• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pertamina Buka Suara soal Kenaikan Pertamax, Imbas Harga Impor BBM yang Melonjak

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juni 10, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Pertamina Buka Suara soal Kenaikan Pertamax, Imbas Harga Impor BBM yang Melonjak
278
SHARES
2.2k
VIEWS

BOGOR – PT Pertamina Patra Niaga akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax dan Pertamax Green. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga ketersediaan pasokan energi di tengah melonjaknya biaya impor BBM akibat gejolak geopolitik dunia.

VP Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga Sigit Setiawan mengatakan perusahaan sebelumnya masih berupaya menahan kenaikan harga BBM. Namun, kondisi pasar saat ini membuat langkah tersebut tidak lagi dapat dipertahankan.

“Beberapa waktu kemarin itu masih bisa kami tahan, tetapi kenapa kok hari ini nggak bisanahan? Karena kami harus memastikan ketersediaan di pasar itu ada barangnya,” ujar Sigit dalam Sarasehan Energi bertajuk “Transisi Energi dalam Memitigasi Konflik Global” yang digelar di Universitas IPB, Bogor, Jawa Barat, dikutip Rabu, 10 Juni.

BACA JUGA :  Pengerukan Pasir Laut Kembali Dibuka, Ketua DPD Ingatkan Hal Ini ke Presiden

Menurut Sigit, lonjakan harga BBM impor terjadi sejak pecahnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran. Kondisi tersebut menyebabkan harga BBM yang dibeli Pertamina dari pasar internasional menjadi lebih mahal dibanding harga jual di dalam negeri.

Meski demikian, Pertamina sempat menahan penyesuaian harga karena memahami upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

“Kalau biaya produksinya naik, akan berpengaruh ke harga jual produk yang dihasilkan. Berarti harga di pasar akan naik. Masyarakat konsumen bisa membeli, nggak? Tentu berat,” kata Sigit.

Atas pertimbangan tersebut, harga BBM nonsubsidi tidak mengalami kenaikan sejak Maret hingga awal Juni 2026. Namun kebijakan tersebut berdampak terhadap kemampuan perusahaan dalam melakukan pembelian BBM dari luar negeri.

BACA JUGA :  Hujan sejak Siang, Ini Sejumlah Titik Banjir di Tangsel

“Pertamina mengimpor BBM dengan harga tinggi, terus kami jual di domestik harganya rendah. Uang yang kami dapat (dari penjualan domestik) untuk membeli BBM dimarket(impor) tidak lagi mendapatkan volume yang sama,” ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, ketidakseimbangan antara biaya impor dan pendapatan dari penjualan membuat volume BBM yang dapat dibeli Pertamina terus berkurang. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi tersebut berpotensi mengganggu ketersediaan stok energi di dalam negeri.

“Kami tidak ingin kondisinya terus-terusan seperti ini, sehingga ketersediaan produk energi di masyarakat akan menurun. Ketika ada puncak permintaan, kondisi ini (penurunan stok energi) akan menjadi masalah,” kata Sigit.

Setelah melalui pembahasan bersama pemerintah, Pertamina akhirnya memutuskan untuk menyesuaikan harga Pertamax dan Pertamax Green guna memastikan pasokan energi tetap terjaga.

BACA JUGA :  Tubuh Sering Lelah dan Mengantuk? Bisa Jadi Pertanda Kekurangan Vitamin Ini

“Kami ingin memberikan pesan bahwa ini (harga BBM) memang perlu naik karena kondisinya memang harus kami pastikan terkait dengan ketersediaan suplai dimarket,” kata Sigit.

Mulai 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Adapun produk BBM lainnya tidak mengalami perubahan harga. Pertamax Turbo (RON 98) tetap dijual Rp20.750 per liter, Dexlite (CN 51) bertahan di Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp24.800 per liter.

Sementara itu, BBM bersubsidi masih dipasarkan dengan harga yang sama, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Tags: harga BBM Naikharga BBM Pertamina terbaruPertamax naik
Previous Post

Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Hotman Paris Siapkan Konferensi Pers

Next Post

Resmikan RSUD di Lampung, Prabowo Janjikan Obat Generik Murah untuk Rakyat

Related Posts

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Next Post
Resmikan RSUD di Lampung, Prabowo Janjikan Obat Generik Murah untuk Rakyat

Resmikan RSUD di Lampung, Prabowo Janjikan Obat Generik Murah untuk Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com