikan kembali ketentuan yang berlaku ketika pendaftaran berikutnya dibuka.
Syarat Akademik Beasiswa Garuda Sarjana 2026
1. Hasil Tes IQ Minimal 110
Dalam panduan Beasiswa Garuda Sarjana 2026, calon peserta diwajibkan memiliki hasil tes IQ minimal 110.
Tes harus dilakukan melalui lembaga psikologi terapan atau biro konsultasi psikologi pada perguruan tinggi dengan akreditasi minimal Baik Sekali. Hasil tes juga harus diperoleh paling lama dua tahun sebelum hari terakhir penutupan pendaftaran.
Aspek kemampuan yang dinilai mencakup kemampuan verbal, numerikal, dan analisis.
Calon pendaftar perlu memastikan lembaga penyelenggara tes dan hasil pemeriksaan sesuai dengan ketentuan agar dokumen yang disiapkan dapat digunakan dalam proses seleksi.
2. Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris
Sertifikat kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu persyaratan bagi calon peserta yang memilih perguruan tinggi luar negeri maupun program joint degree atau double degree di dalam negeri.
Berdasarkan panduan 2026, persyaratan skor bahasa Inggris dibedakan berdasarkan tujuan studi.
Untuk perguruan tinggi luar negeri:
- IELTS dengan skor keseluruhan minimal 6,5 dan skor setiap komponen minimal 6,0.
- TOEFL iBT minimal 80.
- PTE Academic minimal 58.
Untuk program joint degree atau double degree di dalam negeri:
- IELTS minimal 6,0.
- TOEFL ITP minimal 500.
- TOEFL iBT minimal 61.
- PTE Academic minimal 50.
Perbedaan batas skor tersebut perlu diperhatikan sebelum calon peserta memilih jenis tes yang akan diikuti. Persiapan sebaiknya dilakukan lebih awal agar tersedia waktu untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris atau mengulang tes apabila nilai yang diperoleh belum memenuhi persyaratan.
3. Skor SAT Minimal 1.170 atau Mengikuti TBS
Persyaratan akademik berikutnya adalah skor SAT minimal 1.170.
Bagi calon peserta yang belum memiliki sertifikat SAT atau memperoleh skor di bawah batas minimal tersebut, panduan 2026 mengatur kewajiban mengikuti Tes Bakat Skolastik yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi.
Calon peserta perlu memperhatikan ketentuan ini ketika menyiapkan dokumen seleksi. Dalam panduan tersebut, peserta yang tidak memiliki sertifikat SAT dan tidak mengikuti TBS dinyatakan gugur.
Meski demikian, pemenuhan persyaratan SAT atau keikutsertaan dalam TBS tidak otomatis menjamin kelulusan. Peserta tetap harus memenuhi seluruh persyaratan dan mengikuti tahapan seleksi yang berlaku.
Persyaratan Umum Beasiswa Garuda Sarjana
Selain persyaratan akademik, panduan 2026 juga mencantumkan sejumlah persyaratan umum bagi calon peserta.
Berikut beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang dapat membuktikan identitas menggunakan KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), atau paspor.
- Siswa kelas 12 tahun ajaran 2025/2026 yang sedang menempuh pendidikan di SMA, SMK, atau madrasah aliah sesuai ketentuan program.
- Memiliki eligibilitas mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di sekolah masing-masing, dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah dan nilai rapor semester I sampai semester V.
- Memenuhi ketentuan khusus bagi calon mahasiswa luar negeri, termasuk ketentuan yang berlaku bagi siswa berprestasi yang memutuskan tidak mengikuti SNBP.
- Melampirkan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit pemerintah sesuai ketentuan dalam panduan.
- Menyetujui surat pernyataan yang tersedia dalam aplikasi pendaftaran.
Persyaratan tersebut mengacu pada ketentuan program tahun 2026. Calon pendaftar perlu memeriksa kembali apakah terdapat perubahan persyaratan untuk periode selanjutnya.
Dokumen Prestasi dan Kondisi Ekonomi Keluarga
Calon peserta juga perlu memperhatikan dokumen pendukung yang berkaitan dengan prestasi dan kondisi sosial ekonomi keluarga.
Untuk aspek prestasi, panduan 2026 mencantumkan sertifikat prestasi dalam tiga tahun terakhir. Prestasi yang dapat digunakan harus memenuhi ketentuan, antara lain berasal dari ajang yang diselenggarakan atau difasilitasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), ajang lain yang telah dikurasi Puspresnas, atau prestasi nonajang yang diakui dalam panduan.
Pengalaman berorganisasi juga dapat menjadi dokumen pendukung. Keanggotaan OSIS sebagai ketua, wakil, atau anggota inti dapat diperhitungkan sesuai ketentuan dan dibuktikan dengan surat keputusan kepala sekolah.
Sementara itu, dokumen terkait kondisi sosial ekonomi keluarga dapat mencakup:
- Bukti keikutsertaan dalam program pemerintah bagi keluarga ekonomi tidak mampu.
- Bukti penghasilan orang tua.
- Bukti pembayaran listrik atau pembelian token listrik selama tiga bulan terakhir yang mencantumkan daya listrik, nama pelanggan, dan nominal pembayaran.
Calon peserta sebaiknya mengelompokkan dokumen tersebut sejak awal agar proses pendaftaran lebih teratur dan tidak ada persyaratan yang terlewat.
Pantau Jadwal Resmi Pendaftaran Berikutnya
Mengingat dua gelombang pendaftaran Beasiswa Garuda Sarjana 2026 telah berakhir, calon mahasiswa yang belum mendaftar perlu menunggu pengumuman resmi mengenai periode berikutnya.
Sambil menunggu, calon peserta dapat mempersiapkan hasil tes IQ, sertifikat kemampuan bahasa Inggris, dokumen SAT atau TBS, rapor, bukti prestasi, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan program.
Informasi mengenai jadwal, persyaratan, dan prosedur pendaftaran sebaiknya merujuk pada kanal resmi penyelenggara. Panduan terbaru tetap menjadi acuan utama karena persyaratan maupun mekanisme seleksi dapat berubah pada periode berikutnya.







