KEWIRAUSAHAAN merupakan kemampuan untuk menciptakan dan mengelola sesuatu yang baru melalui proses kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang sukses, memecahkan persoalan, dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan atau usaha.
Peluang kewirausahaan dalam pengertian lebih mendalam dapat dibagi menjadi dua yaitu peluang internal dan peluang eksternal.
Peluang internal adalah peluang yang sudah ada dalam diri wirausaha sehingga menjadi dasar untuk membaca keadaan sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Sedangkan peluang eksternal adalah peluang yang lahir dari proses pembacaan kondisi atau respon seorang wirausaha atas situasi yang berpotensi untuk menjadi peluang (kesempatan pasti).
Pada era saat ini banyak masyarakat yang berminat dalam membuka peluang usaha atau bisnis untuk meningkatkan perekonomian dalam mencapai kehidupan yang lebih baik.

Banyak berbagai usaha atau bisnis yang dijalankan oleh masyarakat. Ide usaha yang kreatif dan menarik merupakan kunci dalam mengembangkan suatu bisnis atau usaha agar dapat meningkatkan minat pembeli.
Untuk itu, melalui kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM), kami Mahasiswa/i Prodi Akuntansi Program Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang melakukan kegiatan sosialisasi mengenai peluang kewirausahaan dan peningkatan kreativitas serta pemasaran digital.
Kegiatan diikuti Siti Aflachah sebagai ketua kelompok dan tiga anggota lainnya yang terdiri dari Inggit Purnama Sari, Eka Linda Novyana, Shopia Saragih bersama dengan dosen pendamping yaitu Ibu Suciati Muanifah S.E., M.M.
Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 9 April 2023 di Panti Asuhan Asrama Cerdas Yatim dan Dhuafa Pelopor Kepedulian Cabang Villa Pamulang yang bertempat di Blok CF 3 No. 2 Tangerang.
Kegiatan yang kami lakukan memberikan serta mengajarkan kepada anak-anak bagaimana cara berwirausaha dengan memanfaatkan kain flannel untuk dijadikan berbagai kreativitas seperti bunga, tempat pensil, dompet.
Kemudian dari hasil kreativitas anak-anak tersebut dapat dijual secara langsung maupun media digital pemasaran. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kreativitas anak untuk berwirausaha sejak usia dini. Selain itu, kegiatan PKM yang dilakukan diharapkan dapat menambah wawasan para peserta.
Pada saat pelaksanaan, anggota kelompok langsung melakukan pendampingan dan pelatihan, dikarenakan peserta PMKM merupakan anak dengan kisaran usia antara7-11 tahun, para anggota PKM meminta bantuan kepada para pendamping peserta yang berasal dari panti asuhan tersebut untuk melakukan pendampingan.
Pelatihan yang diberikan meliputi pengenalan nama-nama bahan yang akan digunakan dan cara pembuatan vas bunga serta pembuatan bunga sebagai produk utamanya. Selain itu, ada juga praktek pemasaran, praktek tersebut dilakukan dengan cara membagi peserta menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok terdiri dari penjual dan pembeli.
Masing-masing kelompok diminta untuk mempromosikan hasil kreativitas yang telah selesai dibuat. Si penjual diminta untuk menawarkan produknya sehingga terjadi tawar menawar antara penjual dan pembeli serta ditemukannya harga keseimbangan.
Di akhir sesi, para anggota PMKM memberikan apresiasi kepada para peserta atas semangatnya mengikuti kegiatan PMKM dari awal sampai akhir. Senyum sumringah terpampang jelas dari wajah-wajah mereka, mengalirkan kebahagian yang sama kepada para anggota pelaksana kegiatan PMKM saat itu.







