• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 5 November, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Cerdas Finansial Sejak Dini: Edukasi Dasar Investasi dan Pencegahan Investasi Bodong bagi Siswa SMK Tanjung

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Oktober 27, 2026
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Cerdas Finansial Sejak Dini: Edukasi Dasar Investasi dan Pencegahan Investasi Bodong bagi Siswa SMK Tanjung
234
SHARES
2.4k
VIEWS

PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara generasi muda mengelola dan memanfaatkan uang. Dompet digital, belanja daring, hingga aplikasi investasi kini ada dalam genggaman. Namun, kemudahan tersebut juga dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menawarkan investasi palsu dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat. Generasi muda yang akrab dengan media sosial menjadi salah satu kelompok yang paling rentan menjadi sasaran.

Karena itu, pemahaman dasar tentang investasi dan kewaspadaan terhadap investasi bodong perlu ditanamkan sejak dini. Siswa SMK berada pada masa transisi menuju dunia kerja dan kewirausahaan. Sebagian dari mereka sudah memiliki penghasilan sendiri dari uang saku, praktik kerja lapangan, maupun usaha kecil-kecilan. Tanpa bekal literasi keuangan yang memadai, penghasilan tersebut berisiko habis untuk hal yang tidak produktif atau hilang karena penipuan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap hal tersebut, mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMkM) dengan tema “Cerdas Finansial Sejak Dini: Edukasi Dasar Investasi dan Pencegahan Investasi Bodong”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, di SMKS Tanjung Grogol dengan melibatkan para siswa sebagai peserta. Program ini dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa yang terdiri atas Rizal Efendy, Daffa Ali Fikri, Siti Sagita Ramadhanti, dan Sri Anggita Rosyanti, di bawah bimbingan dosen Rananda Septanta, S.E., M.Ak.

BACA JUGA :  PKM Unpam: Pelatihan Literasi Keuangan di SD Negeri Legok 1

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai dasar-dasar investasi, cara mengenali investasi bodong, dan langkah menghindarinya, sehingga siswa mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih cermat.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengenalan tujuan kegiatan kepada para peserta. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi secara bertahap melalui pemaparan, diskusi, tanya jawab, dan contoh sederhana agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa.

Pada sesi pertama, peserta diajak memahami perbedaan antara menabung dan berinvestasi. Menabung bertujuan menyimpan uang dengan risiko rendah dan mudah dicairkan, sedangkan investasi menempatkan uang pada instrumen tertentu dengan harapan nilainya bertambah di masa depan, dengan risiko yang lebih tinggi. Siswa juga diingatkan bahwa investasi sebaiknya dimulai setelah keuangan pribadi tertata, antara lain dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menyiapkan dana darurat.

Materi berikutnya membahas prinsip dasar investasi, yaitu semakin tinggi potensi keuntungan, semakin tinggi pula risikonya. Peserta diperkenalkan dengan beberapa instrumen investasi legal yang umum dikenal, seperti reksa dana, saham, surat berharga negara, dan emas. Siswa juga diajak memahami pentingnya berinvestasi secara bertahap, tidak menaruh seluruh uang pada satu tempat, dan hanya menggunakan dana yang siap ditanggung risikonya.

BACA JUGA :  Perilaku Seks Bebas Merajalela di Kalangan Remaja

Pada sesi inti, mahasiswa memaparkan pengertian investasi bodong, yaitu penawaran investasi yang tidak memiliki izin resmi dan sering kali menjalankan skema tidak wajar, misalnya membayar keuntungan anggota lama dengan uang anggota baru. Peserta diperkenalkan dengan sejumlah ciri yang patut diwaspadai, di antaranya menjanjikan keuntungan besar dan pasti dalam waktu singkat, tidak jelas izin dan pengelolanya, mendorong anggota merekrut orang lain, serta menekan calon korban agar segera bergabung. Beberapa modus yang dibahas meliputi skema piramida, robot trading, aset kripto atau forex ilegal, serta penawaran melalui media sosial dengan testimoni palsu.

Untuk memudahkan siswa mengingat, mahasiswa memperkenalkan prinsip 2L, yaitu legal dan logis. Legal berarti memastikan perusahaan dan produk investasi terdaftar atau berizin dari otoritas yang berwenang, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau Bappebti. Siswa diinformasikan bahwa pengecekan dapat dilakukan melalui Kontak OJK 157 atau WhatsApp 081157157157. Logis berarti menimbang apakah keuntungan yang dijanjikan masuk akal. Peserta juga diajak membiasakan diri untuk berhenti dan bertanya kepada guru atau orang tua sebelum mentransfer uang.

