• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Senin, 19 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA

Pemkot Tangsel Targetkan Penurunan Angka Stunting

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Juni 15, 2022
in TANGERANG RAYA, TANGERANG SELATAN
Reading Time: 3min read
Wali Kota Tangerang Selatan

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (Foto: TangselXpress)

62
SHARES
137
VIEWS

TANGSELXPRESS- Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan sejumlah program untuk menekan angka stunting. Dari data yang ada terjadi peningkatan grafik jumlah stunting dari tahun 2019 sebesar 15,35 persen menjadi 19,49 persen.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan bahwa program penurunan angkta stunting ini perlu digalakkan. Bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional, dirinya mengingatkan bahwa masih banyak PR atau pekerjaan yang perlu dilakukan.

Terkait dengan Hari Keluarga Nasional yang diperingati sejak 29 Juni 1993, dan tanggal 29 juni telah ditetapkan sebagai hari keluarga nasional melalui keputusan presiden nomor 39 tahun 2014.

Menurutnya, ketetapan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil dan sejahtera.

”Keberhasilan pembangunan tidak hanya cukup dicapai melalui pembangunan fisik semata. Namun peran institusi sosial seperti keluarga sangatlah penting,” ujarnya, lalu menambahkan bahwa hal itu disebabkan perkembangan setiap manusia dimulai dari keluarga.

Selain itu dari keluarga, karakter serta mentalitas dibentuk dan dalam keluarga potensi diri dikembangkan sehingga jadilah anak Indonesia berdaya saing, berbudi pekerti dan berakhlak santun demi terwujudnya generasi emas tahun 2045.

BACA JUGA :  Pemkot Tangsel Bakal Publikasi Identitas Pelaku Kekerasan Terhadap Anak

Peringatan ini sendiri dilakukan dengan ditandainya kegiatan satu juta akseptor, semua alat kontrasepsi. Pelayanan juta akseptor, semua alat kontrasepsi di seluruh Indonesia dalam waktu satu hari. Hari ini pelayanan satu juta akseptor, seluruh indonesia dilayani alat kontrasepsi.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas sebagai pasangan usia subur. Dan pelaksanaan kegiatan di Kota Tangsel ini bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait.

Benyamin menambahkan bahwa yang sekarang Pemerintah hadapi adalah mengenai prevalensi stunting. Dimana berdasarkan hasil riset dasar tahun 2018, penurunan prevalensi stunting balita di tingkat nasional dari 37,2 persen tahun 2013 menjadi 30,8 persen pada 2018. Dan diharapkan sesuai dengan perpres nomor 72 tahun 2021, penurunan stunting tahun 2024 dapat menjadi 14 persen.

Sementara di Kota Tangsel sendiri prevalensi stunting mengalami kenaikan 15,39 persen pada tahun 2019 menjadi 19,4 persen pada tahun 2021 dan ditargetkan penurunan stunting sampai dengan tahun 2024 menjadi sebesar 5,9 persen.

Oleh karena itu, diperlukan percepatan penurunan stunting dengan membentuk tim percepatan penurunan stunting tingkat kota, kecamatan dan kelurahan di Kota Tangsel. Bahkan RS Serpong Utara kita jadikan RS dengan tematik stunting di Kota Tangsel.

BACA JUGA :  Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi, Pemkot Tangsel Serahkan Bantuan

“Mudah mudahan ini dapat membantu kita untuk terus menurunkan angka stunting di Kota Tangsel,” ujarnya.

Sementara, Plt Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Banten Dadi Ahmad Riswandi menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan launching pelayanan KB serentak sejuta akseptor dan juga peluncuran bapak asuh anak stunting dalam rangka hari Harganas (Hari Keluarga Nasional) ke-29 yang rencananya di tingkat nasional.

”Tingkat nasional akan diselenggarakan di Sumatera Utara, sementara tingkat Provinsi akan digelar di Kota Cilegon,” ujarnya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan akses pelayanan KB yang berkualitas bagi pasangan usia subur. Kemudian tujuan khususnya adalah meningkatkan komitmen pemerintah daerah serta mitra kerja program KB.

