• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Siap Kerja Sejak Hari Pertama: Membangun Talenta melalui Orientasi yang Efektif

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 18, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 4min read
Siap Kerja Sejak Hari Pertama: Membangun Talenta melalui Orientasi yang Efektif
221
SHARES
2.4k
VIEWS

MEMULAI sebuah pekerjaan yang baru bukanlah sesuatu yang selalu sederhana. Karyawan harus  beradaptasi dengan situasi kantor, mengetahui apa saja tugas dan kewajiban mereka, serta  menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan. Dalam keadaan seperti ini, orientasi talenta  menjadi bagian penting untuk memfasilitasi karyawan dalam menjalani periode awal kerja  dengan lebih efektif. 

Orientasi sebagai Awal Kesiapan Kerja 

Orientasi tidak semestinya hanya dianggap sebagai aktivitas pengenalan perusahaan. Lebih  dari sekadar itu, orientasi merupakan tahapan awal yang penting untuk menyiapkan karyawan  dalam menjalani tugas-tugasnya. Dengan memberikan informasi yang jelas tentang pekerjaan,  kebijakan, nilai-nilai, serta tujuan perusahaan, karyawan akan memperoleh pemahaman  mengenai apa yang perlu dilakukan dan cara mereka dapat berkontribusi. 

Kesiapan seseorang untuk bekerja juga tidak semata-mata bergantung pada keterampilan  individu. Lingkungan kerja berperan signifikan dalam memfasilitasi penyesuaian karyawan  baru. Dukungan dari tim HR, atasan, rekan kerja, atau mentor dapat membuat proses adaptasi  menjadi lebih wajar. Di samping itu, program orientasi yang menawarkan ruang untuk bertanya  dan berdiskusi dapat mendorong karyawan untuk lebih proaktif dalam memahami tugas dan  lingkungan yang baru bagi mereka. 

Manfaat Orientasi bagi Karyawan dan Perusahaan 

Orientasi yang dilakukan dengan baik memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat.  Bagi karyawan kegiatan orientasi dapat meningkatkan rasa percaya diri, memahami tugas dan  tanggung jawab, serta memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan.

Hal ini diperkuat oleh informasi yang diperoleh dari First Day Fog: Onboarding Benchmarking  Report 2025 yang dirilis oleh BambooHR dan TalentLMS. Dalam laporan ini, 73% pekerja  mengungkapkan kepuasan terhadap pengalaman onboarding secara keseluruhan. Selain itu,  75% merasa senang dengan kesempatan mengenal rekan kerja, 73% puas dengan materi  pelatihan yang disediakan, 71% dengan metode onboarding, dan 67% dengan bantuan yang  diberikan oleh HR. (Sumber: BambooHR dan TalentLMS 2025) 

BACA JUGA :  Penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Gaul dalam Dunia Digital

Data ini menunjukkan bahwa pengalaman onboarding dipengaruhi lebih dari sekadar materi  pelajaran yang diajarkan, tetapi juga oleh peluang yang diberikan kepada pekerja untuk  berkenalan dengan rekan mereka serta dukungan dari tim HR. Dengan kata lain, perusahaan  harus merancang proses orientasi yang bukan hanya informatif, tetapi juga membuat karyawan  merasa didukung dan lebih siap untuk beradaptasi. 

Di sisi lain, bagi perusahaan, orientasi dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan  pengurangan kesalahan dalam bekerja. Program orientasi yang dirancang dengan baik juga  berpotensi meningkatkan rasa memiliki dan loyalitas karyawan, sehingga mengurangi  kemungkinan mereka untuk berpindah tempat kerja. 

Isu Perbedaan Pengalaman Onboarding Antar Generasi 

Salah satu isu yang muncul dalam pelaksanaan onboarding saat ini adalah adanya perbedaan  pengalaman karyawan berdasarkan generasi. Meskipun tingkat kepuasan onboarding secara  keseluruhan cukup tinggi, kebutuhan dan pengalaman setiap generasi tidak sepenuhnya sama. 

Dalam laporan First Day Fog: Onboarding Benchmarking Report for 2025, tingkat kepuasan  onboarding Gen Z mencapai 76%, Millennials 75%, Gen X 76%, sedangkan Baby Boomers  sebesar 68%. (Sumber: BambooHR dan TalentLMS 2025) 

Perbedaan yang lebih terlihat terdapat pada interaksi dan hubungan sosial selama onboarding.  Sebanyak 41% Gen Z merasa kurang mendapatkan interaksi yang bermakna selama proses  onboarding, dibandingkan 33% Millennials, 29% Gen X, dan 18% Baby Boomers. Selain itu,  44% Gen Z lebih sering menggunakan AI untuk mendapatkan jawaban selama onboarding  daripada bertanya kepada manajer atau rekan kerja. 

