JAKARTA – Arus balik Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung padat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sedikitnya 202.279 penumpang kereta api jarak jauh melakukan perjalanan pada Minggu, 29 Maret 2026.
Berdasarkan data hingga pukul 10.00 WIB, tingkat keterisian kursi (okupansi) bahkan telah mencapai 123,8 persen dan masih berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang terus berjalan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pola perjalanan tahun ini lebih merata dan tidak hanya menumpuk pada satu atau dua hari tertentu.
Menurutnya, sejak pertengahan Maret jumlah penumpang terus mengalami kenaikan dan kini masih berada dalam fase arus balik. Kereta api tetap diminati karena jadwalnya yang pasti serta kenyamanan selama perjalanan.
Secara keseluruhan, penjualan tiket selama periode Angkutan Lebaran telah melampaui kapasitas yang tersedia. Hingga 29 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket terjual mencapai 4.808.151 dari total kapasitas 4.498.696 kursi, atau setara 106,9 persen.
Jika dirinci, kereta api jarak jauh menjadi penyumbang terbesar dengan 4.048.682 penumpang atau 113,4 persen dari kapasitas. Sementara itu, kereta lokal mencatat 759.469 penumpang atau sekitar 81,9 persen dari total kursi yang disediakan.
Lonjakan jumlah penumpang ini terjadi secara bertahap sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran pada 11 Maret 2026. Puncak kepadatan terjadi pada fase arus balik, khususnya pada periode 22–24 Maret, ketika jumlah penumpang harian kereta jarak jauh menembus lebih dari 240 ribu orang.
KAI menegaskan bahwa okupansi di atas 100 persen tidak berarti terjadi kelebihan kapasitas dalam satu perjalanan. Hal ini disebabkan oleh sistem naik-turun penumpang di berbagai stasiun, sehingga satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang pada rute yang berbeda.
Di tengah tingginya minat masyarakat, KAI mengimbau calon penumpang untuk mempertimbangkan alternatif jadwal dan rute perjalanan. Selain itu, perusahaan juga menghadirkan Promo Silaturahmi berupa diskon 20 persen untuk tiket kelas eksekutif pada periode 25 Maret hingga 1 April 2026.
Beberapa kereta dengan tingkat pemesanan tinggi selama musim Lebaran antara lain KA Joglosemarkerto, KA Airlangga, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, hingga KA Jayakarta.







