MAHASISWA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini mengangkat tema Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Perilaku Impulsive Buying Pelajar di Era Digital.
Perkembangan media sosial yang semakin pesat telah mengubah kebiasaan pelajar dalam memperoleh informasi dan berbelanja. Berbagai promosi digital seperti flash sale, live shopping, cashback, voucher, hingga rekomendasi influencer membuat proses belanja menjadi lebih menarik, namun di sisi lain meningkatkan risiko pembelian impulsif.
Fenomena FOMO muncul ketika seseorang merasa takut tertinggal tren atau informasi yang sedang populer. Perasaan tersebut sering membuat seseorang membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan hanya agar merasa tidak ketinggalan. Kondisi ini banyak terjadi pada kalangan pelajar karena mereka merupakan pengguna aktif media sosial dan mudah dipengaruhi lingkungan digital.
Kegiatan PKM dilaksanakan di SMK Bina Harapan Ciseeng dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai FOMO, perilaku impulsive buying, literasi digital, dan pengelolaan keuangan. Materi disampaikan melalui presentasi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi sederhana, pre-test, dan post-test sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih mudah.
Pada awal kegiatan, peserta diberikan penjelasan mengenai pengertian FOMO beserta contoh yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tim PKM menjelaskan bagaimana strategi pemasaran digital memanfaatkan rasa takut kehabisan kesempatan melalui promo terbatas, countdown, diskon besar, hingga endorsement influencer. Peserta juga diberikan contoh kasus nyata yang sering muncul pada platform media sosial.
Diskusi berlangsung aktif karena sebagian besar peserta mengaku pernah membeli produk hanya karena sedang viral atau sedang diskon. Dari diskusi tersebut peserta mulai memahami bahwa keputusan pembelian harus mempertimbangkan kebutuhan, manfaat produk, dan kemampuan keuangan.
Tim PKM memberikan beberapa langkah untuk mengurangi perilaku impulsive buying, seperti membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja, menunda pembelian selama 24 jam, menetapkan batas anggaran, mengurangi paparan promosi digital, serta meningkatkan kebiasaan menabung. Peserta kemudian mengikuti simulasi analisis promosi digital dan diminta menentukan keputusan pembelian secara rasional.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak FOMO terhadap perilaku konsumtif.
Berdasarkan hasil evaluasi, peserta menjadi lebih mampu membedakan kebutuhan dan keinginan serta lebih berhati-hati dalam mengikuti tren media sosial. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan partisipasi selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini diharapkan pelajar menjadi generasi yang lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial, memiliki literasi digital dan keuangan yang baik, serta mampu mengendalikan diri ketika menghadapi berbagai promosi digital. Sinergi antara Universitas Pamulang dan sekolah diharapkan terus berlanjut agar edukasi seperti ini dapat menjangkau lebih banyak pelajar di masa mendatang.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini mengangkat tema Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Perilaku Impulsive Buying Pelajar di Era Digital. Perkembangan media sosial yang semakin pesat telah mengubah kebiasaan pelajar dalam memperoleh informasi dan berbelanja. Berbagai promosi digital seperti flash sale, live shopping, cashback, voucher, hingga rekomendasi influencer membuat proses belanja menjadi lebih menarik, namun di sisi lain meningkatkan risiko pembelian impulsif.
Artikel ini disusun sebagai dokumentasi kegiatan PKM sekaligus sebagai media informasi bagi masyarakat mengenai pentingnya memahami dampak Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku impulsive buying pelajar di era digital.
Penulis:
Muhammad Ismail Albukhari
Nugroho Mukhti
Siti Khairunnisa
(Mahasiswa Universitas Pamulang)







