• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Tanamkan Karakter Cerdas Finansial Sejak Dini

Mahasiswa Akuntansi Universitas Pamulang Gelar Edukasi Menabung di TPA Al-Fityan Huseini

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Februari 9, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 4min read
Tanamkan Karakter Cerdas Finansial Sejak Dini
225
SHARES
3k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Literasi keuangan adalah salah satu keterampilan dasar yang sangat penting untuk ditanamkan pada usia dini. Sayangnya, tingkat pemahaman anak-anak tentang pengelolaan uang seringkali masih rendah, khususnya minimnya edukasi mengenai hal tersebut yang relevel dengan ketersediaan wujud dan tingkat kematangan pembelajaran. 

Menghadapi hal itu, tim mahasiswa dari Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) sukses mengadakan Pengabdian pada masyarakat berupa kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) di TPA Yayasan Al-Fityan Huseini, Jakarta Selatan, pada Selasa, 18 November 2025.

Kegiatan ini berjudul Sosialisasi Pentingnya Pengelolaan Keuangan Sejak Dini untuk Anak-Anak ini bertujuan memvisualisasikan anak-anak tentang apakah itu uang, apa itu tabungan, dan menjadikan anak-anak lebih disiplin dalam menggunakan uang saku milik mereka.

Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat

Program Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) yang dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa yang terdiri dari Tatik Apriyani Hidayat (Ketua), Anggita Julianti, Maylani Mega Utami, Sari, dibawah bimbingan dosen Ahmad Syauqi, S.E., M.M., bukanlah program yang semata bersifat teoritis, tetapi program yang menyenangkan bagi anak-anak usia dini.

Tatik Apriyani Hidayat, sebagai ketua dari kelompok menjelaskan bahwa penentuan TPA Yayasan Al-Fityan Huseini sebagai lokasi pengabdian berdasarkan pentingnya pendidikan nonformal dalam menyebarkan nilai-nilai positif di luar kurikulum sekolah formal. “Kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan sejak dini, sehingga anak-anak mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan sejak sekarang,” ujarnya dalam laporan kegiatan.

BACA JUGA :  PKM Unpam: Pengembangan Program Keterampilan Komunikasi

Metode Pembelajaran yang Interaktif dan Islami

Karena mengakui bahwa sasaran si pengamat adalah anak-anak, team pelaksana menggunakan strategi yang komunikatif, interaktif, dan sebagainya. Ada beberapa metode utama yang diterapkan dalam sosialisasi ini:

  1. Diskusi Interaktif dan Ice Breaking. Pembukaan dilakukan dengan suasana hangat untuk membangun kenyamanan bagi para peserta, agar mereka berani berpartisipasi aktif.
  2. Presentasi Visual. Bahan penampilan menggunakan media berupa slide dan gambar menarik yang dapat mewakili kehidupan sehari-hari anak, missal contoh uang jajan dan penggunaan celengan.
  3. Storytelling Islami. Salah satu bagian yang paling diminati adalah kisah Sahabat Nabi, Abdurrahman bin Auf. Melalui kisah ini, anak-anak diajarkan nilai kejujuran, kerja keras dalam mencari harta halal, serta pentingnya berbagi kepada sesama melalui sedekah.
  4. Praktik Langsung. Anak-anak tidak hanya mendengarkan, tetapi juga disimulasikan menabung dan latihan menentukan prioritas belanja.

Membedakan Kebutuhan vs Keinginan

Salah satu poin penting yang ditekankan dalam sosialisasi ini adalah kemampuan membedakan kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). Mahasiswa memberikan contoh nyata: buku sekolah dan makanan sehat adalah kebutuhan, sedangkan mainan baru atau jajan berlebihan seringkali merupakan keinginan.

BACA JUGA :  Peramalan Sumber Daya Manusia sebagai Strategi Menghadapi Perubahan Organisasi

Dengan demikian, dengan memahami perbedaan ini diharapkan anak-anak tersebut tidak lagi menghabiskan uang dengan impulsive. Selayaknya mereka mulai mengenal kesadaran untuk menyisihkan sebagian uang sakunya ke dalam celengan.

