• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Rupiah Melemah ke Rp17.748 per Dolar AS, Pasar Tunggu Hasil Rapat The Fed

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juni 17, 2026
in EKONOMI, NEWS
Reading Time: 2min read
Rupiah Melemah ke Rp17.748 per Dolar AS, Pasar Tunggu Hasil Rapat The Fed
228
SHARES
2.2k
VIEWS

JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali berada di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 17 Juni. Pelemahan mata uang Garuda terjadi di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang pengumuman kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 23 poin atau 0,13 persen ke level Rp17.748 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS tercatat turun tipis 0,03 persen ke posisi 99,509. Pada awal perdagangan, rupiah sempat dibuka melemah 11 poin atau 0,06 persen ke level Rp17.736 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh sentimen global, terutama menjelang keputusan suku bunga The Fed yang akan diumumkan dalam waktu dekat di bawah kepemimpinan Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh.

BACA JUGA :  Kurs Rupiah Hari Ini Menguat Tipis, Masih Bertahan Dekat Rp18.000 per Dolar AS

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak melemah di kisaran Rp 17.720 hingga Rp 17.800 per dolar AS. Faktor utamanya adalah antisipasi pasar terhadap keputusan suku bunga The Fed yang akan diumumkan malam ini,” ujar Rully di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Dari dalam negeri, perhatian investor juga tertuju pada langkah Bank Indonesia (BI) dalam menentukan arah kebijakan moneter setelah menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,5 persen pada pekan lalu.

Menurut Rully, BI diperkirakan masih akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (18/6/2026). Keputusan tersebut dinilai sejalan dengan kondisi geopolitik yang mulai membaik serta prospek penguatan rupiah yang masih terbuka.

BACA JUGA :  Mata Uang Asia Tertekan, Rupiah Ikut Melemah Per Hari Ini

“Dari sisi domestik, BI diperkirakan menahan suku bunga acuan pada RDG besok. Di sisi lain, tekanan geopolitik yang mulai berkurang dan prospek rupiah yang masih positif menjadi faktor pendukung stabilitas nilai tukar,” katanya.

Selain faktor moneter, pasar juga menilai positif langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal, termasuk evaluasi terhadap anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rully menambahkan, peluang penguatan rupiah masih cukup besar dalam beberapa hari ke depan apabila hasil rapat The Fed menunjukkan sinyal yang lebih akomodatif terhadap tren inflasi yang mulai menurun.

Penurunan harga minyak dunia akibat meredanya ketegangan geopolitik dinilai turut membantu menekan inflasi jangka pendek di Amerika Serikat. Kondisi tersebut berpotensi membuka ruang bagi bank sentral AS untuk mulai mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter.

BACA JUGA :  Kata KPK Usai Menag Nasaruddin Laporkan Barang Diduga Gratifikasi

Selain itu, kekuatan ekonomi AS yang masih terjaga dinilai memberi fleksibilitas bagi The Fed untuk memangkas suku bunga setidaknya satu kali pada tahun ini.

“Rupiah masih memiliki ruang penguatan pada perdagangan besok maupun sepanjang pekan ini apabila hasil pertemuan The Fed mengakomodasi tren penurunan inflasi jangka pendek dan mempertimbangkan peluang penurunan suku bunga satu kali pada tahun ini,” ujar Rully.

Tags: nilai rupiah melemahRupiah melemah
Previous Post

BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Selama Liburan Sekolah

Next Post

Kondisi Haji Bolot Membaik Usai Serangan Jantung, Kini Sudah Keluar dari ICU

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Kondisi Haji Bolot Membaik Usai Serangan Jantung, Kini Sudah Keluar dari ICU

Kondisi Haji Bolot Membaik Usai Serangan Jantung, Kini Sudah Keluar dari ICU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com