JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa penerapan sistem one way nasional selama arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah direncanakan akan berakhir pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut akan didahului dengan proses evaluasi.
Ia menjelaskan, laporan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menunjukkan kondisi arus kendaraan mulai mengalami penurunan. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan evaluasi bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, serta melaporkan hasilnya kepada Kapolri.
Menurut Agus, selama puncak arus mudik pada 18 hingga 19 Maret, tercatat sekitar 270 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 4,26 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Meski demikian, kondisi di sejumlah titik seperti pelabuhan penyeberangan dan stasiun terpantau relatif landai dan tidak mengalami lonjakan signifikan. Situasi secara umum dinilai masih aman dan terkendali.
Ke depan, Polri memastikan akan terus menjaga keamanan selama periode Lebaran, termasuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan masyarakat.
Agus juga menyebutkan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban hingga saat ini tetap kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Bahkan, angka kecelakaan lalu lintas dilaporkan mengalami penurunan sekitar 4 persen. Sementara itu, angka fatalitas korban meninggal dunia juga turun cukup signifikan, yakni mencapai 28,9 persen. Hal ini dinilai sebagai hasil dari kerja sama berbagai pihak, termasuk petugas di lapangan serta dukungan teknologi dalam memantau arus kendaraan.
© 2022 TangselXpress.com