• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Misteri Medis Patah Hati: Inilah Fakta di Balik Sindrom Broken Heart

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Januari 21, 2024
in KESEHATAN, NEWS, SELEB & GAYA HIDUP
Reading Time: 2min read
Misteri Medis Patah Hati: Inilah Fakta di Balik Sindrom Broken Heart
189
SHARES
2.5k
VIEWS

TANGSELXPRESS– Sindrom Broken Heart atau yang secara medis dikenal sebagai Kardiomiopati Takotsubo, bukanlah sekadar metafora puitis tentang patah hati. Fenomena ini, yang sering kali muncul dalam narasi romantis sebagai sebuah ungkapan kesedihan mendalam, ternyata memiliki dasar biologis yang nyata dan efek fisik yang serius pada jantung. Pada tulisan kali ini kita akan menyelami lebih dalam tentang apa itu Broken Heart Syndrome, bagaimana ia terjadi, dan mengapa hal ini lebih dari sekadar patah hati biasa.

Apa Itu Sindrom Broken Heart?
Sindrom Broken Heart pertama kali diidentifikasi di Jepang pada tahun 1990 dan dinamai “Takotsubo” karena bentuk jantung yang mirip dengan perangkap udang tradisional Jepang, takotsubo. Kondisi ini terjadi ketika stres emosional atau fisik ekstrem menyebabkan bagian dari jantung untuk membesar dan tidak berfungsi dengan baik, sementara bagian lainnya berfungsi normal atau bahkan dengan kontraksi yang lebih kuat.

BACA JUGA :  Pererat Persaudaraan, Gereja Santo Barnabas Paroki Pamulang Gelar Rabu Berkat

Penyebab
Ketika seseorang mengalami stres yang intens, tubuh melepaskan hormon adrenalin dan hormon stres lainnya. Pada beberapa orang, terutama wanita yang lebih tua, ini dapat menyebabkan “stunning” dari miokardium (otot jantung), yang menyebabkan bagian dari jantung sementara melemah dan menyebabkan gejala yang mirip dengan serangan jantung.

Gejala-gejala
Gejala Sindrom Broken Heart sangat mirip dengan serangan jantung, termasuk nyeri dada dan kesulitan bernapas. Hal ini sering menyebabkan penderitanya dilarikan ke UGD dengan dugaan serangan jantung. Namun, berbeda dari serangan jantung, penyumbatan arteri tidak sering ditemukan pada pasien dengan Sindrom Broken Heart.

Faktor Risiko
Faktor risiko utama Sindrom Broken Heart adalah stres emosional berat, seperti kematian orang yang dicintai, perceraian, atau bahkan kejutan yang menyenangkan seperti menang lotere. Wanita menopause memiliki risiko lebih tinggi, meskipun ini bisa terjadi pada siapa saja, dari berbagai usia

BACA JUGA :  Diduga Dibunuh, Aktor Misteri Gunung Merapi Arya Soma Tewas Bersimbah Darah

Dampak pada Kesehatan
Meskipun banyak pasien pulih sepenuhnya dalam beberapa minggu, kondisi ini bukan tanpa risiko. Komplikasi bisa termasuk gangguan irama jantung, gagal jantung, dan dalam kasus yang sangat jarang, kematian mendadak.

Penyembuhan dan Pencegahan
Pengobatan Sindrom Broken Heart sering melibatkan obat-obatan yang sama dengan yang digunakan untuk mengobati gagal jantung atau serangan jantung, seperti beta-blocker dan ACE inhibitor. Aspek penting lainnya adalah manajemen stres, yang dapat mencakup terapi, meditasi, dan latihan fisik.

Bukan Sekadar Patah Hati
Sindrom Broken Heart adalah peringatan penting tentang betapa kuatnya hubungan antara kesehatan emosional dan fisik kita. Ini membuktikan bahwa trauma emosional tidak hanya mempengaruhi kesehatan mental kita, tetapi juga memiliki efek yang sangat nyata dan kadang-kadang berbahaya pada kesehatan fisik kita, khususnya jantung kita.

BACA JUGA :  Seruput Teh di Pagi Hari, Selain Sehat untuk Jantung Juga Bisa Bikin Hati Tenang

Dengan meningkatnya kesadaran dan penelitian, kita semakin memahami bahwa Sindrom Broken Heart bukan hanya soal perasaan, tetapi sebuah kondisi medis yang serius. Penting bagi kita untuk tidak hanya memperhatikan kesehatan fisik kita, tetapi juga kesehatan emosional, karena keduanya saling terkait erat.

Sindrom Broken Heart membuka mata kita tentang betapa rapuhnya tubuh manusia terhadap guncangan emosional. Meningkatnya pemahaman ini tidak hanya penting bagi dunia medis, tetapi juga bagi masyarakat umum, untuk menyadari bahwa mengelola stres dan menjaga kesehatan emosional sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Dengan memahami dan merespon secara adekuat terhadap kondisi ini, kita dapat tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup banyak orang.(Sumber: Kemenkes)

Tags: Patah hatiSindrom Broken Hearttips kesehatan
Previous Post

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1445 H Jatuh Pada 11 Maret, Idul Fitri 10 April 2024

Next Post

Warga Cimanggis Temukan Bayi Masih Hidup di Sebuah Musala, Polisi: Masih Diselidiki

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.5k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Warga Cimanggis Temukan Bayi Masih Hidup di Sebuah Musala, Polisi: Masih Diselidiki

Warga Cimanggis Temukan Bayi Masih Hidup di Sebuah Musala, Polisi: Masih Diselidiki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com