KEMUDAHAN akses internet membuat pelajar dapat memperoleh berbagai informasi dengan cepat. Namun, tidak semua informasi yang beredar di internet dapat dijadikan sumber belajar yang dapat dipercaya. Saat ini internet menjadi salah satu sumber utama dalam mencari informasi, baik untuk mengerjakan tugas sekolah, memperdalam materi pelajaran, maupun menambah wawasan.
Berbagai platform digital seperti website pendidikan, jurnal online, video pembelajaran, hingga media sosial menyediakan akses informasi yang sangat luas dan mudah dijangkau. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMA Negeri 74 Jakarta dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang cara memilih sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Saat ini internet sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kegiatan belajar para pelajar. Banyak siswa yang memanfaatkan internet untuk mencari referensi tugas, membaca artikel, atau memahami materi pelajaran yang belum mereka pahami di kelas. Akses yang mudah ini tentu memberikan banyak manfaat karena informasi dapat ditemukan dengan cepat dan beragam. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru. Tidak semua informasi yang beredar di internet memiliki tingkat keakuratan dan kredibilitas yang dapat dipercaya.
Agar dapat memilih sumber belajar yang tepat, pelajar perlu menerapkan beberapa strategi literasi digital. Salah satu strategi yang paling penting adalah memeriksa kredibilitas penulis atau pihak yang menerbitkan informasi tersebut. Informasi yang berasal dari lembaga pendidikan, universitas, atau organisasi resmi biasanya lebih dapat dipercaya dibandingkan dengan sumber yang tidak jelas identitasnya.
Pelajar juga perlu memperhatikan tujuan dari informasi yang disampaikan. Beberapa informasi di internet dibuat untuk tujuan promosi, opini pribadi, atau bahkan propaganda tertentu. Oleh karena itu, penting bagi pelajar untuk memastikan bahwa informasi yang digunakan bersifat objektif dan didukung oleh data yang jelas.
Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di SMA Negeri 74 Jakarta untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya literasi digital, khususnya dalam memilah dan menilai sumber belajar yang mereka temukan di internet. Sumber belajar yang kredibel merupakan sumber informasi yang dapat dipercaya karena memiliki dasar data yang jelas, penulis yang kompeten, serta melalui proses peninjauan atau verifikasi tertentu. Contoh sumber belajar yang kredibel antara lain buku akademik, jurnal ilmiah, website lembaga pendidikan, dan artikel yang ditulis oleh pakar di bidang tertentu.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 74 Jakarta dengan melibatkan siswa sebagai peserta kegiatan. Kegiatan dirancang dalam bentuk penyuluhan yang dikombinasikan dengan diskusi dan latihan sederhana agar siswa dapat memahami materi secara lebih mudah. Kegiatan yang dilakukan yaitu dengan penyampaian materi mengenai literasi digital dan pentingnya memeriksa sumber informasi di internet.
Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan dengan beberapa ciri sumber informasi yang dapat dipercaya, seperti adanya penulis yang jelas, sumber yang berasal dari lembaga pendidikan atau organisasi yang kredibel, serta informasi yang didukung oleh data.
Siswa diajak berbagi pengalaman mengenai cara mereka mencari informasi di internet, termasuk sumber apa saja yang biasanya mereka gunakan ketika mengerjakan tugas sekolah. Diskusi ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan siswa dalam mencari informasi sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum mereka pahami.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 74 Jakarta berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari para siswa. Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat aktif mengikuti penjelasan dan cukup terbuka dalam menyampaikan pendapat mereka. Setelah mengikuti kegiatan ini, siswa mulai memahami bahwa penting untuk memeriksa sumber informasi sebelum menggunakannya sebagai bahan belajar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital pada pelajar dapat dilakukan melalui pendekatan yang sederhana namun relevan dengan kebiasaan mereka sehari-hari.
Demikian artikel ini disusun dengan harapan dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi digital bagi pelajar dalam memilih sumber belajar yang kredibel di era informasi. Melalui kegiatan penyuluhan, diskusi, dan latihan sederhana, siswa menjadi lebih memahami bagaimana cara memilah dan menilai sumber belajar yang mereka temukan di internet. Dengan meningkatnya pemahaman tersebut, diharapkan siswa dapat lebih kritis dalam mencari dan menggunakan informasi, sehingga internet dapat dimanfaatkan secara lebih efektif sebagai sumber belajar.
Penulis:
Wira Hasmi Sutisna
Nabilah Farhana
Najamudin Nasrullah
Mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Universitas Pamulang







