• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Mana yang Lebih Aman dan Sehat, Makan Lambat atau Cepat? Ini Penjelasan Ahli

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Agustus 8, 2025
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Mana yang Lebih Aman dan Sehat, Makan Lambat atau Cepat? Ini Penjelasan Ahli
350
SHARES
3.7k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Banyak orang yang tanpa sadar terburu-buru dan memilih makan cepat setiap harinya. Namun, tahukah Anda bahwa cara mengunyah dan durasi makan ternyata bisa berpengaruh besar pada kesehatan tubuh secara keseluruhan?

Dilansir dari laman Times of India, studi mengatakan agar makanan dikunyah sebanyak 32 kali sebelum ditelan. Tujuannya bukan hanya untuk memperkuat gigi, tapi agar enzim pencernaan bisa bekerja secara optimal, sehingga tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik.

Meski terdengar klise, ternyata penelitian modern membuktikan makan dengan lambat dan penuh perhatian membawa manfaat nyata bagi tubuh.

Sebuah penelitian mengatakan, makan dengan cepat bisa membuat Anda mengonsumsi lebih banyak kalori, karena tubuh belum sempat merasakan kenyang. Akibatnya, meski porsi makan cukup besar, kita tetap merasa kurang puas.

Banyak orang yang mengalami kelebihan berat badan mengaku tidak merasa kenyang meskipun sudah makan, dan ini seringkali berkaitan dengan kebiasaan makan terlalu cepat.

BACA JUGA :  Virus HMPV Merebak ke Indonesia, Terapkan Pola Makan Sehat untuk Pencegahannya

Sebuah studi menunjukkan kecepatan makan bisa memengaruhi kadar gula darah dan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti obesitas dan diabetes tipe 2.

Memang ada banyak faktor lain yang ikut berperan, seperti berat badan, genetik, usia, kebiasaan olahraga, merokok, dan pola makan, namun kecepatan makan juga tidak bisa diabaikan.

Para ahli menyimpulkan semakin cepat Anda makan, semakin cepat pula gula darah meningkat. Orang yang makan cepat cenderung mengalami lonjakan gula darah yang tajam dan memiliki kecenderungan untuk makan berlebihan. Jika ini terjadi terus-menerus, risiko obesitas dan diabetes tipe 2 pun meningkat.

Ahli gizi juga menyebutkan ketika kita terlalu lama menunda makan, maka kadar gula darah bisa turun drastis. Ini membuat kita jadi sangat lapar, dan akhirnya makan terlalu cepat. Hasilnya, kadar gula darah melonjak tajam.

BACA JUGA :  Tak Perlu Perawatan Mahal, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Cegah Penuaan Dini

Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa belum ada bukti pasti yang menunjukkan makan cepat berkorelasi langsung dengan penyebab diabetes.

Sebaliknya, makan secara perlahan memiliki banyak manfaat. Mulai dari mencegah makan berlebihan, memperbaiki pencernaan, mencegah kenaikan berat badan, hingga mengurangi masalah pencernaan seperti kembung dan sakit perut.

Selain itu, makan perlahan juga membuat pengalaman makan menjadi lebih menyenangkan. Anda bisa lebih menikmati rasa dan tekstur makanan, dan ini dapat memperbaiki hubungan dengan makanan.

Tips Agar Bisa Makan Lebih Perlahan

Jika Anda ingin mulai makan dengan lebih lambat, berikut beberapa tips sederhana yang bisa dicoba. Selain menurunkan risiko kesehatan, cara-cara ini juga bisa membuat waktu makan lebih santai dan menyenangkan.

  1. Ubah suasana makan
BACA JUGA :  Holding Ultra Mikro BRI Group Jangkau Jaringan yang Lebih Luas, Dukung Wujudkan Indonesia Emas 2045

Makan sambil nonton TV atau bermain ponsel bisa jadi membuat Anda tak sadar sudah makan banyak. Coba pindahkan kebiasaan makan dari ruang TV ke meja makan. Fokus pada makanan bisa membuat Anda lebih terhubung dengan apa yang dikonsumsi.

  1. Hitung berapa kali Anda mengunyah

Mungkin awalnya terasa aneh atau sulit untuk dihitung, tapi membiasakan diri mengunyah 24–32 kali sebelum menelan bisa membuat proses makan jadi lebih lambat secara alami.

  1. Minum air diantara suapan

Minum air putih atau makan salad di sela-sela makanan utama juga bisa membantu memperlambat tempo makan, sekaligus menjaga tubuh tetap terhidrasi.

  1. Makan bersama teman yang makannya lambat

Kalau makan bareng teman atau pasangan yang makannya pelan, coba ikuti ritme mereka. Ini cara yang sederhana tapi cukup efektif untuk melatih diri makan lebih santai.

Tags: Makan sehatPola Makan Sehattips makan sehat
Previous Post

Presiden Prabowo Perintahkan Pengoplos Beras Diproses Hukum

Next Post

Rekomendasi 8 Film Indonesia Tayang Agustus 2025: Dari Kisah Viral hingga Teror Mistis

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Rekomendasi 8 Film Indonesia Tayang Agustus 2025: Dari Kisah Viral hingga Teror Mistis

Rekomendasi 8 Film Indonesia Tayang Agustus 2025: Dari Kisah Viral hingga Teror Mistis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com