PASURUAN – Keindahan alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali menjadi daya tarik utama selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam periode 21 hingga 24 Maret 2026, tercatat sebanyak 25.588 wisatawan mengunjungi kawasan ini.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengungkapkan bahwa meskipun terjadi peningkatan jumlah pengunjung, seluruh layanan di lapangan tetap berjalan lancar dan terkendali.
Destinasi yang paling diminati masih didominasi oleh Gunung Bromo, diikuti oleh kawasan Ranu Regulo yang kini semakin populer di kalangan wisatawan domestik.
Gunung Bromo tercatat menarik 24.671 pengunjung, terdiri dari 24.325 wisatawan domestik dan 346 wisatawan mancanegara, dengan kontribusi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai lebih dari Rp2 miliar. Sementara itu, Ranu Regulo dikunjungi 917 wisatawan domestik dan menghasilkan PNBP sebesar Rp34,5 juta.
Untuk mengantisipasi kepadatan, khususnya di pintu masuk Cemorolawang, pengelola menerapkan pengaturan lalu lintas yang ketat dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Selain itu, sistem pemesanan tiket secara daring melalui situs resmi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus wisatawan.
Pengunjung yang telah melakukan pemesanan online dapat langsung memindai barcode di pintu masuk resmi, sedangkan yang belum memiliki tiket diarahkan ke jalur alternatif seperti Seruni Point dan Mentingen guna menghindari penumpukan.
Rudijanta menilai keberhasilan pengelolaan wisata selama masa puncak ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak. Ia juga mengapresiasi kedisiplinan para wisatawan yang telah mematuhi aturan, sehingga kenyamanan dan kelestarian kawasan tetap terjaga.







