• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

PKM UNPAM: Strategi Pengendalian Diri Pelajar dalam Menghadapi Tren Tiktok Shop dan Sosial Commerce

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juli 7, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
PKM UNPAM: Strategi Pengendalian Diri Pelajar dalam Menghadapi Tren Tiktok Shop dan Sosial Commerce
235
SHARES
2.8k
VIEWS

MAHASISWA Program Studi Manajemen Keuangan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang (UNPAM) mengangkat isu penting seputar kebiasaan belanja daring pelajar melalui sebuah kajian yang membahas bagaimana pelajar dapat menguatkan pengendalian diri di tengah derasnya tren TikTok Shop dan social commerce. Kajian ini lahir dari keprihatinan terhadap semakin mudahnya proses belanja daring yang, jika tidak diimbangi kesadaran diri, berpotensi mendorong perilaku konsumtif di kalangan pelajar.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola interaksi masyarakat dari aktivitas konvensional menjadi aktivitas berbasis digital. Media sosial yang semula hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan kini berkembang menjadi platform bisnis melalui konsep social commerce, yang menggabungkan interaksi sosial dengan transaksi elektronik sehingga pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk berbelanja.

Salah satu platform social commerce yang berkembang paling pesat adalah TikTok Shop. Melalui video pendek, siaran langsung atau live shopping, fitur keranjang belanja, hingga rekomendasi produk berbasis algoritma, platform ini membuat proses belanja terasa lebih menarik dan interaktif. Ditambah dengan promosi seperti potongan harga, flash sale, voucher, gratis ongkos kirim, dan pemasaran lewat influencer, minat masyarakat untuk membeli secara spontan pun semakin meningkat.

Di satu sisi, pesatnya perkembangan TikTok Shop memberi dampak positif bagi ekonomi digital, termasuk membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Namun di sisi lain, kemudahan ini juga membawa risiko tersendiri bagi pelajar, kelompok pengguna media sosial yang sangat aktif. Tingginya intensitas penggunaan media sosial membuat pelajar lebih sering terpapar promosi digital yang dirancang khusus untuk menarik perhatian dan memengaruhi keputusan pembelian mereka.

BACA JUGA :  Bahasa Indonesia di Era Digital: Tantangan dan Peluang

Fenomena ini patut menjadi perhatian karena pelajar umumnya masih berada pada tahap perkembangan psikologis yang ditandai rasa ingin tahu tinggi, kecenderungan mengikuti kelompok sebaya, serta keinginan mengikuti tren yang sedang populer. Kondisi ini membuat sebagian dari mereka lebih mudah terpengaruh iklan digital maupun rekomendasi produk yang muncul berulang kali di beranda media sosial, sehingga pembelian yang dilakukan bukan lagi didasari kebutuhan, melainkan dorongan emosional sesaat.

Jika dibiarkan tanpa kendali, perilaku konsumtif semacam ini dapat berujung pada pemborosan, menurunnya kemampuan mengelola keuangan, hingga terbentuknya kebiasaan membeli secara impulsif sejak usia dini. Di sinilah pengendalian diri atau self-control berperan penting, yakni kemampuan individu mengatur pikiran, emosi, dan perilaku agar mampu menimbang manfaat serta risiko sebelum mengambil keputusan, termasuk saat berbelanja secara daring.

Selain pengendalian diri, literasi digital dan literasi keuangan turut memegang peran penting. Literasi digital membantu pelajar memahami cara kerja algoritma media sosial dan strategi pemasaran yang digunakan pelaku usaha, sementara literasi keuangan membekali mereka dengan kemampuan menyusun anggaran, mengelola uang saku, menentukan skala prioritas, serta membedakan kebutuhan dari keinginan.

BACA JUGA :  Evaluasi Kemajuan Talenta: Mengukur, Memantau, dan Mengembangkan SDM untuk Masa Depan Organisasi

Kajian ini disusun menggunakan metode studi kepustakaan, dengan menelaah berbagai sumber akademik yang relevan mengenai self-control, perilaku konsumtif, dan perkembangan social commerce. Dari penelusuran tersebut, ditemukan bahwa pengendalian diri pelajar dalam menghadapi tren TikTok Shop dapat diperkuat melalui sejumlah langkah praktis, di antaranya:

  1. Menyusun skala prioritas, yaitu membedakan kebutuhan dan keinginan agar barang yang berkaitan dengan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari lebih diutamakan dibandingkan pembelian karena mengikuti tren.
  2. Mengelola uang saku dengan membuat anggaran sederhana serta menyisihkan sebagian untuk tabungan agar tidak habis untuk belanja impulsif.
  3. Meningkatkan literasi digital agar lebih memahami cara kerja algoritma media sosial dan tidak mudah terpengaruh iklan maupun promosi yang muncul berulang.
  4. Menghindari pembelian impulsif dengan memberi jeda waktu, misalnya menunda keputusan membeli selama 24 jam untuk memastikan produk tersebut benar-benar dibutuhkan.
  5. Membatasi waktu penggunaan media sosial dan mengurangi paparan konten belanja, serta berkonsultasi dengan orang tua atau guru saat hendak mengambil keputusan keuangan yang lebih besar.

Keberhasilan pengendalian diri pelajar juga tidak lepas dari peran lingkungan sekitar. Orang tua dapat memberikan edukasi mengenai pentingnya hidup hemat dan pengelolaan keuangan sejak dini, sementara sekolah dapat mendukung melalui pendidikan karakter, literasi digital, dan literasi keuangan. Di sisi lain, pemerintah dan penyedia platform digital juga memiliki tanggung jawab menciptakan ekosistem belanja daring yang aman melalui edukasi kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Jantung Bisnis: Mengapa Anggaran Penjualan menjadi Penentu Mati Hidupnya Sebuah Perusahaan?

Perkembangan social commerce merupakan bagian dari kemajuan teknologi yang tidak dapat dihindari. Karena itu, yang diperlukan bukan membatasi penggunaan teknologi, melainkan menguatkan kemampuan pelajar memanfaatkannya secara positif. Pengendalian diri yang didukung literasi digital dan literasi keuangan akan membantu pelajar menjadi konsumen yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di tengah gempuran strategi pemasaran digital.

Kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelajar, pendidik, orang tua, maupun masyarakat luas dalam membangun perilaku konsumsi yang lebih bijaksana, rasional, dan bertanggung jawab di era digital, sekaligus menjadi bahan renungan bahwa kemudahan berbelanja lewat TikTok Shop dan social commerce harus selalu diimbangi dengan kesadaran diri yang kuat.

Artikel ini disusun sebagai bentuk dokumentasi kajian sekaligus sarana informasi bagi masyarakat luas mengenai pentingnya pengendalian diri, literasi digital, dan literasi keuangan dalam menghadapi tren TikTok Shop dan social commerce di kalangan pelajar.

Penulis:

Suci Ramadhani
Jasmine Septiani
Bagus Saputro

(Mahasiswa Universitas Pamulang)

Previous Post

KPK Kawal Tata Kelola Program MBG, BGN Diminta Jalankan 10 Rekomendasi Perbaikan

Next Post

PKM UNPAM: Peran Literasi Digital dalam Menekan Biaya Konsumtif Akibat Paparan Konten Viral di Media Sosial

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
PKM UNPAM: Peran Literasi Digital dalam Menekan Biaya Konsumtif Akibat Paparan Konten Viral di Media Sosial

PKM UNPAM: Peran Literasi Digital dalam Menekan Biaya Konsumtif Akibat Paparan Konten Viral di Media Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com