MAHASISWA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan teknologi yang dimiliki oleh civitas akademika. PKM kali ini menyasar generasi muda, khususnya siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang cara mengelola keuangan pribadi, mengatur uang saku dengan bijak, serta memahami risiko utang digital yang semakin marak di era teknologi saat ini.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada tanggal 23 April 2026 di SMK Annajiyah, dengan tema “Pola Uang Generasi Pelajar: Mengelola Uang Saku dan Memahami Risiko Utang Digital.” Tim pelaksana kegiatan terdiri dari Virman Nurohman, Geri Agustiana, dan Rahayu Nanda Saputra.

Tema ini dipilih sebagai bentuk respons terhadap fenomena maraknya penggunaan layanan pinjaman online (pinjol) dan dompet digital di kalangan pelajar yang kerap berujung pada permasalahan utang yang tidak terkendali. Oleh karena itu, literasi keuangan sejak dini menjadi sangat penting agar generasi muda dapat membuat keputusan finansial yang cerdas dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan materi tentang pentingnya manajemen keuangan pribadi, termasuk bagaimana cara menyusun anggaran uang saku secara efektif, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta memahami mekanisme dan risiko dari layanan keuangan digital seperti pinjaman online dan cicilan tanpa kartu kredit. Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai bunga, denda keterlambatan, dan dampak psikologis dari jeratan utang digital.
Selain itu, diselenggarakan juga sesi simulasi pengelolaan keuangan yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam merencanakan dan mengalokasikan dana secara bijak. Peserta diberikan skenario keuangan nyata dan diminta untuk membuat keputusan berdasarkan prinsip-prinsip literasi keuangan yang telah diajarkan.
Dalam sesi diskusi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa mereka sebelumnya belum memahami risiko di balik kemudahan transaksi digital. Beberapa di antara mereka bahkan pernah menggunakan layanan pinjaman online tanpa memahami konsekuensinya secara penuh.
Melalui kegiatan ini, mereka mendapatkan pemahaman baru yang lebih komprehensif tentang bagaimana cara mengelola keuangan secara sehat dan menghindari jebakan utang digital. Para fasilitator juga memberikan tips praktis dalam menabung, berinvestasi kecil-kecilan, serta memanfaatkan teknologi keuangan secara positif dan produktif.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para siswa dan guru di SMK Annajiyah. Mereka merasa terbantu karena mendapatkan informasi dan pengalaman baru yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka sebagai pelajar. Para guru pun mengapresiasi metode pelatihan yang interaktif dan berbasis kasus nyata, karena dapat membuka wawasan siswa mengenai dinamika keuangan digital yang terus berkembang.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran finansial dan kemampuan pengelolaan keuangan siswa dalam menghadapi era digital yang sarat dengan tawaran kemudahan bertransaksi namun juga penuh risiko.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan sekolah menengah dalam rangka menciptakan generasi muda yang melek finansial dan mampu mengelola keuangan dengan bertanggung jawab. Tim PKM juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, agar dampak positif yang ditimbulkan semakin luas dan dirasakan oleh lebih banyak pelajar.
Artikel ini disusun sebagai dokumentasi kegiatan sekaligus informasi bagi masyarakat umum, khususnya civitas pendidikan, tentang pentingnya literasi keuangan dan kesiapan menghadapi risiko utang digital sejak usia dini dalam menyambut era keuangan yang semakin terdigitalisasi.
Penulis:
Virman Nurohman
Geri Agustiana
Rahayu Nanda Saputra
Mahasiswa Universitas Pamulang







