• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Era Otomatisasi dan Kecerdasan Buatan, Masihkah Akuntan Dibutuhkan?

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 20, 2025
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Era Otomatisasi dan Kecerdasan Buatan, Masihkah Akuntan Dibutuhkan?
338
SHARES
3.8k
VIEWS

SEORANG akuntan adalah ahli keuangan yang terlatih. Tugas utama mereka adalah mengawasi, mendata, memeriksa, akuntan dan menyajikan informasi finansial untuk berbagai pihak, seperti perorangan, bisnis, organisasi, atau instansi pemerintahan. Sedangkan, AI (Kecerdasan Buatan), adalah cabang ilmu komputer yang fokus pada pengembangan mesin yang dapat menjalankan tugas-tugas yang umumnya memerlukan kemampuan berpikir manusia.

Intinya, AI bertujuan agar komputer bisa “berpikir”, belajar, menyelesaikan masalah, membuat keputusan, dan beradaptasi dengan lingkungan baru layaknya manusia. 

Sebagai mahasiswa Prodi Akuntansi, kami melihat akhir-akhir ini, AI berkembang sangat pesat. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, muncul pertanyaan yang mulai mengganggu banyak kalangan, seperti apakah profesi akuntan masih memiliki tempat di era digital ini? Berbagai sistem akuntansi kini bisa menyelesaikan tugas secara otomatis, kecerdasan buatan mampu merangkum laporan keuangan dalam waktu singkat, dan proses manual yang dulu memakan waktu kini digantikan oleh mesin. Hal ini memicu kekhawatiran, apakah peran akuntan akan perlahan menghilang? 

Dengan adanya teknologi AI ini mungkin saja peran seorang akuntan bisa tergantikan oleh teknologi yang pastinya memudahkan proses akuntansi menjadi lebih efisien dan lebih akurat. Tetapi sebagai akuntan profesional, kita punya kelebihan, yang tak mungkin dimiliki oleh AI, yaitu  nilai etika kejujuran sebab kepintaran yang ada dalam teknologi, itu diinstal oleh manusia, tetapi kejujuran seorang akuntan itu, diinstal oleh sauri tauladan, dan nilai religius (keagamaan) yang kita dapat dari Pendidikan.  

BACA JUGA :  Kejahatan Perbankan Makin Canggih, Gunakan Kartu Identitas Orang Lain dengan Bantuan AI

Meskipun AI sangat efisien dalam memproses menganalisis data, AI tidak memiliki kemampuan untuk memverifikasi kecurangan dari data yang diberikan atau mempertanyakan motif di balik suatu transaksi. AI tidak bisa mendeteksi kecurangan  data yang sengaja diinput terlihat valid secara teknis. Disini lah peran seorang akuntan sangat di butuhkan, karena seorang akuntan bertanggung jawab untuk memastikan data yang akan di olah oleh AI adalah data yang akurat, lengkap, dan etis. Tanpa pengawasan manusia, laporan keuangan yang dihasilkan AI, meskipun tampak sempurna secara teknis, bahkan disinformasi yang disengaja.

Solusinya para akuntan perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Solusinya adalah dengan menguasai literasi digital dan teknologi akuntansi. Akuntan profesional harus memahami cara kerja sistem AI, termasuk proses input dan olah data, serta potensi dan keterbatasannya. Mereka juga harus mampu menggunakan perangkat akuntansi berbasis AI sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, bukan sebagai pengganti pemikiran kritis.

BACA JUGA :  Kompensasi dan Hubungan Industrial dalam Menghadapi Fenomena Bekerja Secukup pada Generasi Z

Dengan begitu, akuntan dapat mengawasi, menyesuaikan, dan bahkan mengatasi masalah yang mungkin muncul dari sistem AI, memastikan bahwa teknologi bekerja untuk kepentingan bisnis yang sah dan etis. Ini berarti peran akuntan bergeser dari sekadar mengerjakan tugas menjadi mengelola dan mengarahkan alat yang mengerjakan tugas tersebut.

Di samping itu yang menjadi faktor krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi, para akuntan perlu mengasah kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking), berkomunikasi secara efektif, serta menyelesaikan persoalan yang rumit. Sebab, tugas mereka kini tidak hanya sebatas mencatat laporan keuangan, melainkan juga menafsirkan data dan memberikan masukan strategis yang berbasis pada analisis informasi. Dengan keterampilan tersebut, akuntan mampu berperan sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan, menghubungkan hasil keluaran dari sistem AI dengan kebutuhan manajemen yang memerlukan pertimbangan etika dan kebijaksanaan manusia.

BACA JUGA :  Peningkatan Literasi Keuangan Gen Z melalui Edukasi Digital Berbasis Media Sosial

Kesimpulan

Perkembangan AI memang mengubah cara kerja profesi akuntan. Namun, alih-alih menghilang, peran akuntan justru berevolusi. AI akan mengotomatisasi tugas rutin, membebaskan akuntan untuk berfokus pada integritas, etika, dan analisis kritis kemampuan yang tak dimiliki AI. Akuntan bertanggung jawab memastikan data akurat, lengkap, dan etis, bahkan saat diolah AI. Mereka juga mengawasi dan menyesuaikan sistem AI untuk mencegah kecurangan atau disinformasi. Solusinya adalah menguasai literasi digital dan teknologi akuntansi. Peran akuntan bergeser dari “melakukan tugas” menjadi “mengelola dan mengarahkan alat”, menjadikan profesi ini semakin vital sebagai penjaga kebenaran informasi keuangan di era digital dengan tetap mengedepankan Sense of Humanity yang selalu mengedepankan etika (sosial, moral dan nilai religus).

Penulis:

Gifari Shiyami Agung

Hanuun Oktavia Ramadhani

Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi
Universitas Pamulang
Tags: AIAkuntan
Previous Post

Truk Boks Tertemper KRL di Tangerang, Tiga Orang Terluka

Next Post

Usut Dugaan Korupsi Laptop, Kejagung Panggil Nadiem Makarim Senin Depan

Related Posts

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z
DUNIA KAMPUS

Pengaruh Financial Technology terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z

Oktober 21, 2026
2.3k
Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital
DUNIA KAMPUS

Sekali Klik, Uang Berpindah: Di Balik Cepatnya Transaksi Perbankan di Era Digital

Oktober 20, 2026
2.4k
Pembatasan Perdagangan: Tarif
DUNIA KAMPUS

Pembatasan Perdagangan: Tarif

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
Seret Tiga Hakim, Kejagung Periksa 14 Saksi Kasus Vonis Lepas Korupsi CPO

Usut Dugaan Korupsi Laptop, Kejagung Panggil Nadiem Makarim Senin Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com