JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Selasa, 7 Juli. Meski begitu, mata uang Garuda masih bertahan di kisaran Rp18.000 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 09.24 WIB rupiah di pasar spot menguat 9 poin atau 0,05 persen ke level Rp17.986 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan positif rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga menguat terhadap dolar AS.
Yen Jepang tercatat naik 0,14 persen, dolar Singapura menguat 0,07 persen, sementara dolar Hong Kong bergerak stabil.
Won Korea Selatan juga terapresiasi 0,17 persen, peso Filipina naik 0,13 persen, yuan China menguat 0,08 persen, dan ringgit Malaysia bertambah 0,06 persen.
Di sisi lain, beberapa mata uang Asia justru melemah. Dolar Taiwan turun 0,11 persen, rupee India terkoreksi 0,19 persen, sedangkan baht Thailand melemah 0,10 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, Pengamat Mata Uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan pergerakan rupiah masih akan berfluktuasi sepanjang perdagangan hari ini.
Menurut Ibrahim, meski sempat dibuka menguat, rupiah berpotensi ditutup melemah dengan kisaran pergerakan Rp17.990 hingga Rp18.050 per dolar AS.
© 2022 TangselXpress.com