TANGSELXPRESS– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar Festival Jaringan Wirausaha (Jawara) UMKM dan Kuliner dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten.
Kegiatan yang diinisiasi melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Provinsi Banten ini menjadi salah satu upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan memiliki daya saing di pasar lokal maupun luar daerah.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten, Agus Mintono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan festival tersebut hingga 1 Oktober mendatang.
Menurut Agus, Festival Jawara UMKM dan Kuliner juga menjadi ajang kurasi untuk menjaring pelaku usaha potensial dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Masing-masing daerah mengirimkan lima pelaku UMKM yang sebelumnya telah melalui proses seleksi di wilayah masing-masing. Dengan demikian, terdapat 40 peserta yang mengikuti proses kurasi dalam festival tersebut.
Dari proses seleksi itu, nantinya akan dipilih 10 UMKM terbaik yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar.
“Dengan harapan setelah dikurasi nanti munculah 10 besar dan ke depannya kita mengupayakan untuk tidak berhenti di sini, tapi untuk melakukan pembinaan terhadap para finalis 10 besar, itu supaya meningkatkan daya saing,” ujar Agus.
Ia menegaskan, pembinaan berkelanjutan menjadi bagian penting agar pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan bersaing dan mengembangkan usaha secara lebih profesional.
Sediakan Berbagai Pelayanan Publik Gratis
Selain menjadi ajang promosi dan kurasi produk UMKM, Festival Jawara UMKM dan Kuliner juga menghadirkan berbagai pelayanan publik gratis bagi masyarakat.
Layanan tersebut meliputi fasilitasi sertifikasi halal UMKM, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Samsat Keliling, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga pelayanan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Masyarakat juga dapat memanfaatkan pelayanan administrasi kependudukan, BPJS Ketenagakerjaan, serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).
Agus berharap kehadiran berbagai layanan tersebut dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus membantu pelaku UMKM memenuhi kebutuhan legalitas dan meningkatkan kualitas usahanya.
“Dengan adanya festival ini, kualitas daya saing pelaku UMKM dapat meningkat,” harapnya.
Ada Pasar Murah hingga Festival Musik
Festival Jawara UMKM dan Kuliner juga menghadirkan sejumlah kegiatan hiburan dan aktivitas ekonomi yang dapat dinikmati masyarakat.
Pengunjung dapat mengunjungi pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Selain itu, tersedia kegiatan zumba night, festival musik yang menampilkan talenta lokal Banten, serta berbagai aktivitas lainnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Banten berharap Festival Jawara UMKM dan Kuliner tidak hanya menjadi perayaan HUT ke-26 Provinsi Banten, tetapi juga menjadi wadah promosi, pembinaan, dan pengembangan usaha bagi pelaku UMKM.







