TANGERANG SELATAN– Berbuka puasa menjadi momen yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Selain takjil manis, minuman hangat tradisional bisa menjadi pilihan untuk membantu tubuh kembali segar dan hangat saat Ramadan.
Salah satu sajian khas yang patut dicoba adalah Wedang Semlo dari Yogyakarta. Minuman tradisional ini dikenal dengan kuah rempah beraroma harum serta isian pisang yang lembut dan manis alami.
Perpaduan jahe, kayu manis, dan kayu secang menghadirkan sensasi hangat yang menenangkan. Cocok dinikmati saat cuaca sejuk maupun sebagai pelengkap menu berbuka puasa bersama keluarga.
Berikut resep Wedang Semlo yang dikutip dari Cookpad, dengan cara pembuatan yang sederhana dan mudah dipraktikkan di rumah.
Bahan-bahan:
-
6 buah pisang muli
-
10 cm kayu manis
-
5 buah cengkeh
-
50 gram gula aren
-
30 gram gula pasir
-
15 gram jahe
-
Air jeruk nipis secukupnya
-
1/4 sendok teh garam
-
600 ml air
Cara Membuat:
-
Siapkan seluruh bahan yang akan digunakan.
-
Iris kecil gula aren, cuci bersih kayu manis dan cengkeh.
-
Cuci dan kupas jahe, lalu geprek agar aromanya keluar. Kupas dan iris pisang sesuai selera.
-
Masukkan air ke dalam panci, tambahkan gula pasir dan gula aren, aduk hingga larut.
-
Tambahkan jahe, kayu manis, dan garam.
-
Masak hingga mendidih dan tercium aroma harum rempah.
-
Masukkan irisan pisang, biarkan hingga sedikit lunak (jangan terlalu lama agar tidak hancur).
-
Matikan kompor, saring ke dalam gelas saji, lalu tambahkan air jeruk nipis sesuai selera.
Wedang Semlo bisa menjadi alternatif minuman berbuka yang sederhana namun kaya cita rasa tradisional. Kehangatan rempah khas Nusantara dalam setiap tegukan akan menambah keakraban momen Ramadan bersama keluarga di rumah.







