DEPOK — Sebanyak 91 dosen dan tenaga kependidikan UI beserta keluarga resmi diberangkatkan menuju kampung halaman melalui program Mudik Bersama UI-DAMRI 2026 pada Jumat (13/3/2026). Program kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan sektor transportasi publik dalam memfasilitasi kebutuhan warga kampus menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Para pemudik diberangkatkan menggunakan tiga unit armada bus DAMRI yang melayani rute Semarang-Surabaya, Solo-Yogyakarta, serta Purwokerto-Purworejo.
Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menjaga kesejahteraan pegawai. “UI hadir bukan hanya sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai keluarga besar yang peduli pada kebahagiaan dan kesejahteraan anggotanya,” kata Prof Heri sebelum melepas keberangkatan bus.
Ia berharap, momentum silaturahmi di kampung halaman dapat menyuntikkan semangat baru bagi para pegawai saat kembali bertugas nanti. “Kami ingin memastikan para pegawai dapat bertemu keluarga terkasih dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan,” tambahnya.
Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut Direktur Utama Perum DAMRI yang juga anggota Majelis Wali Amanat (MWA) UI, Dr. Ir. Setia N. Miliatia Moemin, MBA. Ia memastikan bahwa seluruh armada yang digunakan telah melalui uji kelayakan (ramp check) dan dalam kondisi laik jalan.
“Kami ingin mengantarkan para pemudik kembali berkumpul dengan keluarga tercinta. Seluruh kru yang bertugas telah melalui serangkaian uji kesiapan untuk memberikan pelayanan terbaik dan mengedepankan keramahan,” ungkap Dr. Setia.
Inisiatif mudik bareng ini lahir dari dialog strategis antara pimpinan UI dan DAMRI pada akhir Februari lalu. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang mempererat ikatan emosional di lingkungan sivitas akademika UI.
Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada peserta mudik. Suasana haru dan ceria berpadu saat terompet dibunyikan dan bus perlahan meninggalkan area kampus, disaksikan oleh jajaran Wakil Rektor, Senat Akademik, dan para direktur di lingkungan UI. Melalui program ini, UI membuktikan bahwa di balik kesibukan akademik, kesejahteraan dan kebersamaan warga kampus tetap menjadi prioritas utama.(*)