Selain itu, siswa dibekali pengetahuan tentang langkah yang perlu dilakukan apabila telanjur menjadi korban, yakni menghentikan setoran, mengumpulkan bukti transaksi dan percakapan, melaporkan kepada pihak berwenang, serta menceritakan kejadian kepada orang dewasa yang dipercaya.

BACA JUGA :  Pentingnya Akuntansi dalam Kehidupan Masyarakat

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan, terutama mengenai cara memulai investasi dan cara membedakan tawaran yang aman dari yang mencurigakan. Hal ini terlihat dari keterlibatan siswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Interaksi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai materi yang belum dimengerti.

Secara keseluruhan, kegiatan PMkM ini berjalan dengan baik dan memberikan tambahan pengetahuan kepada siswa mengenai dasar investasi serta pentingnya waspada terhadap investasi bodong.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pamulang berharap para siswa SMKS Tanjung Grogol dapat mengelola keuangan secara bijak, tidak mudah tergiur tawaran keuntungan instan, dan selalu memeriksa legalitas serta kewajaran suatu penawaran investasi. Siswa juga diharapkan dapat menyebarkan pengetahuan ini kepada teman dan keluarga di lingkungan masing-masing.

Kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa Universitas Pamulang dalam menerapkan ilmu akuntansi yang diperoleh selama perkuliahan kepada masyarakat. Diharapkan edukasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna membentuk generasi muda yang cerdas secara finansial, mandiri, dan terlindungi dari penipuan berkedok investasi.

 

Penulis:

  1. Rizal Efendy
  2. Daffa Ali Fikri
  3. Siti Sagita Ramadhanti
  4. Sri Anggita Rosyanti

Mahasiswa Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang

Previous Post

Bangun Literasi Keuangan Generasi Z, Mahasiswa Universitas Pamulang Gelar Edukasi Investasi dan Pencatatan Akuntansi Sederhana

Next Post

964 Pecatur dari 30 Provinsi Bersaing di Kejurnas Catur 2026 Banten, Ada Peserta Usia 7 Tahun

Related Posts

Penyaluran Kredit Perbankan: Mengejar Pertumbuhan atau Menjaga Kualitas?
DUNIA KAMPUS

Penyaluran Kredit Perbankan: Mengejar Pertumbuhan atau Menjaga Kualitas?

November 4, 2026
2.4k
Artikel Mahasiswa Unpam: Memahami Jenis Saham
DUNIA KAMPUS

Manipulasi Saham: Mengapa Gen Z Harus Waspada di Pasar Modal?

November 4, 2026
2.4k
Perencanaan SDM di Era AI: Bukan Sekadar Menghitung Jumlah Karyawan
DUNIA KAMPUS

Perencanaan SDM di Era AI: Bukan Sekadar Menghitung Jumlah Karyawan

November 3, 2026
2.4k
Mengapa Karyawan Semakin Takut Digantikan Mesin dan Bagaimana HR Harus Bertindak?
DUNIA KAMPUS

Mengapa Karyawan Semakin Takut Digantikan Mesin dan Bagaimana HR Harus Bertindak?

November 2, 2026
2.4k
Analisis Produk Domestik Bruto dan Pengaruhnya Terhadap Manajemen Dana Bank di Indonesia
DUNIA KAMPUS

Analisis Produk Domestik Bruto dan Pengaruhnya Terhadap Manajemen Dana Bank di Indonesia

November 2, 2026
2.4k
Biar Gak Cuma Asal Pakai AI, Mahasiswa UNPAM Edukasi Siswa SMK Makarya 1 Jakarta Soal Etika dan Literasi AI!
DUNIA KAMPUS

Biar Gak Cuma Asal Pakai AI, Mahasiswa UNPAM Edukasi Siswa SMK Makarya 1 Jakarta Soal Etika dan Literasi AI!

Oktober 30, 2026
2.4k
Next Post
964 Pecatur dari 30 Provinsi Bersaing di Kejurnas Catur 2026 Banten, Ada Peserta Usia 7 Tahun

964 Pecatur dari 30 Provinsi Bersaing di Kejurnas Catur 2026 Banten, Ada Peserta Usia 7 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com