• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Strategi Mencegah dan Menanggulangi Bullying Berbasis Empati

PKM Unpam: Membangun Sekolah Ramah di SMPN 11 Tangerang Selatan

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Mei 26, 2025
in DUNIA KAMPUS, NEWS
Reading Time: 3min read
Strategi Mencegah dan Menanggulangi Bullying Berbasis Empati
334
SHARES
3.7k
VIEWS

BULLYING di lingkungan sekolah merupakan masalah serius yang dapat mengganggu proses pembentukan karakter anak. Dalam konteks ini, empati dan kepedulian dipandang sebagai pendekatan strategis dalam pencegahan dan penanggulangn bullying. delapan mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Pamulang (Unpam) menggagas kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang menyasar siswa SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan.

Mengangkat tema “Strategi Pencegahan dan Penanggulangan Bullying melalui Empati dan Kepedulian di Lingkungan Sekolah,” kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 24 April 2025, dan diikuti oleh 31 siswa SMPN 11 Tangsel. Tujuannya adalah memberikan edukasi mengenai bahaya bullying serta menanamkan pentingnya empati sebagai dasar membangun lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.

Melihat kenyataan tersebut, kami Mahasiswa Fakultas Hukum Universtas Pamulang melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mengangkat tema : Pencegahan dan Penanggulangan Bullying Berbasis Empati.Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan, yang diikuti oleh puluhan siswa dan siswi. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangun kesadaran siswa mengenai bahaya bullying, menagajarkan cara membedakan antara candaan sehat dengan perundungan, serta menanamkan nilai-nilai empati sejak dini sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

BACA JUGA :  Sea Moss Gel: Tren Kesehatan dan Kecantikan ala Bella Hadid

Sekolah seharusnya menjadi tempat aman dan menyenangkan bagi siswa. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa praktik bullying masih marak terjadi terjadi di lingkungan sekolah. Oleh sebab itu,dibutuhkan pendekatan yang lebih humanis dan preventif, salah satunya melalui pendidikan empati dan kepedulian. 

Realitanya, bullying sering terjadi secara verbal, fisik, maupun psikis dari ejekan hingga kekerasan yang dikemas dalam candaan. “Bayangkan seorang anak datang ke sekolah bukan untuk belajar, tapi untuk bertahan. Ketika teman jadi lawan, dan kelas jadi medan tekanan psikologis“.

Melalui pendekatan berbasis empati dan kepedulian,kegiatan yang kami laksanakan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya meciptkan lingkungan yang aman dan bebas dari bullying.

Kami delapan mahasiswa Unpam yang tergabung dalam tim adalah Karisma Agung Sembiring, Anggraini Kartika Puteri, Alya Zahra Neisa, Dilla Julianti, Faruq Hisnin Diansyah, Fransel Saoloan Sihotang, Hilda Oktaviani, dan Umar Azis Abdullah. Mereka didampingi oleh Dosen Pembimbing, Lukman Hakim, S.H., M.H menggagas pendekatan yang unik : tidak hanya melarang bullying, tapi mengajak siswa untuk memahami perasaan orang lain melalui latihan empati. “Kami ingin siswa tahu perbedaan antara candaan sehat dan bullying, serta mengerti dampaknya secara psikologis”.

BACA JUGA :  Bahaya Sampah Plastik bagi Kesehatan dan Lingkungan

SMPN 11 Tangerang Selatan bukan sekolah biasa, sekolah ini dikenal aktif dalam literasi, Adiwiyata, dan pengembangan karakter siswa, sekolah ini terus berinovasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unpam turut berkontribusi dalam upaya tersebut. Bukan hanya lewat ceramah, tetapi lewat pendekatan yang menyentuh : memahami perasaan, mengenal luka batin, dan menyembuhkannya bersama.

Dari 31 siswa yang mengikuti kegiatan ini, terlihat antusiasme tinggi selama sesi berlangsung. Sesi diskusi dan tanya jawab bahkan memunculkan cerita-cerita pribadi siswa yang sebelumnya tidak pernah disuarakan.

Salah satu siswa mengatakan, “Saya sering merasa sakit hati karena diejek teman, tapi selama ini saya kira itu cuma lelucon biasa. Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi sadar bahwa saya berhak untuk merasa tidak nyaman, dan teman-teman juga harus tahu batasnya.”

Pihak sekolah pun menyambut baik kegiatan ini. Guru pendamping menyebut program ini sangat relevan dan dibutuhkan, terutama dalam upaya membangun budaya sekolah yang lebih humanis dan suportif.

Kegiatan ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para mahasiswa. salah satu anggota tim, menyampaikan bahwa pengalaman langsung di lapangan membuka matanya terhadap kompleksitas masalah sosial di usia remaja. “Kami belajar menyampaikan hukum dengan cara yang ramah dan aplikatif, bukan hanya teoritis.”

BACA JUGA :  Gunung Semeru Erupsi Lagi, Tinggi Letusan Capai 700 Meter

Tim mahasiswa berharap kerja sama antara Universitas Pamulang dan SMPN 11 Tangsel dapat berlanjut dalam bentuk pelatihan guru dan edukasi lanjutan, karena empati bukan pelajaran singkat, melainkan proses jangka panjang dalam membentuk pribadi yang peduli. “Empati bukan hanya pelajaran sehari, tapi proses hidup yang panjang. Kami ingin jadi bagian dari proses itu,” anggota kami menutup kegiatan dengan harapan besar. Melalui langkah kecil ini, mahasiswa Unpam menunjukkan bahwa perubahan sosial bisa dimulai dari ruang kelas, lewat dialog, kesadaran, dan tentu saja empati.

Penulis:

Ketua Pelaksana: Karisma Agung Sembiring 

NIM : 221010200326

Wakil Ketua: Anggraini Kartika Puteri

NIM : 221010201430

1. Alya Zahra Neisa

NIM : 221010201462

2. Dilla Julianti

NIM : 221010201300

3. Faruq Hisnin Diansyah

NIM : 221010201348

4. Fransel Saoloan Sihotang

NIM : 221010200977

5. Hilda Oktaviani

NIM : 221010200799

6. Umar Azis Abdullah

NIM : 221010200648

Mahasiswa Program Studi /Fakultas: Ilmu Hukum/Hukum

Universitas Pamulang

Tags: Pengabdian Kepada MasyarakatPKM Unpamuniversitas pamulang
Previous Post

Anggota DPR Minta Pengurus Grib Jaya yang Kuasai Lahan BMKG Ditindak Pidana

Next Post

Jelang Idul Adha, Tamara Tyasmara Sumbang Kambing Kurban ke Arab Saudi

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?
DUNIA KAMPUS

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?

Oktober 22, 2026
2.4k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Tips Sukses Menggunakan Marketplace
DUNIA KAMPUS

Strategi Penetapan Harga Produk pada UMKM di Tengah Kenaikan Biaya Marketplace di Indonesia

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Jelang Idul Adha, Tamara Tyasmara Sumbang Kambing Kurban ke Arab Saudi

Jelang Idul Adha, Tamara Tyasmara Sumbang Kambing Kurban ke Arab Saudi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com