DALAM upaya mencetak generasi muda yang cerdas finansial dan berintegritas, tiga mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “KID-PRENEUR: Simulasi Pasar Tradisional Digital Untuk Mengenalkan Konsep Jual-Beli Dan Kejujuran Akuntansi Pada Anak-Anak”. Kegiatan edukatif ini berlangsung sukses di Madrasah Ibtidaiyah (MI) AL-ITTIHAD, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis bagi siswa MI AL-ITTIHAD mengenai dasar-dasar kewirausahaan sejak dini. Melalui pendekatan metode pembelajaran berbasis permainan interaktif, mahasiswa UNPAM menciptakan suasana simulasi pasar yang menyenangkan namun sarat akan nilai edukasi.
Metode pengajaran yang diterapkan dalam program KID-PRENEUR berfokus pada lima aspek utama pengembangan karakter dan keterampilan siswa, yaitu: Praktik Berdagang: Siswa belajar bagaimana menawarkan produk dengan cara yang menarik. Literasi Angka: Simulasi menghitung uang transaksi secara riil untuk melatih kecermatan. Pelayanan Pelanggan: Mengajarkan etika dan kesabaran dalam melayani pembeli. Kolaborasi Tim: Membangun sikap bekerja sama antar siswa dalam mengelola “toko” simulasi. Integritas Akuntansi: Menanamkan nilai pentingnya kejujuran dalam mencatat transaksi dan mengelola keuangan.
“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa akuntansi bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kejujuran dan tanggung jawab. Dengan metode simulasi pasar digital, anak-anak tidak hanya belajar berhitung, tetapi juga memahami bahwa setiap transaksi harus dilakukan secara jujur dan transparan,” Rifky Setyo Hanifan, ujar ketua kelompok PKM.
Pihak MI AL-ITTIHAD menyambut baik inisiatif mahasiswa UNPAM ini. Andi Mariyam S.Pd, selaku kepala Sekolah juga menyampaikan apresiasinya karena kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan karakter di era modern. Menurutnya, metode permainan interaktif yang dibawa mahasiswa berhasil memecah suasana belajar yang kaku menjadi lebih dinamis dan mudah diserap oleh siswa.
Antusiasme siswa terlihat jelas saat mereka mulai memasuki arena simulasi pasar. Setiap kelompok siswa diberikan modal awal dan berbagai produk untuk diperdagangkan, lengkap dengan peralatan simulasi transaksi digital. Suasana kelas yang semula tenang berubah menjadi semarak layaknya pasar tradisional yang aktif, di mana para siswa berlomba-lomba menjajakan dagangannya sambil tetap menjaga catatan keuangan sederhana yang telah diajarkan sebelumnya.
Selain aspek teknis jual-beli, mahasiswa UNPAM juga menekankan pentingnya manajemen emosi dan kejujuran dalam berinteraksi. Melalui tantangan-tantangan yang diberikan selama permainan, siswa diajak untuk tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga memahami bahwa kepuasan pelanggan dan integritas dalam menghitung kembalian adalah kunci utama dari kesuksesan seorang wirausahawan cilik. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun kepercayaan diri siswa sekaligus memupuk sikap jujur sejak dini.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan bagi para siswa untuk lebih melek finansial (financial literacy) dan memiliki karakter jujur sebagai pondasi dalam bertindak di masa depan. Kegiatan PKM ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Universitas Pamulang dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dasar.
Penulis:
Rifky Setyo Hanifan
Muhamad Alif Fabian
Saleh Anugerah Mendrofa
Mahasiswa Universitas Pamulang Jurusan Akuntansi







