• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA

Pemkot Tangsel Targetkan Penurunan Angka Stunting

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 15, 2022
in TANGERANG RAYA, TANGERANG SELATAN
Reading Time: 3min read
Wali Kota Tangerang Selatan

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (Foto: TangselXpress)

76
SHARES
169
VIEWS

TANGSELXPRESS- Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan sejumlah program untuk menekan angka stunting. Dari data yang ada terjadi peningkatan grafik jumlah stunting dari tahun 2019 sebesar 15,35 persen menjadi 19,49 persen.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan bahwa program penurunan angkta stunting ini perlu digalakkan. Bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional, dirinya mengingatkan bahwa masih banyak PR atau pekerjaan yang perlu dilakukan.

Terkait dengan Hari Keluarga Nasional yang diperingati sejak 29 Juni 1993, dan tanggal 29 juni telah ditetapkan sebagai hari keluarga nasional melalui keputusan presiden nomor 39 tahun 2014.

Menurutnya, ketetapan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil dan sejahtera.

”Keberhasilan pembangunan tidak hanya cukup dicapai melalui pembangunan fisik semata. Namun peran institusi sosial seperti keluarga sangatlah penting,” ujarnya, lalu menambahkan bahwa hal itu disebabkan perkembangan setiap manusia dimulai dari keluarga.

Selain itu dari keluarga, karakter serta mentalitas dibentuk dan dalam keluarga potensi diri dikembangkan sehingga jadilah anak Indonesia berdaya saing, berbudi pekerti dan berakhlak santun demi terwujudnya generasi emas tahun 2045.

BACA JUGA :  Kabar Perceraian Wali Kota Tangsel, Kuasa Hukum: Itu Benar Adanya

Peringatan ini sendiri dilakukan dengan ditandainya kegiatan satu juta akseptor, semua alat kontrasepsi. Pelayanan juta akseptor, semua alat kontrasepsi di seluruh Indonesia dalam waktu satu hari. Hari ini pelayanan satu juta akseptor, seluruh indonesia dilayani alat kontrasepsi.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas sebagai pasangan usia subur. Dan pelaksanaan kegiatan di Kota Tangsel ini bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait.

Benyamin menambahkan bahwa yang sekarang Pemerintah hadapi adalah mengenai prevalensi stunting. Dimana berdasarkan hasil riset dasar tahun 2018, penurunan prevalensi stunting balita di tingkat nasional dari 37,2 persen tahun 2013 menjadi 30,8 persen pada 2018. Dan diharapkan sesuai dengan perpres nomor 72 tahun 2021, penurunan stunting tahun 2024 dapat menjadi 14 persen.

Sementara di Kota Tangsel sendiri prevalensi stunting mengalami kenaikan 15,39 persen pada tahun 2019 menjadi 19,4 persen pada tahun 2021 dan ditargetkan penurunan stunting sampai dengan tahun 2024 menjadi sebesar 5,9 persen.

Oleh karena itu, diperlukan percepatan penurunan stunting dengan membentuk tim percepatan penurunan stunting tingkat kota, kecamatan dan kelurahan di Kota Tangsel. Bahkan RS Serpong Utara kita jadikan RS dengan tematik stunting di Kota Tangsel.

BACA JUGA :  58 Pemda Tertarik Tiru Inovasi SISGITA Tangsel, Sistem Pajak dan Pertanahan Jadi Satu

“Mudah mudahan ini dapat membantu kita untuk terus menurunkan angka stunting di Kota Tangsel,” ujarnya.

Sementara, Plt Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Banten Dadi Ahmad Riswandi menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan launching pelayanan KB serentak sejuta akseptor dan juga peluncuran bapak asuh anak stunting dalam rangka hari Harganas (Hari Keluarga Nasional) ke-29 yang rencananya di tingkat nasional.

”Tingkat nasional akan diselenggarakan di Sumatera Utara, sementara tingkat Provinsi akan digelar di Kota Cilegon,” ujarnya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas bagi pasangan usia subur. Kemudian tujuan khususnya adalah meningkatkan komitmen pemerintah daerah serta mitra kerja program KB.

Selain itu meningkatkan intensifikasi pelayanan KB di fasilitas kesehatan melalui kegiatan momentum layanan sejuta akseptor tahun 2022. Disusul meningkatkan capaian KB baru dan juga menjaga kelangsungan pemakaian kontrasepsi.

”Adapun hasil yang diharapkan adalah, meningkatkan komitmen pemerintah daerah, organisasi klinik, rumah sakit dan organisasi profesi dalam mendukung intensifikasi pelayanan kb dan faskes dalam kegiatan momentum khususnya kb sejuta akseptor. Kemudian meningkatkan capaian dan keberlangsungan pemakaian kontrasepsi,” ujarnya.

BACA JUGA :  STQ Kelurahan Pondok Aren, Benyamin: Pemantik Semangat Pengembangan Qori dan Qoriah di Tangsel

Direktur kesehatan bina reproduksi BKKBN RI Safrina Salim menjelaskan bahwa program Keluarga Berencana ini sedang dibangkitkan kembali dengan jargon yang baru, slogan baru yang mengatakan, berencana itu keren.

”Nah itu adalah bahasa milenial, supaya anak remaja, milenial sekarang juga memahami dan masuk ke dalam hatinya BKKBN. BKKBN dulu mengatakan dua anak itu cukup, sepertinya kalau jaman sekarang agak sedikit ekstrim. Tapi BKKBN sekarang mengatakan dua anak lebih sehat,” ujarnya.

BKKBN sebagai koordinator stunting salah satu yang bertanggungjawab yang diberikan oleh Presiden RI bagaimana bersama-sama kementerian dan lembaga kita bisa mengatasi stunting. Sehingga kondisi stunting yang sekarang ini dapat turun di 2024 itu di 14 persen.

Dirinya memberikan apresiasi sangat untuk Banten, yang sebenarnya sudah launching orang tua asuh yang sebenarnya kita itu mau nanti melaunchingkan secara nasional. ”Ini luar biasa banten nih. Sudah mendahului pusat,” ujarnya.

Dia berharap beberapa sasaran strategis BKKBN dapat terwujud, begitu juga dengan akses pelayanan KB dapat diperluas di masyarakat.(WD)

Tags: Benyamin DavniestuntingWali Kota Tangerang Selatan
Previous Post

Kakorlantas Imbau Masyarakat Tak Pakai Sandal Jepit Saat Berkendara

Next Post

Keberadaan Reklame Tak Berizin di Tangsel Jadi Sorotan

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
Next Post
reklame di tangsel

Keberadaan Reklame Tak Berizin di Tangsel Jadi Sorotan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com