DALAM upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kalangan generasi muda. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai wujud nyata Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan PKM di rancang untuk memberikan konstribusi nyata kepada masyarakat melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan keterampilan manajemen yang relevan tanpa mengharapkan imbalan, sekaligus upaya memberikan solusi konkret atas permasalahan social-ekonomi yang dihadapi warga.
Pelaksanaan kegiatan PKM ini berlangsung pada bulan Mei 2026 yang berlokasi di lingkungan posyandu Kec. Tapos. Tim PKM dari Program Studi Manajemen S1 Univesitas Pamulang ini terdiri dari Sifa Wulandari, Neiska Sekar Arum, Mutia Fujiawati dan Cornelia Dumarya Manik, S.E, M.M sebagai dosen pembimbing.
Adapun tema besar yang diusung dalam kegiatan ini adalah “PEMBERDAYAAN PEMUDA KARANG TARUNA MELALUI EDUKASI PENGELOLAAN KEUANGAN DAN KEWIRAUSAHAAN”. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dibawah pengawasan tim dosen pembimbing dan melibatkan Karang Taruna dan KADER – KADER sebagai mitra strategis dalam pengelolaan serta pendampingan program di lapangan.

Kegiatan ini juga dilatarbelakangi oleh pentingnya pemberdayaan pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan terkait literasi keuangan dan kewirausahaan, diharapkan pemuda Karang Taruna mampu menjadi individu yang lebih mandiri, produktif, dan mampu menciptakan peluang ekonomi di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, diskusi interaktif, dan pelatihan sederhana mengenai cara mengatur pemasukan dan pengeluaran, pentingnya menabung, pengelolaan modal usaha, hingga strategi pemasaran di era digital. Selain itu, peserta juga diberikan motivasi untuk mulai memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi usaha yang efektif dan hemat biaya. Pemanfaatan media sosial dinilai mampu membantu pelaku usaha kecil menjangkau pasar yang lebih luas.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga memberikan contoh sederhana peluang usaha yang dapat dijalankan oleh pemuda, seperti bisnis kuliner rumahan, penjualan produk secara online, jasa desain digital, hingga usaha kreatif berbasis lingkungan. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan para pemuda mampu melihat peluang usaha di sekitar mereka dan tidak hanya bergantung pada lapangan pekerjaan formal.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan diskusi selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta yang mulai tertarik untuk mencoba usaha kecil-kecilan serta belajar membuat pencatatan keuangan sederhana agar usaha dapat berkembang dengan lebih terarah.
Melalui kegiatan ini, peserta mulai memahami cara mengatur keuangan pribadi dengan lebih baik, seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, membuat pencatatan sederhana pemasukan dan pengeluaran, serta pentingnya menabung dan mengelola modal usaha. Selain itu, peserta juga mendapatkan motivasi untuk mulai mencoba peluang usaha kecil yang dapat dikembangkan sesuai potensi dan kreativitas masing-masing.
Artikel ini disusun untuk memberikan informasi kepada khalayak umum mengenai pentingnya edukasi pengelolaan keuangan dan kewirausahaan sebagai upaya pemberdayaan pemuda Karang Taruna. Melalui artikel ini, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa literasi keuangan dan jiwa kewirausahaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri, kreatif, dan produktif.
Penulis:
Kelompok 1