Selain itu meningkatkan intensifikasi pelayanan KB di fasilitas kesehatan melalui kegiatan momentum layanan sejuta akseptor tahun 2022. Disusul meningkatkan capaian KB baru dan juga menjaga kelangsungan pemakaian kontrasepsi.

”Adapun hasil yang diharapkan adalah, meningkatkan komitmen pemerintah daerah, organisasi klinik, rumah sakit dan organisasi profesi dalam mendukung intensifikasi pelayanan kb dan faskes dalam kegiatan momentum khususnya kb sejuta akseptor. Kemudian meningkatkan capaian dan keberlangsungan pemakaian kontrasepsi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Soal Banjir Tangsel, Begini Pernyataan Wali Kota Benyamin Davnie

Direktur kesehatan bina reproduksi BKKBN RI Safrina Salim menjelaskan bahwa program Keluarga Berencana ini sedang dibangkitkan kembali dengan jargon yang baru, slogan baru yang mengatakan, berencana itu keren.

”Nah itu adalah bahasa milenial, supaya anak remaja, milenial sekarang juga memahami dan masuk ke dalam hatinya BKKBN. BKKBN dulu mengatakan dua anak itu cukup, sepertinya kalau jaman sekarang agak sedikit ekstrim. Tapi BKKBN sekarang mengatakan dua anak lebih sehat,” ujarnya.

BKKBN sebagai koordinator stunting salah satu yang bertanggungjawab yang diberikan oleh Presiden RI bagaimana bersama-sama kementerian dan lembaga kita bisa mengatasi stunting. Sehingga kondisi stunting yang sekarang ini dapat turun di 2024 itu di 14 persen.

Dirinya memberikan apresiasi sangat untuk Banten, yang sebenarnya sudah launching orang tua asuh yang sebenarnya kita itu mau nanti melaunchingkan secara nasional. ”Ini luar biasa banten nih. Sudah mendahului pusat,” ujarnya.

Dia berharap beberapa sasaran strategis BKKBN dapat terwujud, begitu juga dengan akses pelayanan KB dapat diperluas di masyarakat.(WD)

Tags: Benyamin DavniestuntingWali Kota Tangerang Selatan
Previous Post

Kakorlantas Imbau Masyarakat Tak Pakai Sandal Jepit Saat Berkendara

Next Post

Keberadaan Reklame Tak Berizin di Tangsel Jadi Sorotan

Related Posts

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Berawan Hingga Hujan Ringan
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Hujan Intensitas Ringan

Januari 19, 2026
1.2k
Catat, Berikut Lima Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini
TANGERANG SELATAN

Lokasi SIM Keliling Tangsel 19 Januari 2026

Januari 19, 2026
1.3k
Gubernur Banten Andra Soni Salurkan Toren POC dan Biogas, Sampah Organik Tangsel Bisa Diolah 100 Kg per Hari
TANGERANG SELATAN

Gubernur Banten Andra Soni Salurkan Toren POC dan Biogas, Sampah Organik Tangsel Bisa Diolah 100 Kg per Hari

Januari 18, 2026
2.9k
TNI-Polri Bantu Angkut Sampah di Pasar Cimanggis Ciputat
TANGERANG SELATAN

TNI-Polri Bantu Angkut Sampah di Pasar Cimanggis Ciputat

Januari 18, 2026
1.1k
Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangerang Selatan Terjaring Operasi Gakkumdu
TANGERANG SELATAN

Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangerang Selatan Terjaring Operasi Gakkumdu

Januari 18, 2026
3k
Tangsel Perketat Pengawasan Darurat Sampah, Pelanggar Berulang Terancam Denda Administratif
TANGERANG SELATAN

Tangsel Perketat Pengawasan Darurat Sampah, Pelanggar Berulang Terancam Denda Administratif

Januari 18, 2026
3.1k
Next Post
reklame di tangsel

Keberadaan Reklame Tak Berizin di Tangsel Jadi Sorotan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com