• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Pekerja Sesi Malam Rentan Diserang Penyakit Diabetes dan Obesitas

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 24, 2024
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Pekerja Sesi Malam Rentan Diserang Penyakit Diabetes dan Obesitas
2.9k
SHARES
3.6k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Sebuah studi terbaru dari Washington State University and Pasific Northwest Nation Laboratory menyebut para pekerja yang mengambil sesi (shift) malam rentan terkena penyakit diabetes dan obesitas.

Dilansir dari Medical Daily, alasan risiko tersebut meningkat pada pekerja sesi malam hari yaitu karena ritme protein dalam tubuh yang terganggu. Terlebih bila sesi (shift) malam dilakukan selama tiga hari berturut-turut.

Melalui penelitian ini, para peneliti studi mengeksplorasi bagaimana pekerja shift malam lebih rentan terhadap gangguan metabolisme termasuk diabetes dan obesitas.

Menurut hasil yang diterbitkan dalam Journal of Proteome Research, bekerja pada jadwal malam terbukti dapat mengganggu ritme protein yang berkaitan dengan regulasi glukosa darah, metabolisme energi, peradangan, serta proses yang dapat memengaruhi perkembangan kondisi metabolisme kronis.

BACA JUGA :  Modifikasi Minuman Rendah Gula Bagi Penderita Diabetes, Bikin Nagih!

Peneliti kemudian merekrut sukarelawan yang menjalani simulasi jadwal shift malam atau siang selama tiga hari.

Para peserta kemudian tetap terjaga selama 24 jam setelah giliran kerja terakhir mereka, di bawah pencahayaan, suhu, postur, dan asupan makanan yang konstan.

Sementara para peserta tetap terjaga, sampel darah diambil untuk mengidentifikasi protein dalam sel sistem kekebalan berbasis darah.

Beberapa protein ini terkait erat dengan jam biologis utama. Karena jam utama yang menjaga tubuh pada ritme 24 jam tahan terhadap perubahan jadwal shift, tidak banyak perubahan pada protein ini.

Namun, pada sebagian besar jenis protein lain, seperti yang terlibat dalam regulasi glukosa, terdapat perubahan ritme yang substansial di antara peserta sesi malam dibandingkan dengan peserta sesi siang.

BACA JUGA :  Innalillahi, Fajri Pasien Obesitas Asal Tangerang Tutup Usia di RSCM

Di samping itu, mereka turut mencatat bahwa, terdapat kebalikan ritme glukosa yang hampir sempurna pada peserta sesi malam. Peserta sesi malam juga tidak memiliki sinkronisasi dalam proses produksi dan sensitivitas insulin.

Proses-proses ini biasanya harus bekerja sama untuk menjaga kadar glukosa dalam kisaran yang sehat. Hal ini disebabkan oleh regulasi insulin yang mencoba membatalkan perubahan glukosa yang dipicu oleh jadwal kerja malam, yang mungkin menjadi respon yang sehat saat ini, namun menimbulkan masalah dalam jangka panjang.

Penulis studi senior dari WSU Elson S. Floyd College of Medicine Hans Van Dongen, menambahkan, ada proses yang terkait dengan jam biologis utama di otak yang mengatakan bahwa siang adalah siang dan malam adalah malam.

BACA JUGA :  Kolaborasi DWP dan DLH Tangsel Berbagi Bersama Penyapu Jalanan

Serta proses lain yang mengikuti ritme aturan di luar tubuh yang mengatakan malam adalah siang dan siang adalah malam.

Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah diabetes dan obesitas, yang juga dapat diterapkan untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke pada pekerja sesi malam.

“Ketika ritme internal tidak teratur, Anda akan rentan mengalami stres berkepanjangan dalam sistem tubuh yang kami yakini memiliki dampak kesehatan jangka panjang,” kata Dongen.

Tags: ObesitasPenderita DiabetesTips sehat diabetes
Previous Post

Operasi Nila Jaya, 1 Kg Lebih Sabu dan Ribuan Butir Obat Berbahaya Dimusnahkan

Next Post

Lawan Malaysia atau Thailand di Semifinal AFF U-19? Ini Kata Indra Sjafri

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Lawan Malaysia atau Thailand di Semifinal AFF U-19? Ini Kata Indra Sjafri

Lawan Malaysia atau Thailand di Semifinal AFF U-19? Ini Kata Indra Sjafri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com