Hasil yang Dicapai: Lebih dari Sekadar Menabung

Berdasarkan pada evaluasi selama kegiatan berlangsung, antusiasme yang ditunjukkan oleh padara peserta sangat luar biasa. Indikator keberhasilan terlihat dari beberapa aspek:

  • Peningkatan Pemahaman: Anak-anak mulai memahami fungsi uang dan arti penting menabung sebagai cadangan masa depan.
  • Perubahan Sikap: Melalui simulasi, peserta mampu mempraktikkan cara menyisihkan uang saku secara rutin.
  • Penanaman Nilai Moral: Selain aspek finansial, anak-anak menyerap nilai kejujuran dan kepedulian sosial melalui konsep berbagi atau bersedekah.

Pihak Yayasan Al-Fityan Huseini menyambut baik inisiatif ini. Program ini dianggap memberikan nilai tambah bagi yayasan dalam membekali keterampilan hidup (life skills) bagi para santri TPA, melengkapi pendidikan keagamaan yang sudah ada.

Manfaat Bagi Mahasiswa dan Akademisi

Bagi para mahasiswa Universitas Pamulang, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain mengasah kemampuan komunikasi dan kerja sama tim, mereka juga belajar bagaimana menyederhanakan konsep akuntansi dan manajemen keuangan agar bisa diterima oleh masyarakat awam, bahkan anak-anak sekalipun.

BACA JUGA :  PKM Unpam: Pemanfaatan Teknologi Digital di PT Danis Emran Gemilang

Harapan ke Depan

Dalam laporan penutupnya, tim Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) memberikan saran agar edukasi literasi keuangan ini tidak berhenti pada satu kali kegiatan saja. Diperlukan sinergi antara pengelola TPA dan orang tua untuk terus memantau dan memotivasi kebiasaan menabung anak-anak di rumah.

“Harapan kami, kebiasaan menabung yang diajarkan hari ini bisa menjadi karakter yang melekat hingga mereka dewasa nanti. Kesadaran finansial adalah modal penting bagi mereka untuk menghadapi masa depan yang lebih sejahtera,“ tutur Tatik dalam kesimpulan laporannya.

Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi keuangan tidak harus kaku dan membosankan. Dengan metode yang tepat, anak-anak bisa memulai perubahan dalam mengelola keuangan keluarga dimulai dari celengan kecil mereka sendiri.

 

Penulis:

Tatik Apriyani Hidayat

Mahasiswa Program Studi Akuntansi S1 Universitas Pamulang

Artikel ini disusun berdasarkan Laporan Akhir Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang Tahun Akademik Ganjil 2025/2026.

Tags: Cerdas FinansialPKM Unpam
Previous Post

HPN 2026: Cak Imin Tegaskan Komitmen Pemerintah Jaga Keberlanjutan Ekonomi Media Nasional

Next Post

Bukan Sekadar Hiburan, Hobi Bisa Menjadi Pemulih Mental dari Stres Kerja

Related Posts

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z
DUNIA KAMPUS

Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z

Oktober 21, 2026
2.3k
Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital
DUNIA KAMPUS

Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital

Oktober 20, 2026
2.4k
Pembatasan Perdagangan: Tarif
DUNIA KAMPUS

Pembatasan Perdagangan: Tarif

Oktober 20, 2026
2.4k
Jenis-Jenis Pasar Modal
DUNIA KAMPUS

Kenapa Banyak Perusahaan Gagal Bukan Karena Modal, Tapi Karena Salah Hitung Orang?

Oktober 20, 2026
2.4k
Kita Terlalu Sibuk Belajar Bicara, tetapi Lupa Belajar Mendengarkan
DUNIA KAMPUS

Kita Terlalu Sibuk Belajar Bicara, tetapi Lupa Belajar Mendengarkan

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
Bukan Sekadar Hiburan, Hobi Bisa Menjadi Pemulih Mental dari Stres Kerja

Bukan Sekadar Hiburan, Hobi Bisa Menjadi Pemulih Mental dari Stres Kerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com