TANGERANG SELATAN – Sarapan kerap dianggap sepele, padahal pilihan makanan di pagi hari sangat menentukan energi dan fokus sepanjang hari. Menu yang tepat bisa membuat tubuh tetap bertenaga, sementara sarapan yang kurang bergizi justru memicu rasa lelah, sakit kepala, hingga cepat lapar sebelum siang.
Menariknya, para dokter dengan jadwal padat justru memilih sarapan yang sederhana namun konsisten. Dari berbagai pilihan, satu menu yang paling sering dikonsumsi adalah oatmeal.
Dalam wawancara dengan TODAY.com, sebagian besar tenaga medis dari berbagai spesialisasi mengaku rutin mengonsumsi oatmeal. Namun, jenis yang paling direkomendasikan adalah steel-cut oats, yaitu gandum potong kasar yang kaya serat, terutama beta-glukan.
Menurut Wendy Ho, serat tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. “Serat larut seperti beta-glukan membantu menjaga keteraturan pencernaan dan mencegah sembelit,” ujarnya.
Meski begitu, jenis lain seperti rolled oats tetap bisa menjadi alternatif yang lebih praktis, meskipun kandungan seratnya sedikit lebih rendah.
Salah satu keunggulan oatmeal adalah fleksibilitasnya. Banyak dokter menambahkan topping sehat seperti biji chia, kacang-kacangan, dan buah beri untuk meningkatkan nilai gizi sekaligus rasa. Kombinasi ini memberikan asupan serat, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral.
Jennifer McQuade menyebutkan bahwa ia mengombinasikan berbagai bahan untuk mendapatkan nutrisi seimbang. “Saya mencoba mendapatkan serat yang baik, lemak sehat dari biji-bijian, serta fitonutrien dari buah,” katanya.
Selain itu, oatmeal juga mudah disesuaikan dengan preferensi. Susan Cheng, misalnya, memilih menggunakan susu nabati untuk mengurangi asupan lemak jenuh dan kerap menyiapkan overnight oats dengan berbagai topping sehat.
Bagi yang kurang menyukai oatmeal, masih ada pilihan sarapan sehat lain seperti yogurt dengan buah, roti gandum dengan alpukat dan protein tambahan, hingga smoothie dari buah dan sayur. Kunci utamanya tetap sama, yakni mengombinasikan serat, protein, dan lemak sehat agar kenyang lebih lama tanpa lonjakan gula darah.
Dengan memilih sarapan yang tepat, Anda tidak hanya memulai hari dengan energi yang optimal, tetapi juga mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.