BACA JUGA :  Mendengarkan Saja Tidak Cukup: Pentingnya Saling Memahami dalam Komunikasi

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa program orientasi yang dibuat dengan pendekatan  yang sama untuk semua karyawan belum tentu memenuhi kebutuhan setiap generasi.  Karyawan dari generasi yang lebih muda, khususnya Gen Z, dapat membutuhkan lebih banyak  kesempatan untuk berinteraksi, bertanya, dan mendapatkan pendampingan secara langsung. Di  sisi lain, penggunaan teknologi dan AI juga perlu diarahkan agar dapat membantu proses  belajar tanpa menggantikan peran komunikasi dengan atasan maupun rekan kerja. 

Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan perbedaan kebutuhan antargenerasi  dalam merancang orientasi. Program onboarding sebaiknya tetap memiliki tujuan dan  informasi utama yang sama, tetapi metode penyampaian, pendampingan, dan bentuk interaksi  dapat disesuaikan agar setiap karyawan memperoleh pengalaman awal kerja yang efektif. 

Tantangan dalam Pelaksanaan Orientasi 

Meskipun terdapat banyak keuntungan, program orientasi tidak selalu berjalan sesuai dengan  yang diharapkan. Perencanaan yang tidak jelas, konten yang tidak relevan, kurangnya  partisipasi dari manajemen dan tim, serta tidak diadakannya evaluasi dapat mengakibatkan  proses orientasi menjadi tidak efektif. 

Oleh sebab itu, perusahaan harus memastikan bahwa program orientasi memiliki tujuan yang  jelas dan jadwal yang teratur. Materi yang disampaikan juga seharusnya relevan dengan  kebutuhan karyawan dan pekerjaannya. Selain itu, evaluasi juga penting dilakukan untuk  mengetahui sejauh mana program orientasi membantu karyawan dalam beradaptasi dan  memahami tanggung jawab mereka.

Membangun Talenta dari Awal 

Pada akhirnya, orientasi yang efektif bukanlah tentang membuat karyawan sempurna sejak hari  pertama mereka bekerja. Orientasi adalah sebuah proses yang memberikan bekal yang  diperlukan agar karyawan dapat memahami tugas mereka, beradaptasi dengan lingkungan, dan  terus berkembang seiring waktu. 

BACA JUGA :  Strategi Mahasiswa dalam Meraih Kesuksesan Finansial

Awal yang baik dapat menjadi langkah pertama dalam membentuk talenta yang produktif dan  loyal bagi perusahaan. Dengan orientasi yang terencana, didukung lingkungan kerja yang  positif, serta adanya evaluasi dan pendampingan, karyawan baru dapat memiliki dasar yang  kuat untuk berkembang dan memberikan kontribusi bagi perusahaan. 

Kesimpulan 

Orientasi talenta merupakan tahap penting dalam membantu karyawan baru memahami  pekerjaan, lingkungan, budaya, serta tujuan perusahaan. Orientasi yang dilakukan secara  terencana didukung oleh HR, atasan, rekan kerja, maupun mentor dapat meningkatkan  kesiapan dan kepercayaan diri karyawan dalam menjalankan tugasnya. Selain memberikan  manfaat bagi karyawan, orientasi yang efektif juga dapat membantu perusahaan meningkatkan  produktivitas, mengurangi kesalahan, serta membangun loyalitas karyawan. Oleh karena itu,  orientasi sebaiknya tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan, tetapi menjadi proses awal untuk membantu karyawan beradaptasi, berkembang, dan memberikan kontribusi secara optimal bagi  perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA 

BambooHR. (2025). First day fog: Onboarding benchmarking report for 2025. BambooHR. 

Frögéli, E., Jenner, B., & Gustavsson, P. (2023). Effectiveness of formal onboarding for  facilitating organizational socialization: A systematic review. PLOS ONE, 18(2), e0281823. 

Klein, H. J., & Weaver, N. A. (2000). The effectiveness of an organizational-level orientation  training program in the socialization of new hires. Personnel Psychology, 53(1), 47–66.

 

Penulis:

Afhni Handayani

Amar Falaqy 

Dosen Pengampu: Derita Qurbani S.Psi.,M.M. 

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen Universitas Pamulang

Previous Post

Waspada Hujan Ringan! Ini Prakiraan Cuaca Tangsel Jumat 18 September 2026

Next Post

FIFGROUP Dukung Fasilitas Pendidikan dan Sanitasi SD Negeri 3 Cimanggu Pangandaran

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
FIFGROUP Dukung Fasilitas Pendidikan dan Sanitasi SD Negeri 3 Cimanggu Pangandaran

FIFGROUP Dukung Fasilitas Pendidikan dan Sanitasi SD Negeri 3 Cimanggu Pangandaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com