TANGERANG – Polda Banten mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyusul viralnya video kemunculan sosok menyerupai “pocong” yang meresahkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.
Kabid Humas Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea, meminta masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Masyarakat kami minta tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan lingkungan, dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian atau melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam,” ujar Maruli, dikutip Jumat, 22 Mei.
Sebagai tindak lanjut atas keresahan warga, Polda Banten bersama Polresta Tangerang meningkatkan patroli kewilayahan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kapolresta Tangerang, Andi M. Indra Waspada Amirullah, mengatakan personel Polsek jajaran bersama Bhabinkamtibmas telah diinstruksikan menggencarkan patroli dialogis, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari di kawasan permukiman warga.
Selain itu, kepolisian juga tengah menyelidiki motif di balik aksi teror tersebut. Polisi mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan untuk memicu kepanikan warga yang kemudian dimanfaatkan untuk tindak kriminalitas.
“Kami tidak ingin keresahan masyarakat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, maupun gangguan kamtibmas lainnya,” tegas Indra.
Selain meningkatkan patroli aparat, Polda Banten bersama unsur TNI dan perangkat lingkungan juga mendorong masyarakat kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau ronda malam sebagai langkah preventif menjaga keamanan wilayah.







