• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MOTIVASI & INSPIRASI

10 Ciri Gangguan Mental yang Perlu Diwaspadai, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 14, 2026
in MOTIVASI & INSPIRASI, NEWS
Reading Time: 4min read
10 Ciri Gangguan Mental yang Perlu Diwaspadai, Kenali Gejalanya Sejak Dini
159
SHARES
2.2k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Gangguan kejiwaan dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia. Kondisi ini umumnya tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkembang secara bertahap melalui perubahan emosi, pola pikir, perilaku, maupun kondisi fisik yang sering kali tampak ringan sehingga mudah diabaikan.

Mengenali tanda-tanda gangguan kejiwaan sejak dini menjadi langkah penting agar seseorang dapat memperoleh penanganan yang tepat sebelum kondisinya semakin berat. Semakin cepat mendapatkan bantuan profesional, semakin besar peluang untuk pulih dan mempertahankan kualitas hidup.

Perlu dipahami bahwa tanda-tanda berikut bukan merupakan alat diagnosis medis. Gejala dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi kesehatan lain. Namun, apabila berlangsung terus-menerus, semakin berat, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter, psikolog, atau psikiater.

1. Kecemasan yang Berlebihan

Rasa cemas merupakan respons normal ketika menghadapi tekanan. Namun, apabila kecemasan muncul hampir setiap hari, sulit dikendalikan, berlangsung lama, dan mengganggu aktivitas, kondisi tersebut perlu diwaspadai.

Gejala ini sering disertai jantung berdebar, napas pendek, tubuh gemetar, sulit berkonsentrasi, mudah panik, hingga gangguan tidur.

2. Kesedihan Berkepanjangan

Perasaan sedih sesekali merupakan hal yang wajar. Akan tetapi, apabila kesedihan berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan disertai hilangnya minat terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai, kondisi tersebut dapat menjadi tanda gangguan kesehatan mental.

BACA JUGA :  BRI Menanam Grow & Green Bantu Jaga Ekosistem Laut dan Kembangkan Potensi Wisata Daerah

Gejala lain yang sering muncul antara lain mudah lelah, kehilangan semangat, merasa hampa, mudah menangis, mudah tersinggung, hingga muncul perasaan putus asa.

3. Perubahan Emosi yang Drastis

Perubahan suasana hati secara ekstrem tanpa penyebab yang jelas juga perlu mendapat perhatian. Seseorang dapat berubah dari sangat gembira menjadi marah, sedih, atau mudah tersinggung dalam waktu singkat.

Apabila kondisi tersebut terjadi berulang dan memengaruhi hubungan sosial maupun pekerjaan, sebaiknya segera menjalani evaluasi oleh tenaga kesehatan profesional.

4. Gangguan Pola Tidur

Gangguan tidur sering menjadi salah satu gejala awal berbagai masalah kesehatan mental. Sebagian orang mengalami insomnia atau sulit tidur, sementara yang lain justru tidur terlalu lama tetapi tetap merasa lelah.

Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi, produktivitas, suasana hati, hingga kesehatan fisik secara keseluruhan.

5. Perubahan Nafsu Makan dan Berat Badan

Gangguan kejiwaan juga dapat memengaruhi pola makan. Ada yang kehilangan nafsu makan hingga berat badan turun drastis, tetapi ada pula yang makan secara berlebihan sebagai respons terhadap tekanan emosional.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Tangsel 4 Juli 2026: Cerah Seharian, Suhu Capai 35 Derajat Celsius

Jika perubahan tersebut terjadi tanpa penyebab medis yang jelas, sebaiknya segera dikonsultasikan.

6. Menarik Diri dari Lingkungan Sosial

Seseorang yang mulai menghindari keluarga, teman, maupun lingkungan kerja serta kehilangan minat untuk bersosialisasi dapat mengalami perubahan pada kesehatan mental.

Biasanya kondisi ini disertai keinginan untuk menyendiri, mengurangi komunikasi, dan tidak lagi menikmati aktivitas sosial yang sebelumnya disukai.

7. Menggunakan Alkohol atau Zat Terlarang sebagai Pelarian

Mengonsumsi alkohol maupun zat adiktif untuk mengatasi tekanan emosional merupakan salah satu tanda yang perlu diwaspadai. Kebiasaan tersebut tidak hanya meningkatkan risiko ketergantungan, tetapi juga dapat memperburuk kondisi mental dan fisik.

8. Perasaan Bersalah Berlebihan dan Tidak Berharga

Merasa bersalah sesekali merupakan hal yang normal. Namun, jika seseorang terus-menerus merasa gagal, tidak berguna, tidak layak dicintai, atau menjadi beban bagi orang lain, kondisi tersebut dapat menjadi gejala gangguan kejiwaan.

Pikiran negatif yang terus berulang dapat memengaruhi rasa percaya diri, hubungan sosial, hingga kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari.

9. Pikiran Menyakiti Diri Sendiri atau Bunuh Diri

Munculnya keinginan menyakiti diri sendiri, mengakhiri hidup, atau sering memikirkan kematian merupakan kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan segera.

BACA JUGA :  DISWAY: Bulgalbi Ortodok

Apabila Anda atau orang terdekat mengalami kondisi tersebut, segera hubungi tenaga kesehatan profesional atau layanan kesehatan darurat untuk mendapatkan bantuan secepat mungkin.

10. Pikiran dan Perilaku yang Tidak Sesuai dengan Realitas

Beberapa gangguan kejiwaan dapat ditandai dengan munculnya keyakinan yang tidak sesuai kenyataan, merasa diawasi atau dikendalikan, mendengar maupun melihat sesuatu yang tidak dialami orang lain, hingga melakukan perilaku berisiko tanpa mempertimbangkan konsekuensinya.

Gejala seperti halusinasi atau waham memerlukan evaluasi medis karena dapat berkaitan dengan gangguan kejiwaan yang lebih serius.

Pentingnya Mengenali Gejala Sejak Dini

Gangguan kejiwaan umumnya ditandai oleh kombinasi beberapa gejala, bukan hanya satu tanda saja. Karena itu, mengenali perubahan sejak awal dapat membantu seseorang memperoleh penanganan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dan penurunan kualitas hidup dapat diminimalkan.

Apabila gejala berlangsung selama beberapa minggu, semakin berat, atau mulai mengganggu pekerjaan, sekolah, hubungan sosial, maupun aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, psikolog, atau psikiater agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

Tags: Kesehatan MentalMental Health
Previous Post

Kasus Dokter Icha, Polda NTT Periksa 32 Saksi dan Segera Panggil Terlapor

Next Post

Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting Sejak Dini

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting Sejak Dini

Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting Sejak Dini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com