• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Studi Ungkap Terlalu Lama Duduk Tingkatkan Risiko Kematian

Irina Jusuf by Irina Jusuf
April 9, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 3min read
Studi Ungkap Terlalu Lama Duduk Tingkatkan Risiko Kematian
227
SHARES
2.2k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Kebiasaan duduk dalam waktu lama selama ini memang dikenal berdampak buruk bagi kesehatan. Namun, banyak orang percaya bahwa rutin berolahraga bisa sepenuhnya “menebus” efek negatif tersebut. Sayangnya, temuan terbaru justru menunjukkan hal sebaliknya.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology mengungkap bahwa aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga berat sesuai rekomendasi mingguan belum tentu mampu menghilangkan seluruh risiko kardiovaskular akibat terlalu lama duduk.

Penelitian ini menganalisis data lebih dari 89.500 peserta dalam studi kesehatan jangka panjang UK Biobank. Para peneliti memantau aktivitas harian peserta, termasuk durasi duduk dan tingkat aktivitas fisik, lalu menelusuri dampaknya hingga hampir satu dekade.

BACA JUGA :  KAI Perpanjang Operasional LRT Jabodebek pada Malam Tahun Baru

Hasilnya menunjukkan bahwa semakin lama seseorang duduk, semakin tinggi pula risiko mengalami gangguan seperti fibrilasi atrium, serangan jantung, gagal jantung, hingga kematian akibat penyakit kardiovaskular. Bahkan, mereka yang duduk lebih dari 10,6 jam per hari (di luar waktu tidur) memiliki risiko hingga 60 persen lebih tinggi mengalami gagal jantung atau meninggal karena penyakit jantung.

Meski begitu, olahraga tetap memberikan manfaat. Risiko fibrilasi atrium dan serangan jantung dapat ditekan jika seseorang tetap aktif berolahraga setidaknya 150 menit per minggu. Namun, untuk risiko gagal jantung dan kematian kardiovaskular, olahraga saja belum cukup jika sebagian besar waktu dihabiskan dengan duduk.

Karena itu, para ahli menekankan pentingnya menambahkan aktivitas ringan di sela-sela waktu duduk. Organisasi seperti American Heart Association juga menyarankan masyarakat untuk mengurangi durasi duduk demi menjaga kesehatan jantung.

BACA JUGA :  Lomba Ketinting di Bulungan Makan Korban, Satu Peserta Tewas Tabrakan

Ahli jantung Rigved Tadwalkar menjelaskan bahwa kurangnya gerakan dapat memperlambat sirkulasi darah, melemahkan otot jantung, serta meningkatkan risiko kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, dan resistensi insulin. Bahkan, peradangan dalam tubuh juga bisa meningkat akibat terlalu lama tidak bergerak.

Ia menegaskan, orang yang rutin berolahraga pun tetap berisiko jika sebagian besar harinya dihabiskan dengan duduk.

Senada dengan itu, Ragavendra Baliga menyarankan untuk membatasi waktu duduk di bawah 10,6 jam per hari sebagai langkah awal menjaga kesehatan jantung. Sementara Christopher Berg menekankan pentingnya tetap aktif sepanjang hari, tidak hanya saat berolahraga.

Cara sederhana seperti lebih sering berdiri, berjalan sejenak di sela aktivitas, menggunakan tangga, hingga melakukan gerakan ringan bisa membantu mengurangi dampak duduk terlalu lama. Intinya, menjaga tubuh tetap bergerak sepanjang hari menjadi kunci penting untuk melindungi kesehatan jantung.

BACA JUGA :  Partai Gelora Tidak Gunakan Dana Kampanye, KPU Tangsel Beri Penjelasan
Tags: Bahaya duduk lamagejala sakit jantung
Previous Post

BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia dalam Daftar “Global 500 2026” Versi Brand Finance, Corporate Rebranding Jadi Kunci Penguatan Posisi di Panggung Global

Next Post

Presiden Prabowo Jaga Subsidi BBM, Tegaskan Prioritas untuk Rakyat Kecil

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Prabowo: Di Tengah Krisis Timur Tengah, Kondisi Indonesia Masih Lebih Baik

Presiden Prabowo Jaga Subsidi BBM, Tegaskan Prioritas untuk Rakyat Kecil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com