• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home TANGERANG RAYA

Waspada Kekeringan! BPBD Tetapkan Tiga Zona Pengawasan di Kota Tangerang

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Agustus 6, 2026
in NEWS, TANGERANG RAYA
Reading Time: 2min read
Kemarau Panjang Surutkan Sungai Cisadane, Warga Tangsel Gelar Tradisi Tikar Ngaliwet

Warga Tangsel menggelar tradisi "tikar ngaliwet" di pinggiran Sungai Cisadame akibat dampak kekeringan dan kemarau panjang (Foto: RRI)

268
SHARES
2.9k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memetakan delapan kecamatan yang berpotensi terdampak kekeringan selama musim kemarau. Pemetaan tersebut menjadi dasar penetapan tiga zona pengawasan untuk mempercepat penanganan apabila dampak kekeringan mulai meningkat.

Kajian hidrometeorologi yang dilakukan BPBD menunjukkan potensi kekeringan mulai meluas ke sejumlah wilayah. Karena itu, pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan air bersih dan risiko kebakaran di kawasan yang dinilai paling rentan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan zona pertama yang menjadi prioritas pengawasan meliputi Kecamatan Batuceper, Neglasari, dan Cipondoh. Zona kedua mencakup Kecamatan Jatiuwung dan Cibodas, sedangkan zona ketiga meliputi Kecamatan Pinang, Ciledug, dan Karang Tengah.

“Untuk wilayah yang telah ditetapkan masuk dalam zona, menjadi prioritas untuk dipantau secara berkala. Khususnya dari kondisi ketersediaan air maupun potensi kebakaran,” ujar Mahdiar, Rabu (5/8/2026).

BACA JUGA :  Bamsoet Nyatakan Amendemen UUD Dibahas setelah Pemilu 2024

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Tangerang menggandeng unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Koramil untuk menyiapkan delapan unit mobil tangki air bersih yang siap didistribusikan apabila masyarakat mulai mengalami kesulitan memperoleh air.

Meski demikian, Mahdiar memastikan kondisi di Kota Tangerang hingga saat ini masih terkendali. Belum ada laporan maupun permintaan bantuan air bersih dari masyarakat.

“Kalau secara umum memang di Tangerang bahkan se-Banten sudah masuk musim kemarau yang berkepanjangan,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah daerah lain di Banten mulai menghadapi persoalan kekurangan air bersih hingga ancaman gagal panen. Namun, kondisi tersebut belum terjadi di Kota Tangerang.

“Tetapi memang di Kota Tangerang sampai saat ini alhamdulillah masih belum ada informasi dan permintaan dari masyarakat terkait bantuan air dan lain sebagainya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Karhutla Kalimantan Sulit Dipadamkan, Ternyata Ini 5 Penyebabnya

Sementara itu, ancaman musim kemarau mulai dirasakan sektor pertanian di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menyiapkan 8,9 ton benih pengganti untuk membantu petani yang berpotensi mengalami puso atau gagal panen akibat kemarau ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan ancaman puso tersebar di sejumlah wilayah berdasarkan data DPKP. Fenomena El Nino yang memicu kemarau berkepanjangan menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko gagal panen.

“Langkah-langkah yang dilakukan yakni menyiapkan 8,9 ton benih pengganti. Sebab ancaman puso telah merugikan petani,” ujar Taufik.

Ia mengungkapkan, potensi puso diperkirakan mencapai sekitar 43 hektare lahan pertanian yang tersebar di 12 kecamatan dan 24 desa di Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA :  Sebagian Besar Banten Mulai Kemarau Bulan Mei

“Potensi puso atau gagal panen itu sekitar 43 hektare, tersebar di 12 kecamatan dan 24 desa yang berada di Kabupaten Tangerang. Itu berdasarkan dari dinas pertanian,” katanya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap bijak menggunakan air selama musim kemarau serta segera melaporkan apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Di sisi lain, petani juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau berkepanjangan agar kerugian dapat diminimalkan melalui langkah mitigasi yang telah disiapkan pemerintah.

Tags: ancaman pusoberita tangerangBPBD Kabupaten TangerangBPBD Kota TangerangDPKP Kabupaten Tangerangel ninokecamatan rawan kekeringankekeringan Kota Tangerangmobil tangki airmusim kemarau 2026
Previous Post

Pengaruh Edukasi Financial Planning Sederhana terhadap Pembentukan Karakter dan Pencegahan Penyimpangan Perilaku Remaja

Next Post

Ketika Kapal Phinisi Mengajarkan Arti Sebuah Perjuangan

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Ketika Kapal Phinisi Mengajarkan Arti Sebuah Perjuangan

Ketika Kapal Phinisi Mengajarkan Arti Sebuah Perjuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com