JAKARTA – Jasamarga Tranjawa Tol menyiagakan layanan operasional di Ruas Trans Jawa guna mengantisipasi lonjakan mobilitas kendaraan selama periode libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang diperkirakan berlangsung pada 27 Mei hingga 1 Juni 2026.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan berbagai langkah antisipatif telah dipersiapkan untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman, dan lancar selama masa libur panjang.
“Kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman dan lancar selama periode libur panjang,” kata Ria dikutip Rabu, 27 Mei.
Kesiapan layanan operasional tersebut dilakukan melalui optimalisasi layanan transaksi, penguatan layanan lalu lintas, kesiagaan petugas, hingga pemantauan kondisi arus kendaraan secara real time.
Sebanyak 17 gardu arah Palimanan dan 13 gardu arah Jakarta disiapkan untuk mendukung kelancaran transaksi di Gerbang Tol Cikampek Utama secara situasional sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.
Optimalisasi gardu transaksi juga dibarengi dengan kesiapan petugas operasional di sejumlah gerbang tol utama, khususnya pada ruas yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan seperti Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Semarang Seksi A, B, C, hingga Surabaya-Gempol.
Selain itu, pihak JTT turut menyiagakan armada layanan lalu lintas selama 24 jam penuh yang terdiri atas 31 unit derek, tujuh ambulans, enam kendaraan rescue, 17 unit Patroli Jalan Raya, dan 19 unit Mobile Customer Service.
“Armada-armada ini disiagakan untuk mendukung penanganan kondisi darurat, menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” katanya.
Pemantauan kondisi lalu lintas juga dilakukan secara real time melalui kamera pengawas atau CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian informasi serta didukung Dynamic Message Sign untuk memberikan informasi terkini kepada pengguna jalan.
JTT juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, termasuk kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional berdasarkan diskresi kepolisian sesuai kondisi di lapangan.
Ria mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, menghindari berkendara dalam kondisi lelah, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.
“Pengguna jalan juga diharapkan selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan guna mendukung perjalanan yang aman, lancar dan nyaman selama periode libur panjang Hari Raya Idul Adha,” ujarnya.
Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dapat diakses melalui kanal resmi Jasa Marga Group, seperti layanan pusat panggilan 24 jam di 133, aplikasi Travoy, dan media sosial resmi perusahaan.







