• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Mengelola Rezeki dengan Bijak: Bukan Sekadar Angka, Tapi Soal Amanah

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 26, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Mengelola Rezeki dengan Bijak: Bukan Sekadar Angka, Tapi Soal Amanah
221
SHARES
2.2k
VIEWS

BANYAK orang bilang kalau masalah finansial itu sumbernya cuma satu: penghasilan yang kurang. Padahal, kalau kita perhatikan lebih dalam, masalah utamanya seringkali bukan pada nominal gajinya, melainkan pada kedisiplinan kita dalam mengelola apa yang sudah ada di tangan. Seringkali kita merasa uang selalu habis, padahal kalau ditanya habisnya buat apa, kita sendiri sering bingung menjawabnya. Inilah cerminan rendahnya literasi keuangan di kalangan kita.

Dalam perspektif Islam, mengelola keuangan jauh melampaui urusan angka-angka di atas kertas. Ada dimensi spiritual yang mendalam di dalamnya. Harta yang kita pegang adalah titipan (amanah) dari Allah SWT, dan cara kita membelanjakannya adalah bentuk pertanggungjawaban kepada Sang Pemilik Harta yang sesungguhnya. Oleh karena itu, bijak dalam berbelanja bukan hanya soal berhemat, melainkan soal menjaga amanah agar harta tersebut membawa keberkahan.

Pentingnya Literasi Keuangan di Kalangan Mahasiswa

Banyak mahasiswa terjebak dalam gaya hidup konsumtif karena belum terbiasa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan sifatnya mendesak dan menunjang kehidupan, sementara keinginan lebih sering didorong oleh ego dan pengaruh tren sosial atau Fear of Missing Out (FOMO). Tanpa pemahaman literasi keuangan yang baik, mahasiswa mudah terjerat dalam pola hidup yang tidak sehat secara finansial. Literasi keuangan di sini hadir sebagai alat navigasi agar kita tahu kapan harus menabung, di mana harus memprioritaskan dana, dan bagaimana menyiapkan masa depan agar tidak terjebak dalam kesulitan ekonomi.

BACA JUGA :  Peran Ekonomi Manajerial dalam Pengembangan Usaha di Bidang Jasa Perawatan Kolam Renang

Mencatat sebagai Alarm Kejujuran

Mungkin mencatat pengeluaran harian terdengar membosankan atau ribet. Namun, percaya deh, mencatat adalah instrumen kontrol paling jujur buat diri sendiri. Bahkan, dalam QS. Al-Baqarah ayat 282, Allah SWT secara eksplisit menganjurkan kita untuk mencatat transaksi keuangan dengan tertib. Meskipun ayat ini turun dalam konteks utang-piutang, prinsip “ketertiban” di dalamnya sangat relevan untuk diaplikasikan dalam pembukuan pribadi. Dengan catatan yang rapi, kita bisa melihat pola ke mana uang kita “menguap” setiap bulannya.

Untuk memulainya, kita bisa menerapkan konsep “Tangga Ternak Uang”:

  1. Ikhtiar: Bekerja atau berikhtiar mendapatkan rezeki yang halal.
  2. Proteksi: Menabung untuk dana darurat atau kebutuhan masa depan.
  3. Manajemen: Menyusun anggaran dengan disiplin.
  4. Keberkahan: Menyisihkan sebagian harta untuk berbagi (sedekah/infak) sebagai bentuk rasa syukur.
BACA JUGA :  PKM Unpam: Sosialisasi Mengatur Keuangan Sederhana di Pondok Aren

Rumus Sederhana untuk Mulai Mengelola

Bagi yang bingung memulai, coba gunakan rumus 50-30-20 yang sudah disesuaikan dengan nilai-nilai kehidupan kita:

  • 50% untuk Kebutuhan Pokok: Biaya makan, transportasi, kos, dan kebutuhan kuliah. Ini adalah pos yang sifatnya wajib dan tidak bisa ditunda.
  • 30% untuk Keinginan: Ini adalah pos untuk menikmati hidup, seperti healing, ngopi, atau hobi. Namun, kuncinya ada pada kedisiplinan; jika jatah 30% ini habis, maka kita harus menunda keinginan tersebut sampai bulan depan.
  • 20% untuk Menabung & Berbagi: Jangan menunggu sisa baru menabung. Sisihkan 20% ini di awal. Dalam porsi inilah kita sisipkan sedekah. Berbagi justru akan “menyucikan” harta kita dan menghadirkan rasa tenang yang tidak bisa dibeli dengan barang mewah.

Ingat, ketenangan hati bukan datang dari kemewahan, melainkan dari rasa cukup atau qana’ah atas apa yang kita miliki.

BACA JUGA :  Analisis Pengambilan Keputusan Manajerial dalam Menentukan Strategi Harga pada Perusahaan Ritel di Indonesia

Langkah Nyata dan Harapan ke Depan

Tujuan dari semua edukasi ini simpel saja: supaya kita nggak lagi pusing di akhir bulan. Ketika kita bisa mengelola harta dengan ilmu, insyaAllah hasilnya bukan cuma dompet yang aman, tapi hati juga jadi lebih tenang.

Gagasan ini kami susun sebagai bentuk kontribusi nyata, yang beranggotakan saya sendiri Muhammad Herdiansyah, bersama rekan-rekan saya Jonathan Gunawan, Kayla Min Khoirunnisa, dan Al Rizky Alya Rahmah. Lewat program ini, kami ingin mengajak siapa pun—terutama sesama mahasiswa—untuk tidak lagi menganggap pembukuan sebagai hal yang membosankan. Kami percaya bahwa dengan ilmu dan iman, setiap mahasiswa mampu mengubah pola konsumsinya menjadi lebih terarah, disiplin, dan pastinya mendatangkan keberkahan bagi kehidupan sehari-hari. Mari jadikan pembukuan sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih tertata dan bermanfaat.

 

Penulis:

Muhammad Herdiansyah
Jonathan Gunawan
Kayla Min Khoirunnisa
Al Rizky Alya Rahmah

Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang

Previous Post

Eco-Creative Digital Learning: Membangun Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan Anak

Next Post

6 Penyebab Badan Tetap Lelah Meski Tidur Cukup, Nomor 1 Sering Tak Disadari

Related Posts

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z
DUNIA KAMPUS

Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z

Oktober 21, 2026
2.3k
Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital
DUNIA KAMPUS

Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
6 Penyebab Badan Tetap Lelah Meski Tidur Cukup, Nomor 1 Sering Tak Disadari

6 Penyebab Badan Tetap Lelah Meski Tidur Cukup, Nomor 1 Sering Tak Disadari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com