• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Implementasi Sarbanes-Oxley Act (Soa) dalam Penilaian Pengendalian Resiko Internal Audit

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Desember 14, 2024
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Implementasi Sarbanes-Oxley Act (Soa) dalam Penilaian Pengendalian Resiko Internal Audit
199
SHARES
3.7k
VIEWS

PENGENDALIAN Internal merupakan Rencana dari Perusahaan atau organisasi dengan menggunakan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi sehingga dapat terhindar dari risiko apabila tidak tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Penggunaan Sumber daya dapat digunakan untuk meningkatkan, mengendalikan, dan mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh organisasi sehingga tujuan tersebut dapat dilakukan secara efesiensi.

Dalam Pengendalian Internal perlu adanya Sarbaness-Oxley Act (SOA) untuk memproteksi kepentingan investor dengan cara menciptakan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), full disclosure, dan akuntabilitas dalam perusahaan (Sarbanes dan Oxley, 2002). Serta Kerangka Kerja (Framework) COSO untuk efektifitas dan efisiensi operasi, mendorong kehandalan laporan keuangan, dan dipatuhinya hukum dan peraturan yang ada. 

BACA JUGA :  Cerdas Mengelola Keuangan Sejak Dini dengan Menabung, Berhemat, dan Berinvestasi

Dalam era globalisasi dan transparansi keuangan, implementasi Sarbanes-Oxley Act (SOA) menjadi relevan bagi perusahaan multinasional seperti PT. Unilever Indonesia Tbk. SOA tidak hanya bertujuan memastikan pelaporan keuangan yang akurat, tetapi juga memperkuat pengendalian internal dan tata kelola perusahaan. Framework COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission) adalah alat yang ideal untuk mengimplementasikan SOA dalam menilai risiko dan pengendalian internal secara sistematis.

SOA, khususnya bagian 404, menuntut perusahaan untuk memvalidasi efektivitas pengendalian internal mereka. Di PT. Unilever Indonesia, kompleksitas operasi, dari rantai pasokan hingga pemasaran, menimbulkan risiko seperti fraud, kesalahan pelaporan, atau efisiensi yang terhambat. Dengan COSO Framework, perusahaan dapat mengidentifikasi dan memitigasi risiko ini melalui lima komponen utama: lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta monitoring.

BACA JUGA :  Tips untuk Mempertahankan Laba Perusahaan

Pada Perusahan PT Unilever Indonesia Tbk, dalam Laporan Tahunan (Annual Report) 2019 yang di rilis pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dijelaskan bahwa PT. Unilever Indonesia telah berkomitmen untuk mematuhi kerangka kerja dan praktik pengendalian keuangan yang diakui secara global berdasarkan Pasal 404 Sarbanes-Oxley Act (SOX), serta kerangka kerja pengendalian internal Unilever Indonesia sepenuhnya selaras dengan Kerangka Kerja Internal Kontrol-Terpadu yang dikembangkan oleh COSO, dan telah menggabungkan 17 prinsip kerangka kerja COSO.

Kesimpulan

Dapat dilihat bahwa PT. Unilever Indonesia melakukan pengendalian Internal dengan penggunaan Sarbaness-Oxley Act (SOA) dan kerangka kerja COSO sebagai meningkatkan Efektifitas dan Efesiensi dalam Perusahaan sehingga meningkatkan daya saing perusahaan. PT. Unilever Indonesia dapat menjadi contoh bagaimana tata kelola yang kuat, didukung kerangka kerja yang terstruktur, mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan pemangku kepentingan.

BACA JUGA :  PKM Unpam: QRIS sebagai Inovasi Digital sistem Pembayaran Indonesia 

 

Penulis:

Ahmad Ziddan Arifin 

Dian Kurnia Gusti

Naila Fitriani  

Rinto Adi Putra

Ricky Fathurrahman

Mahasiswa Univesitas Pamulang Prodi Akuntansi S1

Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah Mata Kuliah Internal Audit.

Tags: Artikel Mahasiswa UnpamRuang Unpamuniversitas pamulangunpam
Previous Post

Buka Tangsel Sejiwa Fest, Benyamin: Hajat Bersama Rayakan HUT Ke-16 Tangsel

Next Post

Kecurangan Karyawan dan Manajemen Menggerus Integritas Perusahaan

Related Posts

Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi
DUNIA KAMPUS

Public Speaking: Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berkomunikasi

Oktober 21, 2026
2.4k
Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?
DUNIA KAMPUS

Tinggal Scan, Uang Berkurang: Apakah Kemudahan Pembayaran Digital Membuat Kita Lebih Boros?

Oktober 21, 2026
2.4k
Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda
DUNIA KAMPUS

Cicilan Murah, Masa Depan Mahal: Paylater dan Literasi Keuangan Anak Muda

Oktober 21, 2026
2.1k
Next Post
Kecurangan Karyawan dan Manajemen Menggerus Integritas Perusahaan

Kecurangan Karyawan dan Manajemen Menggerus Integritas Perusahaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com