• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OLAHRAGA

Mengenal Tanjung Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 16, 2026
in NEWS, OLAHRAGA
Reading Time: 2min read
Mengenal Tanjung Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026

Penampakan suasana di kawasan pesisir Tanjung Verde (Foto: Expedia)

219
SHARES
2.5k
VIEWS

TANJUNG VERDE– Tanjung Verde mendadak menjadi sorotan publik dunia setelah tampil mengejutkan di ajang Piala Dunia 2026. Negara kepulauan kecil di Afrika Barat itu sukses membuat Spanyol frustrasi usai menahan imbang salah satu raksasa sepak bola dunia tersebut dengan skor 0-0.

Hasil imbang melawan Spanyol menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 sejauh ini. Penampilan impresif Tanjung Verde membuat banyak penggemar sepak bola penasaran dengan negara yang juga dikenal dengan nama Cape Verde tersebut.

Tanjung Verde merupakan negara kepulauan yang terletak di Samudra Atlantik, sekitar 570 kilometer dari pesisir Afrika Barat. Negara ini terdiri dari 10 pulau utama yang terbagi ke dalam dua kelompok, yakni Kepulauan Barlavento (Windward) dan Sotavento (Leeward).

BACA JUGA :  Menaker Diminta Turun Langsung Usut Penahanan Ijazah Karyawan Karang Indah Mall

Meski memiliki wilayah dan populasi yang relatif kecil, Tanjung Verde dikenal sebagai salah satu negara paling stabil di Afrika. Bahkan, negara ini kerap disebut sebagai salah satu demokrasi terbaik di benua tersebut.

Nama Tanjung Verde sendiri berasal dari wilayah Tanjung Verde di Senegal. Pada abad ke-15, kepulauan ini ditemukan oleh pelaut Portugis dan saat itu belum memiliki penghuni tetap.

Seiring waktu, Tanjung Verde berkembang menjadi pusat perdagangan penting di Atlantik, termasuk dalam perdagangan budak Afrika pada masa kolonial. Perjalanan sejarah tersebut membentuk identitas masyarakat yang unik melalui perpaduan budaya Afrika dan Eropa.

Kehidupan sosial masyarakat Tanjung Verde sangat erat dengan tradisi lokal dan aktivitas komunitas. Selain itu, musik menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas nasional negara ini.

BACA JUGA :  Babak I: Indonesia vs Arab Saudi 1-0

Genre musik morna dikenal sebagai simbol nasional Tanjung Verde. Alunannya yang melankolis dan penuh emosi telah mendunia. Selain morna, masyarakat juga mengenal genre musik coladeira, funaná, dan batuque yang mencerminkan kekayaan budaya setempat.

Salah satu tokoh paling terkenal dari Tanjung Verde adalah Cesária Évora, penyanyi legendaris yang dijuluki “Diva Bertelanjang Kaki”. Kesuksesannya membawa nama Tanjung Verde ke panggung internasional dan menginspirasi banyak musisi muda.

Di bidang olahraga, sepak bola menjadi olahraga paling populer dan mampu menyatukan masyarakat dari berbagai pulau. Kini, perhatian dunia tertuju pada tim nasional Tanjung Verde yang tampil mengesankan di Piala Dunia 2026.

Meski memiliki populasi relatif kecil, Tanjung Verde membuktikan bahwa ukuran negara bukanlah penentu prestasi. Hasil impresif di Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa negara kecil ini siap menulis sejarah lebih besar di panggung sepak bola dunia.

BACA JUGA :  Gelombang Panas Ekstrem 43 Derajat Ancam Piala Dunia 2026, Pemain dan Suporter Waspada
Tags: budaya Tanjung VerdeCape VerdeCesária Évoramusik mornapiala dunia 2026sejarah Tanjung VerdeSpanyol vs Tanjung VerdeTanjung Verdetimnas Tanjung Verde
Previous Post

Edukasi Pengelolaan Keuangan dan Kewirausahaan untuk Meningkatkan Kreativitas Pemuda Karang Taruna

Next Post

Usai Dialog dengan Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu 5 Hari untuk Realisasi Tuntutan

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Usai Dialog dengan Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu 5 Hari untuk Realisasi Tuntutan

Usai Dialog dengan Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu 5 Hari untuk Realisasi Tuntutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com