TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat penanganan banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Salah satunya melalui pembangunan turap dan saluran pembuangan air di kawasan Grand Serpong, Kecamatan Ciputat.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko banjir sekaligus mengantisipasi potensi longsor di kawasan tersebut.
Menurut Pilar, pembangunan turap dan saluran pembuangan menjadi bagian penting dalam pengendalian aliran air, khususnya di wilayah yang memiliki potensi terdampak luapan air.
“Pemkot Tangsel terus melakukan penanganan pada sejumlah titik yang memiliki persoalan banjir dan longsor dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan di masing-masing lokasi,” ujar Pilar, Jumat (4/9/2026).
Salah satu lokasi yang mendapat penanganan adalah kawasan Grand Serpong. Wilayah tersebut sebelumnya mengalami persoalan luapan air yang menyebabkan genangan hingga longsor di sejumlah titik.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan Robby Cahyadi mengatakan, pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut dilakukan untuk menangani persoalan banjir sekaligus longsor.
“Di Grand Serpong penanganannya ada beberapa, karena di sini ada longsor dan banjir kondisinya,” ujar Robby, Rabu (2/9/2026).
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan turap baru setinggi empat meter dengan panjang 165 meter. Selain itu, turap eksisting juga ditinggikan hingga mencapai empat meter sepanjang 132 meter.
Pemkot Tangsel juga membangun saluran pembuangan air sepanjang 429 meter sebagai bagian dari upaya mengendalikan aliran air di kawasan tersebut.
Robby mengatakan Grand Serpong menjadi salah satu titik yang mengalami persoalan banjir. Dengan pembangunan turap dan saluran pembuangan, aliran air diharapkan dapat lebih terkendali sehingga risiko luapan yang berdampak terhadap lingkungan sekitar dapat ditekan.
“Di Grand Serpong ini sering banjir. Jadi kita kasih turap, nanti harusnya tidak limpas lah turapnya,” kata Robby.
Pembangunan infrastruktur tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026, sesuai dengan masa pelaksanaan kontrak.
Pemkot Tangsel berharap pembangunan turap dan saluran pembuangan tersebut dapat memperkuat sistem pengendalian air sekaligus memberikan perlindungan bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar kawasan Grand Serpong.







