TANGERANG SELATAN – Melalui akun Instagram pribadinya, Aurelie mengumumkan bahwa kisah “Broken Strings” yang sempat viral dan menyentuh banyak orang akan diadaptasi menjadi film layar lebar.
Ia mengungkapkan keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk melakukan diskusi dengan sejumlah rumah produksi dan sutradara.
Aurelie menegaskan bahwa langkah ini bukan didasari oleh keinginan untuk meraih keuntungan semata atau mengejar popularitas. Baginya, keaslian cerita dan kekuatan pesan menjadi faktor utama dalam menentukan pihak yang akan terlibat dalam proyek tersebut.
Ia memilih bekerja sama dengan pihak yang dinilai benar-benar peduli terhadap cerita yang diangkat serta mampu menyampaikan pesan dengan tulus, bukan sekadar mengikuti tren.
Aktris berusia 30 tahun itu juga berharap adaptasi film “Broken Strings” dapat menjadi media edukasi bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran terhadap bahaya child grooming, yang masih jarang dibahas secara terbuka.
Selain itu, ia ingin karya ini bisa memberikan dukungan moral bagi para penyintas agar tidak merasa sendirian dalam menghadapi pengalaman mereka.
Sebagai informasi, “Broken Strings” merupakan buku emosional yang sebelumnya dibagikan oleh Aurelie dan berhasil menarik perhatian publik luas.
Hingga kini, ia belum mengungkapkan detail mengenai sutradara maupun rumah produksi yang akan menggarap film tersebut. Ia pun menutup pengumumannya dengan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir dari para pengikutnya.
© 2022 TangselXpress.com