• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Tragedi Pengantin di Solok: Ketika Water Heater Gas Jadi Ancaman di Ruang Tanpa Ventilasi

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Oktober 13, 2025
in DAERAH, NEWS
Reading Time: 3min read
Tragedi Pengantin di Solok: Ketika Water Heater Gas Jadi Ancaman di Ruang Tanpa Ventilasi

Pasangan GK dan CDN yang baru menjalani pernikahan mengalami ppetaka saat menjalani bulan madu. (Foto: Beritasatu.com)

201
SHARES
3.1k
VIEWS

SOLOK– Masyarakat Indonesia dihebohkan oleh kabar viral di media sosial tentang sepasang suami istri yang ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah penginapan glamping kawasan Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Kamis (9/10/2025).

Peristiwa tragis itu diduga akibat keracunan gas karbon monoksida (CO) yang berasal dari perangkat water heater berbahan bakar gas di kamar mandi penginapan tersebut.

Korban perempuan bernama Cindy (28) ditemukan dalam kondisi kritis dan sempat dilarikan ke puskesmas setempat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara suaminya, Gilang (28), masih bertahan dengan napas lemah dan kini menjalani perawatan intensif di Semen Padang Hospital.

Pihak keluarga dan aparat kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Dugaan Gas Bocor dari Water Heater

Keluarga korban menduga sumber gas beracun berasal dari perangkat water heater berbahan bakar gas LPG yang terpasang di kamar mandi penginapan. Sebuah tabung gas berukuran 12 kilogram ditemukan di bawah kloset tanpa adanya ventilasi udara.

BACA JUGA :  Suhu di Mekkah Tembus 42 Derajat Celcius, Jamaah Jangan Lupa Gunakan APD

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi kamar mandi tertutup rapat tanpa sirkulasi udara yang memadai. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban menghirup gas karbon monoksida dalam kadar tinggi hingga kehilangan kesadaran.

Polisi saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap pengelola glamping untuk memastikan faktor penyebab serta standar keamanan yang digunakan.

Bahaya Gas Karbon Monoksida di Ruangan Tertutup

Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas beracun yang tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa, sehingga sulit terdeteksi tanpa alat khusus.
Gas ini terbentuk dari pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna, seperti gas elpiji, bensin, atau arang.

Dalam ruangan tertutup tanpa ventilasi, CO dapat menumpuk dan menggantikan oksigen di udara. Ketika terhirup, gas ini akan mengikat hemoglobin dalam darah lebih kuat daripada oksigen, sehingga tubuh kekurangan suplai oksigen ke otak dan jantung.

BACA JUGA :  Peringati Tahun Baru Islam 1444 H, Wapres Harapkan Keutuhan Bangsa Semakin Diperkuat

Gejala awal keracunan CO meliputi pusing, mual, sesak napas, kebingungan, hingga kehilangan kesadaran. Dalam dosis tinggi, kondisi ini bisa berujung fatal dalam hitungan menit.

Faktor Teknis yang Bisa Menyebabkan Kebocoran

Kasus kebocoran gas seperti ini umumnya dipicu oleh beberapa faktor teknis, antara lain:

  • Ventilasi tidak memadai, membuat gas hasil pembakaran tidak dapat keluar dengan baik.

  • Kesalahan instalasi atau penggunaan water heater non-standar yang tidak sesuai ketentuan keselamatan.

  • Kerusakan pipa atau sambungan gas, yang memungkinkan kebocoran kecil tapi berbahaya dalam ruang tertutup.

  • Kurangnya perawatan rutin pada perangkat pemanas air.

Langkah Pencegahan Agar Tidak Terulang

Pakar keselamatan gas menekankan pentingnya langkah pencegahan bagi pengguna water heater di rumah atau tempat penginapan:

  1. Pastikan ruangan memiliki ventilasi cukup untuk sirkulasi udara.

  2. Gunakan water heater listrik jika memungkinkan, terutama di ruang tertutup seperti kamar mandi.

  3. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap selang dan tabung gas.

  4. Jangan menempatkan tabung gas di dalam ruangan tertutup.

  5. Pasang detektor karbon monoksida sebagai alat peringatan dini.

BACA JUGA :  Polisi Tembak Polisi, Ancaman Penjara Belasan Tahun dan PTDH Menanti Tersangka

Polisi Lakukan Pemeriksaan Lanjutan

Kapolres Solok AKBP (nama fiktif jika belum diketahui) mengatakan pihaknya masih menunggu hasil uji forensik dan pemeriksaan teknis dari tim laboratorium untuk memastikan kandungan gas di lokasi.
“Dugaan awal memang mengarah pada keracunan karbon monoksida dari water heater, namun kami tetap menunggu hasil penyelidikan lengkap,” ujarnya.

Kasus ini diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya memperhatikan keamanan instalasi gas dan ventilasi ruangan, agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang.

Tags: Tragedi Pengantin SolokWater Heater Gas
Previous Post

DISWAY: Selimut Danantara

Next Post

Terobosan Baru, Papua Masuk Nominasi TPAKD Award 2025 OJK

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Terobosan Baru, Papua Masuk Nominasi TPAKD Award 2025 OJK

Terobosan Baru, Papua Masuk Nominasi TPAKD Award 2025 OJK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com