TANGERANG SELATAN– Industri film horor Indonesia kembali menghadirkan cerita penuh misteri dan ketegangan melalui film Badut Gendong. Film terbaru ini menyuguhkan kisah duka mendalam yang berubah menjadi teror supranatural dengan balutan horor psikologis dan konflik sosial yang mencekam.
Cerita berpusat pada sosok Darso, seorang pengamen jalanan yang mencari nafkah dengan mengenakan kostum badut gendong. Di balik kehidupan sederhana yang dijalaninya, Darso menyimpan harapan untuk membangun keluarga bahagia bersama istrinya, Darsi.
Namun kebahagiaan tersebut hancur ketika Darsi menjadi korban aksi brutal sekelompok preman jalanan. Tragedi semakin menyakitkan karena Darsi meninggal dunia saat tengah mengandung anak pertama mereka yang telah lama dinantikan.
Kehilangan besar itu membuat kondisi mental Darso perlahan terguncang. Rasa duka mendalam dan keputusasaan membuat hidupnya berubah drastis. Dalam kondisi yang dipenuhi tekanan batin, Darso membawa jasad istrinya menggunakan boneka badut yang selama ini menjadi bagian dari pekerjaannya sehari-hari.
Perjalanan menuju kampung halaman yang seharusnya menjadi tempat mencari ketenangan justru menjadi awal dari rangkaian peristiwa mengerikan. Setibanya di desa, Darso mendapati situasi yang dipenuhi konflik, ketegangan, dan kemarahan warga.
Permasalahan desa dipicu tindakan pengembang yang dianggap merugikan masyarakat dan merusak lingkungan sekitar. Situasi semakin memanas ketika kerusuhan pecah dalam sebuah perayaan desa.
Di tengah kekacauan tersebut, seorang dukun tua melakukan ritual kutukan yang memanggil entitas penuh dendam. Sejak saat itu, berbagai kejadian misterius mulai meneror warga desa dan menghadirkan suasana mencekam.
Darso pun perlahan terseret ke dalam kekuatan gelap yang ternyata memiliki hubungan dengan luka mendalam yang selama ini dipendamnya. Tanpa disadari, kekuatan tersebut berkaitan dengan sosok yang pernah sangat berarti dalam hidupnya.
Selain menghadirkan kisah horor supranatural, Badut Gendong juga memadukan unsur psikologis dan kritik sosial yang menambah ketegangan sepanjang cerita.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 27 Mei 2026. Deretan pemain yang membintangi film tersebut antara lain Marthino Lio, Derby Romero, Clara Bernadeth, Dayinta Melira, serta Iskak Khivano.







